Connect with us

headline

Wawako Sambangi RSUD Adnan WD

Wawako Sambangi RSUD Adnan WD


Payakumbuh,BeritaSumbar.com,-Jumat (10/8) pagi, Wakil Walikota Payakumbuh, Erwin Yunaz kembali menyambangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Adnaan WD Payakumbuh. Kunjungan  dilakukan untuk menyapa dan memotivasi warga Payakumbuh yang sedang berobat disana. Wawako Erwin pun menamai kegiatannya ini dengan sebutan “Sapa Pasien”.

“Assalamualaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh. Selamat pagi bapak ibu warga Kota Payakumbuh dan sekitarnya yang sedang berada di rumah sakit dr. Adnaan WD. Izinkan kami, Erwin Yunaz, Wakil Walikota Payakumbuh melalui corong ini menyampaikan salam silaturahim kepada kita semua, dengan harapan berkah dan ridho Allah tercurah kepada kita pagi hari ini,” sapa Erwin kepada pasien melalui pengeras suara yang terhubung keseluruhan ruangan di rumah sakit tersebut.

Kepada para pasien, Wawako Erwin berpesan agar tetap bersabar dengan takdir Allah Ta’ala dan terus berdoa memohon kesembuhan hanya kepada-Nya. Dikatakan, faedah sakit sangat banyak, salah satunya bisa menghapus dosa-dosa terdahulu asal sabar dan ikhlas menjalaninya.

“Sakit yang bapak ibu derita bisa menghapus dosa-dosa terdahulu, asalkan sabar dan ikhlas. Semua pasti ada hikmahnya, jangan larut dalam kesedihan. Tetaplah bersemangat,” ujar Erwin sembari mengutip sebuah hadist riwayat Bukhari dan Muslim tentang faedah sakit.

Tak lupa, Wawako Erwin juga berpesan kepada para karyawan rumah sakit. Erwin meminta para karyawan untuk memberikan pelayanan secara baik kepada para pasien.

“Kepada karyawan rumah sakit, atas nama pimpinan Kota Payakumbuh kami himbau, mari berikan layanan yang baik bagi warga kita. Layani mereka dengan sabar dan ikhlas, jangan lupa banyak tersenyum, karena senyum adalah bagian dari sedekah,” kata Erwin.

Selepas menyapa lewat pengeras suara dari Ruangan Server dan Informasi, Wawako Erwin lantas menyapa langsung para pasien yang sedang berobat di ruangan poliklinik rumah sakit. Erwin menyalami para pasien sekaligus memberi memotivasi tambahan.

Salah seorang pasien yang sempat disalami Wawako Erwin bernama Izzati, warga Kelurahan Tanjung Pauh Kecamatan Payakumbuh Barat mengaku senang dengan kehadiran Wawako. Pasien penyakit jantung tersebut langsung menyampaikan aspirasi kepada Wawako untuk menambah tenaga dokter spesialis jantung di RSUD.

“Pak, kami harap dokter jantung ditambah, karena jumlah pasien jantung didaerah kita cukup banyak, tidak terlayani dengan tenaga spesialis jantung yang ada saat ini,” ujar Izzati disambut anggukan Wawako Erwin sebagai tanda persetujuan.

Erwin juga sempat bertemu salah seorang pasien anak yang mengalami bocor jantung, sebut saja namanya Bunga. Kepada Bunga yang bercita-cita menjadi dokter, Wawako Erwin berpesan agar terus semangat dan jangan putus asa.

“Bapak doakan, penyakit Bunga diangkat oleh Allah Ta’ala, dan bunga rajin belajar agar kelak berhasil menjadi dokter,” ujar Erwin sembari mengusap-usap kepala Bunga.

Pada kegiatan tersebut, Erwin langsung didampingi oleh Direktur RSUD, dr. Efriza Naldi, Sp.Og. Turut mendampingi, Kabid Kehumasan Diskominfo, Irwan Suwandi beserta ajudan. Direncanakan, program “Sapa Pasien” akan menjadi agenda rutin Wawako Erwin.(rel)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘1410885915625287’,
xfbml : true,
version : ‘v2.10’
});
FB.AppEvents.logPageView();
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘1410885915625287’,
xfbml : true,
version : ‘v2.10’
});
FB.AppEvents.logPageView();
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));
(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&appId=322156664622039&version=v2.3”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_GB/sdk.js#xfbml=1&version=v2.7&appId=322156664622039”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

#wagub

Wagub Nasrul Abit tak Terdaftar di DPT

Wagub Nasrul Abit tak Terdaftar di DPT


Wakil Gubernur Nasrul Abit (ist)

PADANG –  Nasrul Abit, tidak terdaftar dalam pemilih tetap (DPT) pada pemilu 2019. Meski begitu orang nomor dua di Sumbar itu telah didaftarkan di Daftar Pemilih Khusus (DPK), setelah dia melapor ke KPU.

Tidak masuknya mantan Bupati Pessel itu diketahui ketika dirinya melakukan pengecekan daftar daftar pemilih tetap (DPT) melalui portal https://sidalih3.kpu.go id.

“Saya minta anak-anak untuk cek dimana saya memilih. Cek online, ternyata nama saya dan istri, serta anak belum terdata dalam DPT. Kemudian coba tanya ke KPU di lokasi domisili (Kabupaten Pesisir Selatan), memang diakui belum masuk,” ungkap Nasrul Abit di Padang, Rabu (20/3).

Menurutnya, hal itu kemungkinan terjadi akibat kealpaan petugas pendataan, yang mengira pindah domisili. Sebab selama bertugas menjadi Wagub, dia bersama istri dan satu anaknya lebih banyak tinggal di Padang.

Terpisah, Ketua KPU Pesisir Selatan, Epaldi Bahar mengatakan, meski Wagub Sumbar beserta Istri dan anaknya tidak masuk sebagai pemilih tetap, mereka masih dapat memilih pada pemilu 2019. Sebab mereka telah didaftarkan di Daftar Pemilih Khusus (DPK) setelah ada laporan.

“Jadi dari data KTP , kami daftarkan ke DPK, sehingga Pak Wagub dapat memilih seperti masyarakat lain menyaluran hak suaranya,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Epaldi, tidak terdaftarnya di DPT, karena saat tim melakukan pendataan, Wagub sudah berada di Padang, sehingga tim membuat laporan pindah domisili.

Untuk DPK, hak memilih dilayani pada pukul 12.00-13.00 WIB pada 17 April mendatang. (yuke/yose)



Sumber

Baca Selengkapnya

#kpu

Di Agam, Belum Ditemukan WNA Terdaftar di DPT

Debat Putaran Kedua Pilkada Padang 12 Mei






KPU (net)

LUBUK BASUNG – Hangat pemberitaan dimedia massa masuknya warga negara asing ddlam daftar pemilih tetap (DPT) pada pemilu 17 April . Di berbagai daerah di kota-kota dan daerah besar Indonesia, khusus untuk di Agam, belum ditemukan adanya terdaftar warga negara yang yang terdaftar di DPT Agam.

Ketua KPU  Agam Rico Antoni kepada Singgalang Kamis (14/3) menjelaskan hingga saat ini belum ada warga negara asing yang terdaftar di DPT. Rico mengakui di Agam saat ini tinggal seorang warga negara asing di Kecamatan Candung, tapi tidak tercatat sebagai pemilih. Lelaki itu hanya tinggal sementara bersama isterinya di Candung dan tidak ikut memilih.

Dijelaskan Rico, KPU Kabupaten Agam sudah menetapkan jumlah pemilih tetap dalam daftar pemilih tetap (DPT). Pemilih tetap berjumlah 365.029 pemilih, tapi pemilih itu ada kemungkinan akan bertambah dan bergeser, karena sesuai peraturan pemerintah. (lukman)










Sumber

Baca Selengkapnya

#bawaslu

Politik Uang Tetap Rawan di Pemilu 2019

Loloskan Caleg Mantan Terpidana Korupsi, Ini Alasan Bawaslu






Bawaslu (net)

SAWAHLUNTO – Praktik politik uang masih tetap teratas di Indeks Kerawanan (IKP) Pemilu 2019 di Sawahlunto. Tak beda di Pilkada 2018, praktek politik uang juga di peringkat teratas.

Hal itu dikemukakan Komisioner Divisi Sosialisasi dan Pencegahan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sawahlunto Fira Hericel dalam acara Fasilitasi, Publikasi dan Supervisi Pengawasan Pemilu 2019 di Hotel Ombilin, Minggu (24/2).

Ia mengatakan, bagi Bawaslu hasil survei indek kerawanan pemilu untuk mengurangi terjadinya politik uang. Jadi, hasil IKP dijadikan sebagai langkah antisipasi. Meski begitu, potensi kerawanan lain perlu pula diantisipasi, misalnya, pemilih ganda, data pemilih tidak valid dan adanya pemilih tidak dikenal.

Sementara itu Ketua Bawaslu Dwi Murini mengemukakan, aparatur sipil negara berpolitik praktis dan memperlihatkan tidak netral di Pemilu 2019 masih terjadi di kota ini. “Kami merekomendasikan 2 ASN ke Komisi Aparatur Sipil Negara karena tidak netral dan memposting dukungannya terhadap salah satu pasangan calon presiden di media sosial, “ujar Dwi Murini. (cong)

 










Sumber

Baca Selengkapnya

Populer

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com