Connect with us

Ekonomi

Telkomsel Umumkan Pemenang Dunia Games League dan Campus League

Telkomsel Umumkan Pemenang Dunia Games League dan Campus League






ONIC ESport Juara pertama Dunia Games League yang mempertandingkan game Mobile Legends Bang Bang saat pengumuman juara yang berkompetisi dalam grand final Dunia Games League dan Dunia Games Campus League di Jakarta. (*)

JAKARTA – Telkomsel melalui Dunia Games mengumumkan juara yang berkompetisi dalam grand final Dunia Games League dan Dunia Games Campus League yang berlangsung pada tanggal 9-10 Maret 2019 di Dunia Games Esport Stadium, Jakarta. Sedangkan grand final Dunia Games Pro League akan diadakan pada April mendatang. Para pemenang dalam turnamen liga eSport terbesar di Indonesia ini meraih hadiah total Rp 3 Milyar.

Juara pertama dalam Dunia Games League yang mempertandingkan game Mobile Legends Bang Bang diraih oleh tim Onic, juara kedua Star8 dan juara ketiga Alter Ego. Sedangkan Dunia Games Campus League yang mempertandingkan game Free Fire Juara pertama diraih oleh tim SFI.ZET dari UnikaSoegijapranata, juara kedua PVT V9 dari Universitas Gunadarma dan juara ketiga JeJe Squad dari Universitas Pakuan.

“Kami mengucapkan selamat kepada para pemenang dan terima kasih atas antusiasme para peserta yang bertanding di Dunia Games League dan Dunia Games Campus League. Harapan kami ajang ini menjadi wadah bagi pelanggan yang mencintai game dan eSport. Melalui Liga ini, di samping berkompetisi kami ingin para gamers di Indonesia saling berinteraksi dan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka tentang eSport,” kata Head of Digital Lifestyle Telkomsel Crispin Peter Tristram.

Sejak diadakan pada Oktober 2018 lalu, Dunia Games League, Dunia Games Campus League, dan Dunia Games Pro League telah diikuti lebih dari 25.000 gamers di seluruh Indonesia. Babak kualifikasi online yang ditayangkan secara live streaming di YouTube Dunia Games dan MAXstream tersebut disaksikan lebih dari 5 juta views dengan total durasi mencapai lebih dari 35 juta menit. Dunia Games League secara serentak telah diadakan di 141 kota sedangkan Dunia Games Campus League berlangsung di 13 kampus se-Indonesia.

“Dengan berkembangnya industri eSport di Indonesia, Telkomsel melalui Dunia Games selalu hadir untuk menjadi pendukung utama bagi industri ini melalui ajang kompetisi. Hingga saat ini lebih dari 60 juta pengguna Telkomsel dari 90 juta pemain telah aktif yang bermain mobile games secara online di Indonesia. Kami pun selalu meningkatkan kualitas jaringan broadband 4G LTE untuk memastikan Layanan game online mendapatkan jaringan yang sangat bagus dengan kecepatan tinggi dan latensi yang rendah sehingga para gamers dapat menikmati game online dengan nyaman,” tutup Crispin. (aci)

 

 










Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Imperva Luncurkan DDoS Srubbing Cantar di Indonesia

Imperva Luncurkan DDoS Srubbing Cantar di Indonesia


Chris Wood Wakil Presiden Regional, APJ Imperva, Erwin Urip, Direktur BPT, pada peluncuran Imparva DDoS Scrubbing Center pertama di lndonesia, Kamis (21/3). (*)

JAKARTA – Imperva inc, sebagai perusahaan cybersecurity terdepan pelindung data business critical organisasi, resmi luncurkan DDoS Scrubbing Center pertama di Indonesia. Hal ini merupakan komitmen perusahaan emberikan total perlindungan dari ancaman DDoS khususnya pelaku bisnis sektor perbankan, finansial, e-commerce, dan pemerintah.

Chris Wood Wakil Presiden Regional, APJ Imperva kepada Singgalang di Jakarta Kamis (21/3) menyatakan, teknik serangan DDoS kini terus berkembang dan semakin canggih. Hal ini Imperva, memiliki teknologi yang lebih canggih dengan menyediakan ruang dan kapasitas besar untuk menangani serangan yang lebih hebat yang akan terjadi.

“Melalui Point of Presence (PoPs) dan salah satu strategis, dengan membangun Scrubbing Center di Indonesia memberikan perlindungan keamanan bagi semua pelanggan,” katanya.

Komitmen Imperva membangun scrubbing center di indonesia ini tentunya sejalan dengan Peraturan Pemerintah Indonesia No. 82 tahun 2012 yang salah satunya pasalnya mewajibkan para penyelenggara sistem elektronik untuk menempatkan pusat datanya di Indonesia.

Adanya Scrubbing Center di indonesia juga membuat aktivitas lebih mudah dan cepat dalam memfilter trafik DDoS dan hanya mengirim trafik yang bersih ke web server pelanggan. Dengan adanya Srubbing Center di dalam negeri ini pelanggan tidak perlu mempunyai bandwidth internet yang besar dan juga tidak tergantung dengan iSP yang digunakan.

Disampaikan oleh Erwin Urip, Direktur BPT ”Saat ini pelaku bisnis dihadapkan pada tantangan untuk mengatasi ancaman kejahatan siber yang semakin meningkat, salah satunya serangan DDos yang sangat kuat dan bahkan mencapai kecepatan tertinggi 1.7 Tbs pada awal tahun lalu. Selain itu serangan DDoS dapat menyebabkan kerugian sebesar $40,000 per jamnya jika terjadi.

Dengan hadirnya Scrubbing Center di Indonesia serangan DDoS dapat diidentifikasi dan dimintigasi dengan cepat. BPT menjadi garda depan distribusi solusi lmperva kepada pelanggan dengan kehadiran Imparva Scrubbing Center di lndonesia.

Layanan perlindungan DDoS Imperva memberikan berbagai sisi pertahanan dari DDOS, dan memberikan perlindungan terbaik secara meyneluruh dari semua serangan DDoS. Sehingga aset online yang bersifat kritis dapat terlindungi dari semu ancaman. (sm)



Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

Imperva Luncurkan DDoS Srubbing Center di Indonesia

Imperva Luncurkan DDoS Srubbing Cantar di Indonesia


Chris Wood Wakil Presiden Regional, APJ Imperva, Erwin Urip, Direktur BPT, pada peluncuran Imparva DDoS Scrubbing Center pertama di lndonesia, Kamis (21/3). (*)

JAKARTA – Imperva inc, sebagai perusahaan cybersecurity terdepan pelindung data business critical organisasi, resmi luncurkan DDoS Scrubbing Center pertama di Indonesia. Hal ini merupakan komitmen perusahaan emberikan total perlindungan dari ancaman DDoS khususnya pelaku bisnis sektor perbankan, finansial, e-commerce, dan pemerintah.

Chris Wood Wakil Presiden Regional, APJ Imperva kepada Singgalang di Jakarta Kamis (21/3) menyatakan, teknik serangan DDoS kini terus berkembang dan semakin canggih. Hal ini Imperva, memiliki teknologi yang lebih canggih dengan menyediakan ruang dan kapasitas besar untuk menangani serangan yang lebih hebat yang akan terjadi.

“Melalui Point of Presence (PoPs) dan salah satu strategis, dengan membangun Scrubbing Center di Indonesia memberikan perlindungan keamanan bagi semua pelanggan,” katanya.

Komitmen Imperva membangun scrubbing center di indonesia ini tentunya sejalan dengan Peraturan Pemerintah Indonesia No. 82 tahun 2012 yang salah satunya pasalnya mewajibkan para penyelenggara sistem elektronik untuk menempatkan pusat datanya di Indonesia.

Adanya Scrubbing Center di indonesia juga membuat aktivitas lebih mudah dan cepat dalam memfilter trafik DDoS dan hanya mengirim trafik yang bersih ke web server pelanggan. Dengan adanya Srubbing Center di dalam negeri ini pelanggan tidak perlu mempunyai bandwidth internet yang besar dan juga tidak tergantung dengan iSP yang digunakan.

Disampaikan oleh Erwin Urip, Direktur BPT ”Saat ini pelaku bisnis dihadapkan pada tantangan untuk mengatasi ancaman kejahatan siber yang semakin meningkat, salah satunya serangan DDos yang sangat kuat dan bahkan mencapai kecepatan tertinggi 1.7 Tbs pada awal tahun lalu. Selain itu serangan DDoS dapat menyebabkan kerugian sebesar $40,000 per jamnya jika terjadi.

Dengan hadirnya Scrubbing Center di Indonesia serangan DDoS dapat diidentifikasi dan dimintigasi dengan cepat. BPT menjadi garda depan distribusi solusi lmperva kepada pelanggan dengan kehadiran Imparva Scrubbing Center di lndonesia.

Layanan perlindungan DDoS Imperva memberikan berbagai sisi pertahanan dari DDOS, dan memberikan perlindungan terbaik secara meyneluruh dari semua serangan DDoS. Sehingga aset online yang bersifat kritis dapat terlindungi dari semu ancaman. (sm)



Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

Tahun Depan Pemerintah Wacanakan Pertamax Disubsidi, Premium Tidak

Harga Pertamax Naik, Jadi Rp9.500/Liter


Pertamax (net)

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana memberikan subsidi pada BBM jenis Pertamax di tahun 2020.

“Ada wacana subsidi mau dibalik, jadi Premium tidak dapat subsidi tapi Pertamax yang diberikan subsidi,” kata Menteri ESDM Ignasius Jonan di Gedung Nusantara I, DPR, seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Selasa (19/3).

Menurut Jonan hal tersebut adalah usulan dari beberapa legislator di Komisi VII. Alasan memberikan subsidi pada Pertamax agar masyarakat akan banyak menggunakan bahan bakar minyak yang ramah lingkungan.

Lebih lanjut, Jonan mengatakan bahwa wacana tersebut akan bisa diajukan pada Rencana APBN 2020. “Usulan tersebut akan coba kami lihat pada APBN 2020 nanti,” kata Jonan kepada okezone.

Sebelumnya, Rapat Panitia Kerja Badan Anggaran DPR menyetujui alokasi subsidi energi sebesar Rp157,79 triliun dalam RAPBN 2019, atau mengalami kenaikan Rp1,25 triliun, dari draf awal Rp156,5 triliun. “Bisa kita setujui subsidi BBM Rp100,68 triliun dan subsidi listrik Rp57,1 triliun,” kata Ketua Panja Said Abdullah.

Pagu subsidi energi ini telah mempertimbangkan kenaikan asumsi kurs dari sebelumnya Rp14.400 per dolar AS ke Rp14.500 per dolar AS dengan asumsi harga ICP minyak USD70 per barel.

Subsidi energi ini terdiri atas subsidi BBM dan LPG tabung 3 kilogram sebesar Rp100,68 triliun dengan rincian untuk BBM sebesar Rp33,3 triliun, LPG tabung 3 kilogram sebesar Rp72,32 triliun, serta mencakup carry over Rp5 triliun. (aci)



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com