Connect with us

Ekonomi

Telkomsel Dukung Program Kementerian Pariwisata RI Visit Wonderful Indonesia 2018

Telkomsel Dukung Program Kementerian Pariwisata RI Visit Wonderful Indonesia 2018


Ketua Organizing Committee Raymond Djani, Ketua Tim Pelaksana Visit Wonderful Indonesia Hariyadi BS Sukamdani, VP Sales and Service Strategy Telkomsel Gilang Prasteya, Direktur Sales Telkomsel Sukardi Silalahi, Staf Khusus Bidang Multikultural Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti dan Suryo Hadiyanto Direktur Utama Kisel usai pendatanganan kerjasama strategis antara Telkomsel dengan tim pelaksana Visit Wonderful Indonesia di Jakarta, Jumat (24/4). (*)

JAKARTA – Dalam rangka mendukung Kementerian Pariwisata Republik Indonesia untuk meningkatkan pariwisata Indonesia sebagai sektor andalan nasional, Telkomsel menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) sebagai telco co-branding partner dengan tim pelaksana ‘Visit Wonderful Indonesia’.

Visit Wonderful Indonesia sendiri merupakan program kerja Kemenpar di 2018 yang menaungi berbagai inisiatif dari industri terkait, dan memiliki target untuk membantu mendatangkan sebanyak 17 juta wisatawan mancanegara di 2018, dan 20 juta wisatawan mancanegara di 2019.

Melalui kerjasama ini, Telkomsel dan tim pelaksana Visit Wonderful Indonesia akan menyediakan paket pariwisata hot deals, berisi paket pariwisata yang akan di bundling dengan layanan-layanan digital dan konektivitas Telkomsel dengan value khusus. Paket ini dihadirkan untuk memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan mancanegara, baik dari sisi ‘travel value’ maupun sisi layanan komunikasi dan digital. Sebagai media sosialisasi bagi pelanggan, Telkomsel juga akan menayangkan video promosi paket hot deals di berbagai kantor pelayanan GraPARI.

Vice President Sales and Service Strategy Telkomsel, Gilang Prasetya mengatakan, Telkomsel tidak hanya konsisten membangun jaringan hingga ke daerah pelosok tapi juga terus meningkatkan kualitas jaringan di destinasi wisata utama di Tanah Air. Optimalisasi jaringan dilakukan untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan wisatawan yang aktif menggunakan layanan komunikasi selama berada di lokasi wisata.

“Oleh karena itu, sebagai co-branding partner Visit Wonderful Indonesia, Telkomsel yakin dapat membantu pemerintah dalam mempromosikan pariwisata Indonesia dengan memberikan paket komunikasi spesial yang didukung jaringan seluler terbaik bagi para wisatawan mancanegara selama berada di Indonesia”, ujar Gilang.

Melalui penandatanganan MoU ini, Telkomsel juga menyediakan layanan berupa location based advertising (LBA) bagi seluruh tenant milik asosiasi di bawah naungan tim Visit Wonderful Indonesia seperti operator tur, agen travel, hotel, perusahaan transportasi, taman hiburan dan lain-lain. Layanan ini akan sangat bermanfaat bagi para tenant untuk melakukan promosi sekaligus meningkatkan daya jual pariwisata di Indonesia.

“Melalui kerjasama dengan berbagai stakeholder yang tergabung dalam tim Visit Wonderful Indonesia, kami berharap layanan kami dapat memberikan dukungan menyeluruh bagi seluruh ekosistem pariwisata Indonesia”, tutup Gilang. (givo)

 



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Kuota 11 Juta Kiloliter, Penyaluran Premium Baru 1,8 Juta Liter

Penggunaan BBM di Sumbar Diperkirakan Naik 20 Persen Saat Lebaran


Pengisian BBM di SPBU (antara foto)

JAKARTA – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menetapkan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Premium di tahun ini sebesar 11 juta kiloliter (Kl).

Kepala BPH Migas Fansrullah Asa mengatakan, memang ada penurunan kuota penugasan penyaluran Premium kepada Pertamina. Angka penyaluran Premium di 2018 sendiri sebesar 11,8 juta KL.

“Kuota Premium 2019, 11 juta kilo liter,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (18/3).

Pria yang kerap disapa Ifan itu menambahkan, realisasi penyaluran Premium hingga Februari 2019 adalah sebesar 1,8 juta KL. Angka tersebut baru 16,75% dari total penugasan yang diberikan. “Realisasi Februari 2019, 1,8 juta KL atau 16,75%,” ucapnya dikutip dari okezone.

Dari jumlah tersebut, penyaluran BBM Premium untuk Jakarta , Madura dan Bali (Jamali) sudah sebesar 0,77 juta KL. Sedangkan kuota penyaluran Premium di Jamali sendiri adalah 4,45 juta KL atau 17,28% dari target

“Kuota Premium Non Jamali 2019 (pada bulan Januari-Februari realisasinya) 1,0 juta KL. Sementara Kuota 6,55 juta KL (16,39%),” kata Ifan.

Sementara itu, sampai 15 Maret 2019 lalu realisasi dari penerimaan negara dari penjualan BBM adalah sebesar Rp327 miliar. Angka tersebut sekitar 48% dari target Rp678 miliar. “Kalau gas, sampai15 Maret 2019 realisasinya Rp85 miliar (31%). Dari target Rp272 miliar,” ucapnya. (aci)



Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

FJB 2019: Mendorong Regenerasi Pelestarian Kuliner Indonesia  

FJB 2019: Mendorong Regenerasi Pelestarian Kuliner Indonesia  


Hernie Raharja Foods Director, PT Unilever Indonesia Tbk, Suparno Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia dan Vita Datau Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata RI pada pebukaan FJB 2019 di Jakarta. (*)

JAKARTA – PT Unilever Indonesia Tbk, bersama brand kecap Bango kembali menggelar perhelatan kuliner akbar tahunan kuliner asli Indonesia, Festival Jajanan Bango (FJB) 2019 16 – 17 Maret 2019 di di Area Parkir Squash, Gelora Bung Karno Senayan. Dengan mengusung tema “Kelezatan Asli, Lintas Generasi” menyajikan kelezatan asli dari seluruh Indonesia untuk mendorong regenerasi pelestarian kuliner Indonesia.

Dalam pegelaran akbar FJB 2019 dapat dukungan dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Sebagai pionir festival kuliner Nusantara, FJB dipandang mampu memaksimalkan kiprah dan peran serta para penjaja kuliner asli Indonesia dalam mendorong kemajuan industri pariwisata Tanah Air.

Tidak hanya untuk mempromosikan kekayaan warisan kuliner Nusantara, di saat yang bersamaan FJB juga berperan nyata dalam mendorong agar kelezatan asli kuliner Indonesia terus lestari dan dicintai dari generasi ke generasi.

Foods Director PT Unilever Indonesia Tbk, Hernie Raharja kepada Singgalang di Jakarta Sabtu (16/3) menjelaskan, Bango mempunyai misi sosial untuk melestarikan dan memajukan kuliner Indonesia. Dengan cara membantu mempopulerkan dan menyejahterakan penjaja makanan tradisional yang auntentik Indonesia, salah satunya melalui Festival Jajanan Bango (FJB).

Tahun ini, FJB 2019 kembali di gelar untuk mengedepankan pentingnya eksistensi dan peranan para penjaja kuliner lintas generasi. Supaya #KelezatanAsli kuliner Indonesia dapat terus diapresiasi dan terus dapat dinikmati oleh masyarakat.

Pada tahun ini FJB menghadirkan sekitar lebih dari 80 penjaja kuliner yang turut menyajikan aneka ragam kuliner autenik Nusantara. “Kami mendedikasikan sebuah area khusus bagi 10 penjaja kuliner lintas generasi yang telah membuktikan tekadnya untuk melanjutkan regenerasi pelestarian kuliner asli Indonesia,” tutur Harnie.

Salah satu highlight dari FJB 2019, Galeri #KelezatanAsli Lintas Generasi. Di galeri ini para pencinta kuliner dapat mendapatkan pengetahuan luas mengenai Kelezatan Asli kuliner Indonesia. Yang lebih penting regenerasi penjaja kuliner agar makanan Indonesia dapat terus dinikmati lintas generasi melalui berbagai instalasi dan aktivitas yang interaktif.

Pada hal ini kecap Bango juga selalu bermitra dengan berbagai pihak, termasuk dengan pemerintah sebagai bentuk kolaborasi dalam memajukan pamor kuliner lokal di tingkat nasional maupun dunia. FJB 2019 ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia.

Dikatakan oleh Suparno, Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, FJB sejalan dengan program pemerintah untuk memfasilitasi upaya promosi para penjaja kuliner Indonesia sebagai bagian dari menumbuhkan para pelaku Usaha Kecil Menengah.

Dalam semangat untuk mendorong regenerasi, FJB tahun ini Bango menghadirkan tiga penjaja kuliner langka, yaitu Bubur Ase Bu Neh, Sate Kuah Pak H. Diding, dan Cungkring Pak Jumat.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat mereka dalam menjaga dan melestarikan kelezatan asli kuliner Indonesia, Bango memberikan dukungan sebesar Rp50 juta untuk masing-masing penjaja kuliner langka tersebut. Untuk meningkatkan usaha kulinernya dapat terus berkembang.

Sehingga berpotensi untuk diwariskan ke generasi berikutnya dan dapat dinikmati lintas generasi. Bango juga akan memberikan dukungan dalam bentuk promosi di media offline dan online untuk membantu memperkenalkan kuliner langka tersebut ke masyarakat.

Unilever bersama kecap Bango juga umumkan gelaran program “Bango Penerus Warisan Kuliner 2019”. Tahun ini kembali digelar untuk yang ketiga kalinya. Program tersebut berupa sebuah kompetisi yang mendukung para wirausaha kuliner di Indonesia dalam mengembangkan usahanya sekaligus melanjutkan pelestarian warisan kuliner Indonesia.

Sepanjang April hingga Mei 2019, kecap Bango membuka kesempatan kepada para pengusaha kuliner di seluruh wilayah Indonesia untuk mendaftarkan usaha dan hidangan terbaik mereka melalui website www.peneruskuliner.com. Setelah proses voting dan penjurian, di akhir kompetisi, akan terpilih lima pemenang.

 



Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

Memenuhi Kebutuhan Konsumen, Advan s6 Plus Dijual Rp762.500

Memenuhi Kebutuhan Konsumen, Advan s6 Plus Dijual Rp762.500


Advan S6. (*)

JAKARTA – Dalam memenuhi kebutuhan konsumen, Advan Indonesia kembali menggelar flashsale Advan s6 Plus di Shopee, 19 Maret 2019 seharga Rp762.500. Pada flashsale kali ini konsumen mendapatkan banyak keuntungan cashback, hingga bebas biaya kirim.

Sebelumnya, pada 27 Februari 2019 Advan s6 Plus habis terjual. Target belasan ribu, habis diserbu oleh konsumen. Saat itu memang penjualan hanya dilakukan di salah satu e-commerce tanah air dalam satu hari dengan harga Rp799 ribu harga normal Rp888 ribu. Pada 19 Maret 2019, Advan s6 Plus dijual khusus di Shopee hanya Rp762.500.

Dijelaskan oleh Public Relations Advan Indonesia, Mohamad Ilham Pratama Minggu (17/3) di Jakarta, respon konsumen yang ingin memiliki Advan s6 Plus hingga seat ini terus meningkat. Guna memenuhi kebutuhan tersebut, Advan memberikan harga special yang lebih terjangkau bagi pelanggan.

“Smartphone Advan s6 Plus harga normal dijual Rp888 ribu, khusus 19 Maret 2019 mulai 12.00 WIB, dijual dengan harga spesial hanya Rp762.500 yang dijual cepat melalui toko online Shopee,” jelasnya.

Menurut Ilham, bagi konsumen yang membeli Advan s6 Plus di Shopee, pada Selasa 19 Maret 2019, akan mendapatkan bebas ongkos kirim (free ongkir). Dan, cashback Rp 50 ribu dengan mencamtumkan kode promo “ADVANS6PLUS”. Jangan lewatkan kesempatan ini, karena flashsale di Shopee akan mendapatkan keuntungan lebih.

Advan s6 Plus diluncurkan pada Selasa, 26 Februari 2019. Produk terbaru dari brand kebanggan Indonesia sebagai top ke-5 market smartphone tanah air. Mengusung OS Android GO dilengkapi pendeteksi wajah, layar 5,5 inci rasio 18:9. Dengan Android GO, performa menjadi lebih optimal, tanpa kendala dukungan RAM 1GB dan ROM 8 GB.

Dengan memiliki Advan s6 Plus, konsumen memiliki smartphone layar lebar 5,5 inci full view display. Dengan layar lebar cocok menonton video atau beragam aktivitas sehari-hari yang mengasyikan dengan dukungan jaringan teknologi 4G LTE.

Selain itu yang menarik pada smartphone S6 plus ini telah dibekali system keamanan pendeteksi wajah atau Face ID. Membuka layar dengan cepat cukup mengenali wajah pengguna. (sm)



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com