Connect with us

Ekonomi

Smartfren Beri Award untuk Mitra Outlet di Sumbar

Smartfren Beri Award untuk Mitra Outlet di Sumbar


Jajaran management smartfren antarkan owner mitra outlet smartfren ke BIM untuk menjalani ibadah umrah. (deri oktazulmi)

PADANG – Smartfren Telecom memberikan hadiah smart koin berupa emas, umrah, trip jalan-jalan dan paket produk Smartfren kepada mitra outlet di Sumbar.

Mitra outlet yang mendapatkan reward itu adalah‎ Lulu Pulsa, Fiver Cell, Senyum Cell, Ade Cell, Febrino Cell, Syifa Cell dan Fazil Cell.

“Selamat dan terima kasih kepada mitra outlet yang telah menukarkan smart koin dengan hadiah. Mudah-mudahan menambah motivasi dalam menjual produk kedepannya,” kata Regional Head Northern Sumatera Smartfren Telecom, Jefry Batubara.

Jefry mengatakan,  pemberian hadiah ini menunjukan produk Smartfren semakin diminati masyarakat. Smartfren pun semakin tertantang untuk selalu melakukan inovasi-inovasi baru agar produknya semakin diminati masyarakat.

“Kita juga berharap kepada seluruh mitra outlet untuk terus berikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan Smartfren,” ujar Jefry.

Dikatakan, dengan smart koin ini, semua mitra outlet diharapkan dapat meningkatkan penjualannya dan tentunya dengan meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan.

“Kita berharap seluruh outlet untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada konsumen dalam hal menjualkan produk Smartfren,” ujarnya.

Owner Senyum Cell, Alqadri Azimah, mengatakan, dirinya sudah menukarkan hadiah dengan mendapatkan umroh gratis. Dirinya juga sangat senang bisa berkontribusi pada koin penjualan, hal ini menjadi motivasi lagi untuk tetap menjual produk-produk Smartfren.

“Saya berterima kasih kepada kepada Smartfren yang telah memberikan reward kepada kami. Dengan adanya reward atau pemberian hadiah ini, bisa memberika motivasi untuk meningkatkan penjualan Smartfren,” katanya.‎ (der)



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Imperva Luncurkan DDoS Srubbing Cantar di Indonesia

Imperva Luncurkan DDoS Srubbing Cantar di Indonesia


Chris Wood Wakil Presiden Regional, APJ Imperva, Erwin Urip, Direktur BPT, pada peluncuran Imparva DDoS Scrubbing Center pertama di lndonesia, Kamis (21/3). (*)

JAKARTA – Imperva inc, sebagai perusahaan cybersecurity terdepan pelindung data business critical organisasi, resmi luncurkan DDoS Scrubbing Center pertama di Indonesia. Hal ini merupakan komitmen perusahaan emberikan total perlindungan dari ancaman DDoS khususnya pelaku bisnis sektor perbankan, finansial, e-commerce, dan pemerintah.

Chris Wood Wakil Presiden Regional, APJ Imperva kepada Singgalang di Jakarta Kamis (21/3) menyatakan, teknik serangan DDoS kini terus berkembang dan semakin canggih. Hal ini Imperva, memiliki teknologi yang lebih canggih dengan menyediakan ruang dan kapasitas besar untuk menangani serangan yang lebih hebat yang akan terjadi.

“Melalui Point of Presence (PoPs) dan salah satu strategis, dengan membangun Scrubbing Center di Indonesia memberikan perlindungan keamanan bagi semua pelanggan,” katanya.

Komitmen Imperva membangun scrubbing center di indonesia ini tentunya sejalan dengan Peraturan Pemerintah Indonesia No. 82 tahun 2012 yang salah satunya pasalnya mewajibkan para penyelenggara sistem elektronik untuk menempatkan pusat datanya di Indonesia.

Adanya Scrubbing Center di indonesia juga membuat aktivitas lebih mudah dan cepat dalam memfilter trafik DDoS dan hanya mengirim trafik yang bersih ke web server pelanggan. Dengan adanya Srubbing Center di dalam negeri ini pelanggan tidak perlu mempunyai bandwidth internet yang besar dan juga tidak tergantung dengan iSP yang digunakan.

Disampaikan oleh Erwin Urip, Direktur BPT ”Saat ini pelaku bisnis dihadapkan pada tantangan untuk mengatasi ancaman kejahatan siber yang semakin meningkat, salah satunya serangan DDos yang sangat kuat dan bahkan mencapai kecepatan tertinggi 1.7 Tbs pada awal tahun lalu. Selain itu serangan DDoS dapat menyebabkan kerugian sebesar $40,000 per jamnya jika terjadi.

Dengan hadirnya Scrubbing Center di Indonesia serangan DDoS dapat diidentifikasi dan dimintigasi dengan cepat. BPT menjadi garda depan distribusi solusi lmperva kepada pelanggan dengan kehadiran Imparva Scrubbing Center di lndonesia.

Layanan perlindungan DDoS Imperva memberikan berbagai sisi pertahanan dari DDOS, dan memberikan perlindungan terbaik secara meyneluruh dari semua serangan DDoS. Sehingga aset online yang bersifat kritis dapat terlindungi dari semu ancaman. (sm)



Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

Imperva Luncurkan DDoS Srubbing Center di Indonesia

Imperva Luncurkan DDoS Srubbing Cantar di Indonesia


Chris Wood Wakil Presiden Regional, APJ Imperva, Erwin Urip, Direktur BPT, pada peluncuran Imparva DDoS Scrubbing Center pertama di lndonesia, Kamis (21/3). (*)

JAKARTA – Imperva inc, sebagai perusahaan cybersecurity terdepan pelindung data business critical organisasi, resmi luncurkan DDoS Scrubbing Center pertama di Indonesia. Hal ini merupakan komitmen perusahaan emberikan total perlindungan dari ancaman DDoS khususnya pelaku bisnis sektor perbankan, finansial, e-commerce, dan pemerintah.

Chris Wood Wakil Presiden Regional, APJ Imperva kepada Singgalang di Jakarta Kamis (21/3) menyatakan, teknik serangan DDoS kini terus berkembang dan semakin canggih. Hal ini Imperva, memiliki teknologi yang lebih canggih dengan menyediakan ruang dan kapasitas besar untuk menangani serangan yang lebih hebat yang akan terjadi.

“Melalui Point of Presence (PoPs) dan salah satu strategis, dengan membangun Scrubbing Center di Indonesia memberikan perlindungan keamanan bagi semua pelanggan,” katanya.

Komitmen Imperva membangun scrubbing center di indonesia ini tentunya sejalan dengan Peraturan Pemerintah Indonesia No. 82 tahun 2012 yang salah satunya pasalnya mewajibkan para penyelenggara sistem elektronik untuk menempatkan pusat datanya di Indonesia.

Adanya Scrubbing Center di indonesia juga membuat aktivitas lebih mudah dan cepat dalam memfilter trafik DDoS dan hanya mengirim trafik yang bersih ke web server pelanggan. Dengan adanya Srubbing Center di dalam negeri ini pelanggan tidak perlu mempunyai bandwidth internet yang besar dan juga tidak tergantung dengan iSP yang digunakan.

Disampaikan oleh Erwin Urip, Direktur BPT ”Saat ini pelaku bisnis dihadapkan pada tantangan untuk mengatasi ancaman kejahatan siber yang semakin meningkat, salah satunya serangan DDos yang sangat kuat dan bahkan mencapai kecepatan tertinggi 1.7 Tbs pada awal tahun lalu. Selain itu serangan DDoS dapat menyebabkan kerugian sebesar $40,000 per jamnya jika terjadi.

Dengan hadirnya Scrubbing Center di Indonesia serangan DDoS dapat diidentifikasi dan dimintigasi dengan cepat. BPT menjadi garda depan distribusi solusi lmperva kepada pelanggan dengan kehadiran Imparva Scrubbing Center di lndonesia.

Layanan perlindungan DDoS Imperva memberikan berbagai sisi pertahanan dari DDOS, dan memberikan perlindungan terbaik secara meyneluruh dari semua serangan DDoS. Sehingga aset online yang bersifat kritis dapat terlindungi dari semu ancaman. (sm)



Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

Tahun Depan Pemerintah Wacanakan Pertamax Disubsidi, Premium Tidak

Harga Pertamax Naik, Jadi Rp9.500/Liter


Pertamax (net)

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana memberikan subsidi pada BBM jenis Pertamax di tahun 2020.

“Ada wacana subsidi mau dibalik, jadi Premium tidak dapat subsidi tapi Pertamax yang diberikan subsidi,” kata Menteri ESDM Ignasius Jonan di Gedung Nusantara I, DPR, seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Selasa (19/3).

Menurut Jonan hal tersebut adalah usulan dari beberapa legislator di Komisi VII. Alasan memberikan subsidi pada Pertamax agar masyarakat akan banyak menggunakan bahan bakar minyak yang ramah lingkungan.

Lebih lanjut, Jonan mengatakan bahwa wacana tersebut akan bisa diajukan pada Rencana APBN 2020. “Usulan tersebut akan coba kami lihat pada APBN 2020 nanti,” kata Jonan kepada okezone.

Sebelumnya, Rapat Panitia Kerja Badan Anggaran DPR menyetujui alokasi subsidi energi sebesar Rp157,79 triliun dalam RAPBN 2019, atau mengalami kenaikan Rp1,25 triliun, dari draf awal Rp156,5 triliun. “Bisa kita setujui subsidi BBM Rp100,68 triliun dan subsidi listrik Rp57,1 triliun,” kata Ketua Panja Said Abdullah.

Pagu subsidi energi ini telah mempertimbangkan kenaikan asumsi kurs dari sebelumnya Rp14.400 per dolar AS ke Rp14.500 per dolar AS dengan asumsi harga ICP minyak USD70 per barel.

Subsidi energi ini terdiri atas subsidi BBM dan LPG tabung 3 kilogram sebesar Rp100,68 triliun dengan rincian untuk BBM sebesar Rp33,3 triliun, LPG tabung 3 kilogram sebesar Rp72,32 triliun, serta mencakup carry over Rp5 triliun. (aci)



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com