Connect with us

News

Siapa yang Harus Menanggung Kerugian Akibat Bencana Alam, Padahal Pemerintah Dananya Terbatas

Siapa yang Harus Menanggung Kerugian Akibat Bencana Alam, Padahal Pemerintah Dananya Terbatas


Rabu, 08 Agustus 2018 – 20:39:01 WIB – 205

Loading...

Gempa 7 SR guncang Lombok, NTB, Minggu (5/8) lalu. (Foto: Dok. Istimewa)

Oleh: Abdullah Amrin, SE.,M.M.

Bencana alam berupa gempa bumi berkekuatan 7 Skala Richter (SR) mengguncang kawasan Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Diperkirakan 90 an orang meninggal dan ratusan lainnya mengalami luka akibat bencama tersebut. Bencana alam Lombok, Mataram dan Bali menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang rawan bencana alam. (Buku The 100 Greatest Disasters of All Time karya Stephen J Spignesi, dua bencana di Indonesia masuk peringkat ke-22 dan 30)

“Siapa yang harus membangun kembali tempat tinggal yang hancur itu. Padahal, pemerintah dananya terbatas.” Undang-undang Penanggulangan Bencana (UU PB) telah disahkan oleh DPR RI dimana dalam UU PB keterlibatan asuransi tidak diatur secara eksplisit; walapun demikian keterlibatan asuransi nyata adanya dalam penanggulangan bencana tersebut.

Mengingat besarnya nilai kerugian yang harus ditanggung, Pemerintah saat ini telah menerapkan paradigma baru yaitu dari semula tanggungjawab pemerintah menjadi tanggungjawab bersama dan dari semula responsif menjadi preventif (risk-sharing).

Paradigma baru melibatkan pemerintah, masyarakat, dan swasta mewujudkan prinsip kemitraan dan kebersamaan dalam penanggulangan bencana alam.

Asuransi dengan prinsip tolong-menolong (takafuli/taawuni) dengan skema asuransi bencana alam memiliki peran besar dalam penanggulangan bencana alam.

Tanpa penerapan risk-sharing antara Pemerintah dengan asuransi dalam penanggulangan bencana alam akan menyebabkan kerugian yang ditimbulkan hanya akan ter-cover sebesar anggaran negara yang disediakan Pemerintah, dilain pihak asuransi komersial swasta memperoleh premium dan over-funding berkali lipat, karena tidak dilibatkan dalam cross-subsidy atas akibat bencana alam yang diderita masyarakat karena ketidakmampuannya membayar premi secara sukarela.

Dengan demikian di dalam penanganan bencana kita perlu melibatkan pihak asuransi komersil swasta dan pemerintah secara terintegrasi. Tujuan melibatkan pihak asuransi komersil swasta agar terjadi keseimbangan antara beban yang ditanggung pemerintah dan dilain pihak untuk meningkatkan kapasitas industri asuransi.

Ada beberapa hal yang yang bisa kita tarik pelajaran dalam upaya penanggulangan bencana dan keterlibatan asuransi.

Pertama, upaya penanggulangan bencana di Indonesia harus secara sistematis mulai dari tindakan preventif (predisaster), emergency relief/response & immediate relief, serta post-disaster (reconstruction) atau assets replacement.

Kedua, sistem asuransi syariah (takaful insurance) dapat digunakan dalam penanggulangan risiko kerugian akibat bencana. Sistem pengeloalaan/penanggulangan risiko berbasis syariah ini menganut azas tolong menolong (tabarru), yakni berbagi risiko sesama pemegang polis. pengelolaan asuransi berbasis syariah, dana tabarru yang disimpan dalan suatu rekening khusus merupakan dana yang telah diniatkan oleh semua pemegang polis untuk kepentingan saling membantu.

Ketiga, karena besarnya jumlah dana penanggulangan bencana, maka perlu diperhatikan bagaimana mekanisme pengelolaan dana terseut. Salah satu cara yang populer digunakan di negara-negara rawan bencana adalah membuat produk asuransi untuk bencana alam.

Memang tidaklah mudah bagi asuransi membuat desain kebijakan penanggulangan bencana. Selain kemampuan keuangan negara yang terbatas juga menjadi kendala dalam mendesain kebijakan asuransi bencana yang ideal.

Di lain pihak , kapasitas atau kemampuan industri asuransi masih relatif terbatas dalam meng-cover kerugian akibat bencana. Namun, hal tersebut bukanlah menjadi hambatan asuransi untuk membantu penanggulangan bencana alam. Sebab, dengan melibatkan asuransi, berarti pemerintah telah melakukan proteksi dan perlindungan terhadap rakyat yang sewaktu-waktu tertimpa musibah akibat bencana. (*)



Penulis adalah Kepala Program Study Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Risiko dan Asuransi dan Penulis buku Asuransi Syariah dan Pariwisata Halal. Email: [email protected]

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri

Tag: daerah,indonesia,metro,nasional,peristiwa,sosial

Gabung Juventus, Ronaldo Unfollow Real Madrid di Instagram?

Gabung Juventus, Ronaldo Unfollow Real Madrid di Instagram?

BOLA – Cristiano Ronaldo sudah putus hubungan dengan Real Madrid setelah pindah ke Juventus. Sikap itu ditegaskan CR7…

Berjasa Lawan Terorisme, Puan Maharani Diganjar Bintang Bhayangkara Utama

Berjasa Lawan Terorisme, Puan Maharani Diganjar Bintang Bhayangkara Utama

POLITIK – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menerima Tanda…

Pers Rilis IAIN Batusangkar, Terkait Isu Islam Nusantara Akan Melakukan Konfrensi Internasional

Pers Rilis IAIN Batusangkar, Terkait Isu Islam Nusantara Akan Melakukan Konfrensi Internasional

TANAH DATAR – Terkait maraknya isu yang beredar tentang akan digelar Konfrensi Interasional tentang Islam Nusantara…

Krisis ASN Kelurahan di Padang, Ini Kata Kabag Pemerintahan Arfian

Krisis ASN Kelurahan di Padang, Ini Kata Kabag Pemerintahan Arfian

PADANG –Sedikitnya 170 ASN di lingkungan Pemerintah kelurahan se-Kota Padang pada Desember 2018 mendatang memasuki…

KPU Pasaman Gugurkan 4 Caleg Karena Persyaratan Legalisir Ijazah

KPU Pasaman Gugurkan 4 Caleg Karena Persyaratan Legalisir Ijazah

PASAMAN -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman merilis empat (4) bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) yang…

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=1208534375853801”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Advertisement
Loading...
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

FPL Kota Padang Panjang Salurkan Bantuan Sembako dan Buku Tahap 12

FPL Kota Padang Panjang Salurkan Bantuan Sembako dan Buku Tahap 12


Senin, 20 Mei 2019 – 12:38:36 WIB – 13

Loading...

Poto Pegiat Litertasi Kota Padang Panjang memberikan sembako dan buku Tahap ke 12.

PADANG PANJANG – Memasuki pertengahan Bulan Suci Ramadhan 1440 Hijriah, Tim dari Forum Pegiat Literasi Kota Padang Panjang kembali salurkan donasi Sembako dan Buku Tahap ke-12, Minggu (19/05).

Kali ini Tim Forum Pegiat Literasi Kota Padang Panjang mengunjungi dua Kepala Keluarga (KK) warga prasejahtera di Tanjuang, RT. 04, Kelurahan Koto Panjang, Kota Padang Panjang.

Penerima donasi adalah Bapak Asril (58 tahun), penderita penyakit stroke menahun yang tidak dapat lagi bekerja dan harus menghabiskan hari-harinya di atas kursi roda. Sementara istrinya, Ibu Yuliarti (50 tahun), bekerja sebagai buruh cuci di rumah-rumah tetangga. Keluarga ini memiliki anak-anak usia sekolah yang suka membaca buku.

Sementara KK kedua penerima donasi adalah Anuar Adison (56 tahun), tidak punya pekerjaan, sebab beberapa tahun terakhir menderita penyakit lumpuh persendian. Ia tidak memiliki istri dan anak. Saat ini Pak Anuar sedang dalam perawatan keluarga.

Donasi yang disalurkan bersumber dari para Donatur/Dermawan yang bersifat tidak mengikat dan ikut membantu program ini. (Edi Fatra)

Editor/Sumber: Siel Saputra

Tag: padang-panjang,sumatra-barat

Wagub Sumbar Nasrul Abit : MTQ 2020 Penuh Pesan Hakekat ABS-SBK

Wagub Sumbar Nasrul Abit : MTQ 2020 Penuh Pesan Hakekat ABS-SBK

JAKARTA — Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit mengungkapkan Acara ceremonial Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional…

Untuk Meningkatkan dan Melengkapi Kelegalan PIRT, Dinas Kesehatan Mentawai Lakukan Hal ini

Untuk Meningkatkan dan Melengkapi Kelegalan PIRT, Dinas Kesehatan Mentawai Lakukan Hal ini

MENTAWAI – Untuk meningkatkan serta melengkapi kelegalan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT), yang ada di Kabupaten…

PLT Kepala Sekolah MIS RI: Para Santri Harus Terus Belajar Al-quran

PLT Kepala Sekolah MIS RI: Para Santri Harus Terus Belajar Al-quran

Untuk Bangkitkan Adat dan Tradisi Minangkabau, Komunitas Kato Pasambahan Sariak Sarumpun Lakukan Ini

Untuk Bangkitkan Adat dan Tradisi Minangkabau, Komunitas Kato Pasambahan Sariak Sarumpun Lakukan Ini

Pengurus GOW 2019-2023 Dilantik, Walikota Pariaman: GOW Harus Ambil Peran Dalam Pembangun Daerah

Pengurus GOW 2019-2023 Dilantik, Walikota Pariaman: GOW Harus Ambil Peran Dalam Pembangun Daerah

PASAMAN – Walikota Pariaman Genius Umar lantik kepengurusan GOW (Gabungan Organisasi Wanita) Pariaman Periode 2019-2023…

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=1208534375853801”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Dapur-Redaksi

Beberapa Tips Mendapatkan Apartemen Yang Aman Dan Tepat Di Jakarta Selatan

Beberapa Tips Mendapatkan Apartemen Yang Aman Dan Tepat Di Jakarta Selatan


Semakin sempitnya lahan lahan yang ada di
kota kota besar sehingga menjadikan apartemen sebagai salah satu hunian yang
banyak dipilih orang. Dengan beragam kesibukan dan tingginya mobilitas,
sekarang ini kamu tidak perlu khawatir pada saat akan memilih tempat tinggal
karena apartemen juga sekarang ini bisa disewakan. Jika kamu ada niat untuk
sewa apartemen Jakarta
Selatan
maka adanya beberapa hal yang harus kamu
perhatikan sebelum menyewanya, sehingga apartemen yang kamu sewa aman dan
tepat. Berikut beberapa tips mendapatkan apartemen yang aman dan tepat di
Jakarta Selatan diantaranya yaitu :
  1. Melakukan
    Riset
Sebaiknya
kamu melakukan riset terlebih dahulu sebelum mulai menyewa dan menentukan
apartemen yang cocok. Untuk melakukan riset ini kamu tidak perlu repot repot
untuk menuju ke kawasan apartemen ataupun menelepon satu persatu developer untuk
mencari tahu informasi apartemen. Kamu hanya perlu membuka situs situs yang
telah menyediakan informasi tentang sewa apartemen seperti Travelio. Nantinya
disitus tersebut kamu akan menemukan banyak informasi tentang apartemen yang
telah diidamkan mulai dari harga, fasilitas, lokasi, dan gambar apartemen.
2.               
Memilih
Lokasi Yang Strategis
Setelah
melakukan riset, maka saatnya kamu untuk memilih lokasi. Pastikan lokasi
apartemen yang kamu pilih berada dilokasi yang strategis, dekat dengan pusat
perbelanjaan, layanan kesehatan, tempat pendidikan, dan fasilitas umum lainnya.
Selain itu juga pilihlah lokasi apartemen yang bisa dijangkau dengan sarana
transportasi dan jalan utama. Hal ini tentunya untuk mempermudah kamu pada saat
menjalankan aktivitas sehari hari.
3.               
Memperhatikan
Fasilitas Apartemen
Untuk langkah
selanjutnya adalah memastikan fasilitas yang dimiliki oleh sebuah apartemen.
Kamu dapat melihat apakah fasilitas yang kamu butuhkan ada di apartemen
tersebut. Sebagai contoh apakah ada kolam renang indoor, lift pribadi, balkon,
pusat olahraga, internet, lahan parkir, dan yang lainnya. Jika apartemen yang
akan kamu sewa itu bersama keluarga maka kamu juga harus mempertimbangkan
adanya fasilitas untuk anak anak seperti playground, dapur untuk tempat memasak,
dan juga adanya ruang keluarga.
4.               
Memperhatikan
Harga
Setelah kamu
mengetahui fasilitas yang ditawarkan oleh sebuah apartemen maka saatnya kamu
untuk mencari tahu harganya. Cobalah perhatikan apakah harga sewa yang
ditawarkan sesuai dengan fasilitas yang ditawarkannya dan kemudahannya untuk
menjangkau pusat layanan publik di sekitar apartemen. Supaya kamu bisa
menentukan apakah harga sewa yang ditawarkan masuk akal atau tidak, maka kamu
harus membandingkan antara harga apartemen yang satu dengan yang lainnya.
5.               
Memperhatikan
Keamanan
Kamu juga
harus memperhatikan fasilitas keamanan yang dimiliki sebuah apartemen. Adanya
beberapa apartemen yang memiliki layanan keamanan 24 jam dengan menggunakan
kartu akses dan juga satpam yang akan berjaga disekitar apartemen. Terlebih
lagi jika apartemen tersebut menggunakan CCTV maka akan semakin menambah
keamanan apartemen yang akan kamu sewa.
6.               
Melakukan
Survey
Untuk langkah yang selanjutnya adalah
dengan datang langsung ke apartemen dan lakukan survey. Nantinya kamu dapat
melihat apakah bangunan apartemen tersebut sesuai atau tidak dengan seperti
yang ditawarkan.

Itulah 6 beberapa tips mendapatkan
apartemen yang aman dan tepat di Jakarta Selatan. Dan akan lebih aman dan tepat
lagi jika kamu booking apartemennya melalui Travelio. Untuk melakukan booking
di Travelio ini prosesnya sangatlah mudah dan cepat sehingga akan lebih
menghemat waktu dan tenaga.

Loading...

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1
//<![CDATA[
var APPID = $('#facebook-comment-appid').text();
if (APPID == '' || APPID == null) {
APPID = '218168578325095';
}
window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : APPID,
status : true, // check login status
cookie : true, // enable cookies to allow the server to access the session
xfbml : true // parse XFBML
});
};
(function() {
var e = document.createElement('script');
e.src = document.location.protocol + '//connect.facebook.net/en_US/all.js';
e.async = true;
document.getElementById('fb-root').appendChild(e);
}());
$(window).on("load resize",function(){var a=location.protocol+"//"+location.host+location.pathname;var b=$(".post-body").width();$("#container-commentfb").html('

‘);FB.XFBML.parse()});//]]>



Sumber

Baca Selengkapnya

Amnesty International

Fadli Zon: Jangan Sampai Polisi Digunakan untuk Pukul Lawan PolitikWebsite Resmi Fadli Zon Wakil Ketua DPR RI

fadli zon


Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon, menegaskan people power merupakan bagian demokrasi. Ia meminta agar berhenti memberi stigma negatif dan menyeramkan pada people power.

Loading...

People power itu merupakan bagian dari demokrasi. Biasa-biasa saja. Demonstrasi adalah salah satu bentuk ekspresi demokrasi. Jadi, berhentilah membuat stigma negatif dan menyeramkan. Kecuali, kita memang hendak kembali ke jalan otoritarian,” kata Fadli melalui keterangan tertulisnya, Minggu 19 Mei 2019.

Menurutnya, bulan Mei punya arti istimewa bagi bangsa Indonesia. Pada bulan ini, 21 satu tahun lalu, Indonesia memasuki babak baru kehidupan demokrasi, era reformasi yang ditandai keterbukaan dan kebebasan.

“Satu per satu fondasi demokrasi kita perbaiki, mulai dari membuka kebebasan pers, membuka keran kebebasan berpendapat, membuka pintu hadirnya partai politik baru, menerapkan kebijakan otonomi daerah, mengoreksi dwifungsi ABRI, melakukan reformasi berbagai lembaga kenegaraan, hingga memperbaiki sistem Pemilu,” kata Fadli.

Sayangnya, ia menilai sesudah lebih dari dua dekade, perjalanan berdemokrasi Indonesia sepertinya justru malah mengalami kemunduran. Selama lima tahun berada di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo, ia mencatat ancaman terhadap kebebasan berpendapat, kebebasan sipil, justru kian meningkat.

“Ini tentu saja bukan penilaian personal. Kita bisa mengacu data Amnesty International, Majalah The Economist, atau Freedom House, semuanya memperlihatkan indeks kebebasan HAM dan demokrasi di Indonesia memang terus mengalami kemunduran. Di antara berbagai indikator, terancamnya kebebasan sipil merupakan salah satu faktor paling menentukan kemerosotan HAM dan tingkat demokrasi Indonesia,” kata Fadli.

Menurut Freedom House, ia menjelaskan kembali munculnya ancaman kebebasan sipil di masa Jokowi telah membuat Indonesia turun status dari negara ‘bebas’ (free) menjadi negara ‘bebas sebagian’ (partly free). Ini sebenarnya sebuah bentuk kemunduran yang memalukan.

“Peringkat demokrasi kita terjun bebas 20 peringkat dari sebelumnya di posisi 48 (2016) menjadi 68 (2018). Peringkat demokrasi kita saat ini bahkan lebih jelek dari Timor Leste (eks Timor Timur) yang berhasil naik peringkat dari ‘partly free’ menjadi ‘free’,” kata Fadli.

Ia mengatakan penilaian lembaga-lembaga internasional tadi sejalan dengan Indeks Demokrasi Indonesia yang disusun BPS (Badan Pusat Statistik). Menurut data BPS akhir tahun lalu, variabel kebebasan berpendapat serta kebebasan berkumpul dan berserikat di Indonesia memang turun.

“Kalau kita periksa, variabel yang mengalami penurunan tersebut adalah kebebasan berkumpul dan berserikat, kebebasan berpendapat, partisipasi politik dalam pengambilan keputusan dan pengawasan, serta peran peradilan yang independen,” kata Fadli.

Menurutnya, selama lima tahun pemerintahan Jokowi telah terjadi pemasungan demokrasi, pembungkaman masyarakat, persekusi terhadap aktivis dan ulama yang kritis terhadap Pemerintah, serta penangkapan tokoh-tokoh dengan tudingan makar. Jadi, sesudah 20mtahun Reformasi, kini Indonesia sedang berada di titik balik otoritarianisme.

“Bedanya, dulu otoritarianisme disokong oleh militer, maka kini disokong oleh polisi. Akhir-akhir ini ancaman terhadap kebebasan berpendapat serta kebebasan berekspresi memang kian menguat. Demokrasi kita tiba-tiba saja jadi mengharamkan demonstrasi. Hak rakyat untuk menyatakan pendapat, misalnya memprotes kecurangan Pemilu, bahkan bukan hanya telah dihalang-halangi, tapi mengalami intimidasi sedemikian rupa. Ancaman itu selain terlontar dari sejumlah menteri juga aparat kepolisian,” kata Fadli.

Ia mencontohkan masyarakat yang ingin memprotes kecurangan Pemilu pada 22 Mei nanti ditakut-takuti dengan kemungkinan adanya aksi teror bom oleh teroris. Selain itu ada sweeping, razia dan pencegahan masyarakat yang akan datang ke Jakarta.

“Menurut saya, ini sudah kelewatan. Seharusnya aparat kepolisian memberikan jaminan perlindungan bagi masyarakat yang hendak menuntut hak-hak konstitusional, bukan justru malah memberikan teror verbal semacam itu. Rakyat bukan musuh. Aparat kepolisian harus ingat semboyan ‘melindungi dan mengayomi’,” kata Fadli.

Ia mengingatkan kepada aparat penegak hukum agar bisa bekerja sama dengan seluruh elemen demokrasi untuk mencegah negara ini tidak menjadi ‘polizeistaat’, atau negara polisi, di mana negara, atau aparat negara, memposisikan diri lebih tinggi daripada hukum dan masyarakat. Polisi adalah aparat negara, bukan alat politik rezim.

“Jangan sampai polisi digunakan oleh penguasa sebagai alat pemukul lawan-lawan politik. Itu tak boleh terjadi. Hal-hal semacam itulah yang telah merusak kepercayaan masyarakat terhadap aparat hukum selama ini,” kata Fadli.

Menurutnya, saat ini keadilan merupakan isu sensitif. Sebagai penegak hukum, jangan sampai polisi mengabaikan rasa keadilan masyarakat, apalagi mempermainkannya. Bisa mahal sekali harganya.

“Itu sebabnya, menjelang rekapitulasi nasional Pemilu 2019, saya meminta agar Pemerintah, juga aparat kepolisian, tidak membuat stigma negatif terhadap aksi unjuk rasa masyarakat,” kata Fadli.

 

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer