Connect with us

Hukum

Satpol PP Teritbkan Panti Pijat Berkedok Lontong Malam

Satpol PP Teritbkan Panti Pijat Berkedok Lontong Malam


Satpol PP Teritbkan Panti Pijat Berkedok Lontong MalamReviewed by Redaksion.This Is Article AboutSatpol PP Teritbkan Panti Pijat Berkedok Lontong MalamPADANG, RedaksiSumbar.com – Panti Pijat plus-plus berkedok warung lontong malam digrebek petugas Satpol PP Padang, Pada kamis malam (29/11). Lokasi yang dijadikan tempat maksiat tersebut terletak di Jalan Adinegoro Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah Padang Sumatera Barat. Berdasarkan info masyarakat ke Satpol PP bahwa warung lontong tersebut hanya kedok, padahal tempat tersebut disinyalir sebagai penyedia […]

PADANG, RedaksiSumbar.com – Panti Pijat plus-plus berkedok warung lontong malam digrebek petugas Satpol PP Padang, Pada kamis malam (29/11). Lokasi yang dijadikan tempat maksiat tersebut terletak di Jalan Adinegoro Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah Padang Sumatera Barat.

Berdasarkan info masyarakat ke Satpol PP bahwa warung lontong tersebut hanya kedok, padahal tempat tersebut disinyalir sebagai penyedia pijat plus-plus. Ulah aktifitas ditempat tersebut membuat masyarakat sekitar menjadi resah dan terganggu.

Kasat Pol PP Padang Yadrison mengatakan, warung yang berkedok lontong malam tersebut ternyata panti pijit plus-plus, hal tersebut diketahui setelah mendapat laporan dari masyarakat sekitar yang sudah merasa resah dengan aktifitasnya.

“Kita lakukan pemeriksaan kelokasi, ternyata selain penjual lontong malam pemiliknya juga menyediakan sarana tempat panti pijat”, Ujar Yadrison.

Saat penertiban berlangsung sempat terjadi adu mulut antara petugas dan pemilik, bahkan salah seorang personil satpol PP menerima pukulan dari dia yang tidak mau tempatnya di geledah petugas, namun tidak menyurutkan niat petugas Penegak Perda untuk memeriksa lokasi tersebut, ditemukan sejumlah kamar saat dilakukan pemeriksaan, diduga kamar tersebut digunakan untuk melayani tamu yang datang.

Sehingga dalam penertiban dua orang perempuan dengan inisial PK (70) dan LM (20) yang diduga sebagai karyawan panti pijit, serta satu laki-laki dengan inisial CS (55) yang berprofesi sebagai sopir truk mengakui bahwa dia mengetahui lokasi tersebut berdasarkan info dari rekan rekannya sesama sopir di salah satu pool truk kawasan By Pass, dia tidak tahu jika lokasi tersebut adalah lokalisasi terselubung.

“Setelah dilakukan penyelidikan, keduanya dikirm ke andam dewi Solok, untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut” Terang Yadrison.

Selain itu petugaspun memberikan surat pemanggilan terhadap pemilik warung agar datang ke Mako Satpol PP Padang untuk dimintai keterangannya lebih lanjut.[Red]

Topik:

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum

Pemabuk & Keluarga Lion Air JT610, By C. Negroni

Pemabuk & Keluarga Lion Air JT610, By C. Negroni


Pemabuk & Keluarga Lion Air JT610, By C. NegroniReviewed by redaksisumbaron.This Is Article AboutPemabuk & Keluarga Lion Air JT610, By C. NegroniNYC, RedaksiSumbar.com – 17 Desember 2018 Kasus yang terjadi melawan Boeing berlanjut setelah adanya kecelakaan tragis Lion Air JT610 di Indonesia. Ada beberapa keluarga yang telah menyewa pengacara amerika untuk mewakili mereka di persidangan di Amerika Serikat. Kasus ini telah menarik perhatian bukan hanya pengacara yang berkecimpung dalam kasus-kasus penerbangan, tetapi juga para pengacara litigasi. […]

NYC, RedaksiSumbar.com – 17 Desember 2018 Kasus yang terjadi melawan Boeing berlanjut setelah adanya kecelakaan tragis Lion Air JT610 di Indonesia. Ada beberapa keluarga yang telah menyewa pengacara amerika untuk mewakili mereka di persidangan di Amerika Serikat. Kasus ini telah menarik perhatian bukan hanya pengacara yang berkecimpung dalam kasus-kasus penerbangan, tetapi juga para pengacara litigasi. Setiap orang mencoba untuk mendapatkan kasus ini. Dalam pernyataan baru-baru ini oleh seorang pengacara khusus penerbangan yang terkenal di New York City, dalam rekaman tidak resmi, ia menyatakan bahwa “Kasus terhadap Boeing adalah kasus terbaik yang ada dalam beberapa tahun terakhir.” “Jelasnya, terdakwa yang memiliki kemampuan finansial yang baik, semua firma hukum yang mengalami kerugian pribadi, termasuk dalam kasus besar dan gugatan masal, mereka mencoba mengambil keuntungan dalam kasus ini.”

Pengacara Floyd Wisner merupakan seorang pengacara yang sedang berada di Indonesia mencoba untuk mendapatkan keuntungan juga. Pengacara Floyd Wisner memiliki izin praktek hukum di Illinois yang berbasis di Jenewa, Illinois. Kami tidak dapat menemukan alamat kantornya di Chicago ataupun firma hukumnya. Data yang tertera baru-baru ini menunjukkan bahwa kantornya berada di Jenewa, Illinois. “Saya senang mengetahui bahwa Floyd telah meninggalkan Chicago dan pindah ke Jenewa di mana dia dapat mengatasi masalah minumnya. Kami telah bekerja sama dalam banyak kasus dan saya senang bahwa di masa depan setelah ia pulih dari alkoholisme, kami akan dapat bekerja sama lagi, ”kata sumber rekaman itu.

Dalam pencarian data catatan kriminal, menunjukkan banyak catatan kriminal dari Mr. Wisner karena melanggar hukum dan mengemudi di bawah pengaruh alkohol. Meskipun kolega-koleganya berharap dia baik-baik saja, Wisner masih belum berhasil mengatasi masalahnya dengan minum. “Sangat menjengkelkan mengetahui bahwa Floyd telah ditangkap karena mengemudi saat mabuk. Saya tahu bahwa alkoholisme adalah penyakit dan kita tidak boleh menyalahkan Floyd atas sesuatu yang tidak dapat dia kendalikan, ”kata sumber rekaman itu.

Sungguh hal yang menarik bahwa tidak satupun keluarga yang menyewa Wisner mengetahui mengenai kasus penangkapannya akibat mabuk dan mengemudi saat mabuk dimasa lalu. Kita lihat saja apakah Wisner akan absen pada jadwal pengadilan kasus mabuknya. Sumber rekaman itu mengatakan, “ Kami akan selalu siap untuk mengambil kasus baru, walaupun keluarga – keluarga itu menginginkan untuk mengganti pengacaranya.”

Pencarian kami juga menunjukkan bahwa Wisner telah dan sedang diselidiki oleh pengacara di Illinois mengenai keluarga kecelakaan Lion Air JT610.

Dikutip dari laman Aviation World Daily

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Hukum

Voucer Semarak Ramadhan Dari Baznas ke DPRD Padang tak Terealisasi ?

Voucer Semarak Ramadhan Dari Baznas ke DPRD Padang tak Terealisasi ?


Voucer Semarak Ramadhan Dari Baznas ke DPRD Padang tak Terealisasi ?

Maidestal Hari Mahesa, ketua komisi VI DPRD Kota Padang

Voucer Semarak Ramadhan Dari Baznas ke DPRD Padang tak Terealisasi ?Reviewed by redaksisumbaron.This Is Article AboutVoucer Semarak Ramadhan Dari Baznas ke DPRD Padang tak Terealisasi ?Padang, RedaksiSumbar.com – Voucer Semarak Ramadhan VIII tahun 2016 dari Baznas ke anggota DPRD Padang tidak terealisasi menurut Maidestal Hari Mahesa selaku ketua komisi VI DPRD Kota Padang. Berikut pernyataannya, Eklusif di Redaksi Sumbar  

Padang, RedaksiSumbar.com – Voucer Semarak Ramadhan VIII tahun 2016 dari Baznas ke anggota DPRD Padang tidak terealisasi menurut Maidestal Hari Mahesa selaku ketua komisi VI DPRD Kota Padang.

Berikut pernyataannya, Eklusif di Redaksi Sumbar

Maidestal Hari Mahesa, ketua komisi VI DPRD Kota Padang

 

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Hukum

Lima Pasangan Mesum Digaruk Satpol PP Padang

Lima Pasangan Mesum Digaruk Satpol PP Padang


Lima Pasangan Mesum Digaruk Satpol PP PadangReviewed by redaksisumbaron.This Is Article AboutLima Pasangan Mesum Digaruk Satpol PP PadangPADANG,RedaksiSumbar.com – Kembali dalam rangka Padang anti maksiat Satpol PP intens melakukan Patroli dan merazia sejumlah lokasi, Pada juma’t dini hari (7/12) Pasukan terdepan Pemko Padang menyasar  penginapan dan hotel melati, diduga kebanyakan Hotel serta penginapan  tersebut dengan tarif yang relatif murah sering diinapi oleh pasangan laki-laki dan perempuan untuk berbuat maksiat, maka diperlukan pengawasan yang […]

PADANG,RedaksiSumbar.com – Kembali dalam rangka Padang anti maksiat Satpol PP intens melakukan Patroli dan merazia sejumlah lokasi, Pada juma’t dini hari (7/12)

Pasukan terdepan Pemko Padang menyasar  penginapan dan hotel melati, diduga kebanyakan Hotel serta penginapan  tersebut dengan tarif yang relatif murah sering diinapi oleh pasangan laki-laki dan perempuan untuk berbuat maksiat, maka diperlukan pengawasan yang serius ujar yadrison.

Razia yang digelar pada juma’t dini hari,  petugas  berhasil mengamankan  lima pasang muda-mudi di dua lokasi.

Di kamar hotel melati seperti  Pasangan DH (21)dengan WK(23) Didapati petugas disalah satu kamar  Hotel yang berada di Ulak Karang Kecamatan Padang Utara.
Dikamar Hotel Eden ini bukti mereka melakukan hubungan bak suami istri ditemukan bekas alat Kontrasepsi (kondom)  saat petugas melakukan pengeledahan, Sehingga pasangan yang lagi di mabuk asmara ini pasrah tanpa perlawanan saat di tertibkan.

Selain itu masih dilokasi yang sama dikamar lainnya petugas juga mengamankan dua pasangan muda-mudi tanpa ikatan suami istri,  Dengan inisial HF(21), dan pasangan nya IA (22), serta DU(20)  dan teman cowoknya ND(20).

Tak hanya itu Satpol PP Padang juga melakukan patroli di kawasan SPBU khatib Sulaiman,  satu persatu mobil pribadi yang parkir dilokasi tersebut di gledah, Sehingga pemeriksaan yang dilakukan pada pukul 03.00 Kamis dini hari berhasil mengamankan laki dan perempuan didua unit mobil yang di parkir tersebut.

Dua pasang remaja dengan mobil berbeda tidak bisa memperlihatkan surat nikah ketika ditanyai petugas,  sehingga dengan wajah malu dan muka tertunduk mereka diglandang ke Mako Satpol PP Padang, dengan inisial MB(25) dan pasanganya WP(20) serta IA (23) dan HI(22) juga turut di amankan.

“Di Mako Satpol PP mereka yang terjaring ini diproses serta dipanggil pihak keluarganya, dengan membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatanya , setelah itu barulah mereka diperbolehkan pulang ke tempat tinggal mereka”, ucap yadrison.

Dengan tegas Kasat Pol PP Yadrison mengatakan Selain merazia penginapan dan hotel melati kedepanya,  lokasi yang dicurigai tempat maksiat akan terus ditertibkan.

“Kita  ingin Kota Padang bersih dari maksiat sehingga kota Padang yang diharapkan menjadi kota yang Agamais, tenang, aman, dan tertib benar benar biaa terwujud”, tutup Yadrison. [Rel]

Topik: ,

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com