Connect with us

Ekonomi

Perluas Bisnis di Indonesia, Dockers Luncurkan Pruduk Terbaru

Perluas Bisnis di Indonesia, Dockers Luncurkan Pruduk Terbaru


Country Manager Levi Strauss Indonesia Sameer Koul dan Ion Akhmad Fasion Expert pada peluncuran Dockers di Jakarta. (*)

JAKARTA – Untuk perluas bisnisnya Dockers, merek Levi’s Strauss & Co meluncurkan produk Smart Series 360 Flex pertama di Indonesia. Bertempat di Sogo Plaza Senayan Dockers menghadirkan ragam koleksi terbarunya yang memberikan kenyamanan bagi penggunanya.

Country Manager Levi Strauss Indonesia Sameer Koul kepada Singgalang di Jakarta, baru-baru ini menjelaskan, Dockers kenalkan koleksi Smart 360 Flex, bagian dari koleksi Smart Series. Mengkombinasikan desain terbaik dari 30 tahun terakhir dengan inovasi dari ahlinya celana khaki. Smart Series merupakan koleksi produk yang sempurna yang memiliki detil dan nyaman untuk gunakan.

Secara fisik, Dockers dapat beradaptasi dengan si pemakai, dan dapat menyesuaikan dengan segala aktivitas. Smart 360 Flex Khaki diciptakan tidak seperti produk sebelumnya, produk ini juga dapat digunakan untuk saat berpetualang.

Dockers pertama kalinya ditawarkan dengan inovasi teknologi Four-Way Flex di indonesia, yang memberikan rasa percaya diri saat memakainya. Dengan teknologi Four-Way Flex memiliki kelenturan vertikal dan horizontal ke empat arah untuk memberikan kenyamanan maksimal.

Produk celana pria Dockers memiliki desain optimal sebagai celana khaki dengan kenyamanan lebih dibanding kain biasa. Bahan khaki yang lembut sudah termasuk bagian pinggang yang dapat merenggang, juga ada Covert Security Pockets untuk telepon genggam dan barang berharga lainnya.

Di Indonesia, saat ini Dockers dapat ditemukan di Sogo Department Store di tiga gerai yakni Plaza Senayan, Mal Pondok Indah 2 dan Mal Central Park. Dengan harga mulai dari Rp249.000,- hingga Rp799.000,-

Kami mengetahui hal tentang celana yang diinginkan oleh pria, sebuah kenyamanan, tampilan modern, dan kemampuan untuk dipakai saat formal dan informal, produk Smart 360 Flex adalah jawabannya. Berharap hadirnya Dockers di Indonesia memberikan kebutuhan bagi pelanggan indonesia, pungkas Sameer. (sm)



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Imperva Luncurkan DDoS Srubbing Cantar di Indonesia

Imperva Luncurkan DDoS Srubbing Cantar di Indonesia


Chris Wood Wakil Presiden Regional, APJ Imperva, Erwin Urip, Direktur BPT, pada peluncuran Imparva DDoS Scrubbing Center pertama di lndonesia, Kamis (21/3). (*)

JAKARTA – Imperva inc, sebagai perusahaan cybersecurity terdepan pelindung data business critical organisasi, resmi luncurkan DDoS Scrubbing Center pertama di Indonesia. Hal ini merupakan komitmen perusahaan emberikan total perlindungan dari ancaman DDoS khususnya pelaku bisnis sektor perbankan, finansial, e-commerce, dan pemerintah.

Chris Wood Wakil Presiden Regional, APJ Imperva kepada Singgalang di Jakarta Kamis (21/3) menyatakan, teknik serangan DDoS kini terus berkembang dan semakin canggih. Hal ini Imperva, memiliki teknologi yang lebih canggih dengan menyediakan ruang dan kapasitas besar untuk menangani serangan yang lebih hebat yang akan terjadi.

“Melalui Point of Presence (PoPs) dan salah satu strategis, dengan membangun Scrubbing Center di Indonesia memberikan perlindungan keamanan bagi semua pelanggan,” katanya.

Komitmen Imperva membangun scrubbing center di indonesia ini tentunya sejalan dengan Peraturan Pemerintah Indonesia No. 82 tahun 2012 yang salah satunya pasalnya mewajibkan para penyelenggara sistem elektronik untuk menempatkan pusat datanya di Indonesia.

Adanya Scrubbing Center di indonesia juga membuat aktivitas lebih mudah dan cepat dalam memfilter trafik DDoS dan hanya mengirim trafik yang bersih ke web server pelanggan. Dengan adanya Srubbing Center di dalam negeri ini pelanggan tidak perlu mempunyai bandwidth internet yang besar dan juga tidak tergantung dengan iSP yang digunakan.

Disampaikan oleh Erwin Urip, Direktur BPT ”Saat ini pelaku bisnis dihadapkan pada tantangan untuk mengatasi ancaman kejahatan siber yang semakin meningkat, salah satunya serangan DDos yang sangat kuat dan bahkan mencapai kecepatan tertinggi 1.7 Tbs pada awal tahun lalu. Selain itu serangan DDoS dapat menyebabkan kerugian sebesar $40,000 per jamnya jika terjadi.

Dengan hadirnya Scrubbing Center di Indonesia serangan DDoS dapat diidentifikasi dan dimintigasi dengan cepat. BPT menjadi garda depan distribusi solusi lmperva kepada pelanggan dengan kehadiran Imparva Scrubbing Center di lndonesia.

Layanan perlindungan DDoS Imperva memberikan berbagai sisi pertahanan dari DDOS, dan memberikan perlindungan terbaik secara meyneluruh dari semua serangan DDoS. Sehingga aset online yang bersifat kritis dapat terlindungi dari semu ancaman. (sm)



Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

Imperva Luncurkan DDoS Srubbing Center di Indonesia

Imperva Luncurkan DDoS Srubbing Cantar di Indonesia


Chris Wood Wakil Presiden Regional, APJ Imperva, Erwin Urip, Direktur BPT, pada peluncuran Imparva DDoS Scrubbing Center pertama di lndonesia, Kamis (21/3). (*)

JAKARTA – Imperva inc, sebagai perusahaan cybersecurity terdepan pelindung data business critical organisasi, resmi luncurkan DDoS Scrubbing Center pertama di Indonesia. Hal ini merupakan komitmen perusahaan emberikan total perlindungan dari ancaman DDoS khususnya pelaku bisnis sektor perbankan, finansial, e-commerce, dan pemerintah.

Chris Wood Wakil Presiden Regional, APJ Imperva kepada Singgalang di Jakarta Kamis (21/3) menyatakan, teknik serangan DDoS kini terus berkembang dan semakin canggih. Hal ini Imperva, memiliki teknologi yang lebih canggih dengan menyediakan ruang dan kapasitas besar untuk menangani serangan yang lebih hebat yang akan terjadi.

“Melalui Point of Presence (PoPs) dan salah satu strategis, dengan membangun Scrubbing Center di Indonesia memberikan perlindungan keamanan bagi semua pelanggan,” katanya.

Komitmen Imperva membangun scrubbing center di indonesia ini tentunya sejalan dengan Peraturan Pemerintah Indonesia No. 82 tahun 2012 yang salah satunya pasalnya mewajibkan para penyelenggara sistem elektronik untuk menempatkan pusat datanya di Indonesia.

Adanya Scrubbing Center di indonesia juga membuat aktivitas lebih mudah dan cepat dalam memfilter trafik DDoS dan hanya mengirim trafik yang bersih ke web server pelanggan. Dengan adanya Srubbing Center di dalam negeri ini pelanggan tidak perlu mempunyai bandwidth internet yang besar dan juga tidak tergantung dengan iSP yang digunakan.

Disampaikan oleh Erwin Urip, Direktur BPT ”Saat ini pelaku bisnis dihadapkan pada tantangan untuk mengatasi ancaman kejahatan siber yang semakin meningkat, salah satunya serangan DDos yang sangat kuat dan bahkan mencapai kecepatan tertinggi 1.7 Tbs pada awal tahun lalu. Selain itu serangan DDoS dapat menyebabkan kerugian sebesar $40,000 per jamnya jika terjadi.

Dengan hadirnya Scrubbing Center di Indonesia serangan DDoS dapat diidentifikasi dan dimintigasi dengan cepat. BPT menjadi garda depan distribusi solusi lmperva kepada pelanggan dengan kehadiran Imparva Scrubbing Center di lndonesia.

Layanan perlindungan DDoS Imperva memberikan berbagai sisi pertahanan dari DDOS, dan memberikan perlindungan terbaik secara meyneluruh dari semua serangan DDoS. Sehingga aset online yang bersifat kritis dapat terlindungi dari semu ancaman. (sm)



Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

Tahun Depan Pemerintah Wacanakan Pertamax Disubsidi, Premium Tidak

Harga Pertamax Naik, Jadi Rp9.500/Liter


Pertamax (net)

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana memberikan subsidi pada BBM jenis Pertamax di tahun 2020.

“Ada wacana subsidi mau dibalik, jadi Premium tidak dapat subsidi tapi Pertamax yang diberikan subsidi,” kata Menteri ESDM Ignasius Jonan di Gedung Nusantara I, DPR, seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Selasa (19/3).

Menurut Jonan hal tersebut adalah usulan dari beberapa legislator di Komisi VII. Alasan memberikan subsidi pada Pertamax agar masyarakat akan banyak menggunakan bahan bakar minyak yang ramah lingkungan.

Lebih lanjut, Jonan mengatakan bahwa wacana tersebut akan bisa diajukan pada Rencana APBN 2020. “Usulan tersebut akan coba kami lihat pada APBN 2020 nanti,” kata Jonan kepada okezone.

Sebelumnya, Rapat Panitia Kerja Badan Anggaran DPR menyetujui alokasi subsidi energi sebesar Rp157,79 triliun dalam RAPBN 2019, atau mengalami kenaikan Rp1,25 triliun, dari draf awal Rp156,5 triliun. “Bisa kita setujui subsidi BBM Rp100,68 triliun dan subsidi listrik Rp57,1 triliun,” kata Ketua Panja Said Abdullah.

Pagu subsidi energi ini telah mempertimbangkan kenaikan asumsi kurs dari sebelumnya Rp14.400 per dolar AS ke Rp14.500 per dolar AS dengan asumsi harga ICP minyak USD70 per barel.

Subsidi energi ini terdiri atas subsidi BBM dan LPG tabung 3 kilogram sebesar Rp100,68 triliun dengan rincian untuk BBM sebesar Rp33,3 triliun, LPG tabung 3 kilogram sebesar Rp72,32 triliun, serta mencakup carry over Rp5 triliun. (aci)



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com