Connect with us

Berita

Pelantikan Ketua BNPB Ditunda, Fadli Zon: Ngatur Jadwal Presiden Aja Enggak Beres,Website Resmi Fadli Zon Wakil Ketua DPR RI

Ngatur Jadwal Presiden Aja Enggak Beres


Pelantikan Ketua BNPB Ditunda, Fadli Zon: Ngatur Jadwal Presiden Aja Enggak Beres,

Wakil Ketua DPR Fadli Zon memberikan kritikan, terkait pelantikan Kepala Badan Nasioanl Penanggulangan Bencana ( BNPB )  yang ditunda.

Dilansir oleh TribunWow.com, hal tersebut tampak dari unggahan Fadli Zon di laman Twitter @fadlizon pada Rabu (2/1/2018).

Fadli Zon melalui kicauannya mengatakan bahwa manajemen dalam pemerintahan amburadul.

Hal itu disampaikannya karena dirinya sudah mendapatkan undangan pelantikan Kepala BNPB pada pukul  09.00 WIB, namun harus ditunda secara tiba-tiba.

Menurutnya, ini menunjukkan bahwa pengaturan jadwal presiden itu buruk.

“Saya sudah terima undangan pelantikan Kepala BNPB harusnya jam 9.00 WIB tadi. Tiba-tiba ditunda.

Inilah manajemen amburadul pemerintahan. Ngatur jadwal Presiden aja nggak beres,” kata Fadli Zon

 



Sumber

Berita

Fadli Zon Kritik Anggaran Bencana Era Pemerintahan Jokowi Terus DipangkasWebsite Resmi Fadli Zon Wakil Ketua DPR RI

Fadli Zon Kritik Anggaran Bencana Era Pemerintahan Jokowi Terus Dipangkas


Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, mengkritisi cara pemerintah menanggapi bencana yang terjadi di Tanah Air. Menurutnya, pemerintahan Presiden Jokowi tidak profesional dalam menanggulangi potensi bencana.

“Soal bencana di era pemerintahan @ Jokowi ini saya lihat dari proses penanganan bencana sangat tidak profesional. Misalnya buruknya early warning system.

Kita lihat di beberapa kasus bencana tidak ada komitmen dari pemerintah dalam proses penanganan bencana,” kata Fadli lewat akun Twitter resminya @Fadlizon yang dikutip merdeka.com, Kamis (3/1).

Evaluasi pertama yang disoroti Fadli adalah masalah anggaran lembaga penanganan dan penanggulangan bencana seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Menurutnya anggaran kedua lembaga itu masih kurang dari kebutuhan aslinya.

Bahkan, lanjut Fadli, anggaran BNPB sejak tahun 2016 tidak pernah naik justru kian berkurang setiap tahunnya.

Terus merosotnya anggaran, katanya, semakin membuat pemerintah tidak siap dalam mengantisipasi bencana yang ada di Indonesia. Minimnya anggaran lembaga tersebut menandakan pemerintah gagal membaca zonasi Indonesia.

“Saya simpulkan, anggaran tersebut tidak merepresentasikan kesiapan Indonesia sebagai negara yang berada di ring of fire. Minimnya anggaran bencana menandakan pemerintah gagal membaca Indonesia,” ujarnya.

Evaluasi kedua dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini adalah perlunya pembenahan koordinasi antara BNPB dan BMKG. Dia menyarankan adanya kementerian khusus bencana.

“Membenahi BNPB & BMKG, bahkan Membentuk Kementerian Khusus Bencana. Di tengah situasi krisis, pemerintah harus mampu menempatkan diri sebagai pusat koordinasi,” ucapnya.

Fadli juga merasa heran selama ini pemerintah selalu membanggakan prestasi dalam bidang pembangunan infrastruktur. Terutama isu prestasi pembangunan jalan tol.

“Jalan tol itu sebagian infrastruktur swasta, bukan infrastruktur publik, bagaimana ceritanya pembangunan jalan tol diklaim sebagai prestasi pembangunan?” kritik Fadli Zon.

 

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Minta Pemerintah Tunda Rencana Peleburan BP BatamWebsite Resmi Fadli Zon Wakil Ketua DPR RI

Fadli Zon Minta Pemerintah Tunda Rencana Peleburan BP Batam


Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon meminta pemerintah untuk menunda rencana peleburan Badan Otorita Batam dengan Pemerintah Kota Batam. Ia berharap pemerintah tidak memgambil kebijakan strategis di penghujung masa pemerintahannya. Sebab hal ini dikhawatirkan akan membuat masyarakat curiga dan menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

“Sebaiknya ditundalah. Kalau dipaksakan, modus itu bisa menimbulkan kecurigaan di masyarakat. Orang boleh menduga itu akan jadi skandal,” kata Fadli Zon, kemarin.

Menurut Fadli, pemerintah perlu membuat kajian mendalam terkait keputusan strategis tersebut termasuk membenahi payung hukumnya.

Fadli Zon juga menyarankan pemerintah untuk menata Batam agar sesuai dengan tujuan awal dibentuknya kawasan industri dan perdagangan yang strategis. “Tidak ada urgensinya hal ini dilakukan secepatnya,” tegasnya.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini juga mengingatkan pemerintah untuk tidak memgambil keputusan strategis hanya untuk kepentingan pemilu ke depan. Banyak hal yang harus dikaji dan dipertimbangan untuk mengambil keputusan strategis di penghujung masa pemerintahannya.

“Untuk masa pemerintahan yang tanggung seperti sekarang, pemerintah sebaiknya tidak mengambil kebijakan yang terlalu strategis. Sebaiknya pemerintah fokus pada penyelenggaraan pemilu yang akan segera digelar,” katanya.

Dia berharap keputusan yang strategis diambil oleh pemerintahan mendatang sehingga tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.

Menurutnya, jika pemerintah memaksakan untuk mengambil keputusan terkait BP Batam maka jelas akan menimbulkan kecurigaan di masyarakat.

 

Sumber

 



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Parlemen Korsel Temui Fadli Zon, Bahas Kerja Sama MiliterWebsite Resmi Fadli Zon Wakil Ketua DPR RI

Parlemen Korsel Temui Fadli Zon, Bahas Kerja Sama Militer


Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menerima delegasi parlemen dari Korea Selatan yang di pimpin oleh Ketua Komisi Ahn Gyu Back. Pertemuan tersebut membahas tentang kelanjutan hubungan antara Indonesia dan Korea Selatan khususnya dalam bidang pertahanan.

“Mereka menyampaikan beberapa harapan dan keinginan terutama program kerja sama militer antara kedua negara bisa terus berlanjut,” ungkap Fadli Zon di Gedung DPR RI, Jumat (28/12/2018).

Seperti diketahui, Indonesia dan Korea Selatan bekerja sama dalam hal pertahanan militer yaitu pembuatan kapal selam dan jet tempur.

“Ada kendala delay dari kita dalam pembayaran, dan mereka berharap program ini terus berjalan,” terang Fadli.

Keterlambatan pembayaran tersebut menurut Fadli karena kurangnya anggaran dana perencanaan dari pemerintah. Namun, Fadli meyakinkan pihak Korea Selatan tentang dukungannya terhadap program ini, terutama dalam menciptakan postur pertahanan antara kedua belah pihak yang solid dan kuat.

Fadli juga menerangkan bahwa pihak Korea Selatan berharap kerja sama lain antara kedua belah pihak terus berjalan seperti yang sudah berjalan selama ini.

Terlebih adanya orang Indonesia yang juga belajar membuat kapal selam dan jet tempur disana. Sehingga lanjut Fadli Zon hal tersebut menjadi transfer teknologi dan tidak ada ketergantungan dari teknisi Korea Selatan dalam memperbaiki alat tempur di Indonesia.

“Investasi dari Korea sampai saat ini untuk kita saat ini sangat positif untuk menciptakan tenaga kerja baru,” papar Fadli Zon.

Diketahui hingga saat ini masih ada sekitar 40 insinyur Indonesia yang masih tinggal di Korea. Mereka dibina oleh semacam dewan ahli teknologi dari Korea Selatan dalam pembuatan kapal selam dan jet tempur.

Dari pihak Korea Selatan juga sangat senang atas kerja sama yang dilakukan hingga saat ini masih berlangsung. Untuk ke depannya pihaknya berharap hubungan antara kedua pihak bisa ditingkatkan dengan prinsip saling kepercayaan.

“Saya kira anggota delegasi kami bisa mewakili eratnya hubungan antara Korea Selatan dan Indonesia telah sepakat meningkatkan hubungan menjadi hubungan kemitraan,” ungkap Ahn Gyu Back.

Ahn Gyu Back datang ke Indonesia saat itu juga di dampingi oleh beberapa parlemen di Korea Selatan, khususnya di komisi pertahanan.

 

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com