Connect with us

AGAM

MTQ Antar OPD Dan Pelajar Meriahkan HUT RI Ke 73 Di Kabupaten Agam

MTQ Antar OPD Dan Pelajar Meriahkan HUT RI Ke 73 Di Kabupaten Agam


Agam, BeritaSumbar.com-Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Agam dan pelajar se kabupaten Agam ikuti lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an, yang diadakan Pemkab Agam dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 73 dan perpindahan ibukota kabupaten Agam ke Lubuk Basung ke 25.

Kepala bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Agam Satria mengatakan pada BeritaSumbar.com. Jum’at (10/8), disela perlombaan MTQ tingkat pelajar di masjid Nurul Hidayah Padang Baru, kecamatan Lubuk Basung, kabupaten Agam, kegiatan tersebut merupakan rangkaian untuk menyemarakan HUT RI ke 73 dan perpindahan Ibukota kabupaten Agam ke Lubuk Basung ke 25, dan untuk mendorong implementasi gerakan Nagari Madani di kabupaten Agam.

“Kegiatan ini ikut dimeriahkan OPD dan para pelajar diantaranya, Sekolah Dasar (SD) sederajat dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) sederajat, ” ujar Syatria

Syatria mengatakan, kegiatan lomba MTQ antar OPD akan digelar di aula II kantor Bupati Agam, yang masing-masing OPD menunjuk 2 orang perwakilan.

Dilain itu, lomba hafizt tingkat pelajar digelar di masjid Nurul Falah, yang diikuti oleh hafizt dan hafizah utusan dari masing-masing kecamatan.

“Event keagamaan ini akan terus digiatkan ditengah-tengah masyarakat,” ulasnya.(fadil)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘1410885915625287’,
xfbml : true,
version : ‘v2.10’
});
FB.AppEvents.logPageView();
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘1410885915625287’,
xfbml : true,
version : ‘v2.10’
});
FB.AppEvents.logPageView();
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));
(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&appId=322156664622039&version=v2.3”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_GB/sdk.js#xfbml=1&version=v2.7&appId=322156664622039”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AGAM

Puluhan Tahun Dibiarkan Rusak, Warga Keluhkan Jalan Lingkar antar Jorong di Nagari Gumarang 1 Palembayan

Puluhan Tahun Dibiarkan Rusak, Warga Keluhkan Jalan Lingkar antar Jorong di Nagari Gumarang 1 Palembayan


Puluhan Tahun Dibiarkan Rusak, Warga Keluhkan Jalan Lingkar antar Jorong di Nagari Gumarang 1 PalembayanReviewed by Iskandar Rahmanon.This Is Article AboutPuluhan Tahun Dibiarkan Rusak, Warga Keluhkan Jalan Lingkar antar Jorong di Nagari Gumarang 1 PalembayanAGAM, Redaksisumbar.com – Masyarakat Kecamatan Palembayan, di jalan Daud Datuak Sinaro Jorong 1 Gumarang, mengeluhkan akses jalan lingkar Nagari yang sudah sejak puluhan tahun dibiarkan rusak parah. Selain kerusakan jalannya yang parah, hampir seluruh jalan tersebut berlobang dengan kedalamaan 10 sampai 15 cm kurang lebih. Kerusakan pada jalan itu bukan hanya menghambat perekonomian masyarakat namun […]

AGAM, Redaksisumbar.com – Masyarakat Kecamatan Palembayan, di jalan Daud Datuak Sinaro Jorong 1 Gumarang, mengeluhkan akses jalan lingkar Nagari yang sudah sejak puluhan tahun dibiarkan rusak parah. Selain kerusakan jalannya yang parah, hampir seluruh jalan tersebut berlobang dengan kedalamaan 10 sampai 15 cm kurang lebih.

Kerusakan pada jalan itu bukan hanya menghambat perekonomian masyarakat namun membahayakan para pengendara yang melintas.

Retna Nerwati, tokoh masyarakat Nagari, membeberkan “Jalan lingkar itu dari Ambacang sampai Alahan Anggang Ujung jorong 2 itu sudah dibetonisasi dari Lambah jorong 1 sampai Timalun atas pun sudah dicor, namun tinggal beberapa kilo lagi sampai saat ini warga masih menanti untuk segera lekas terealisasi, dengan jumlah penduduk yang ada di daerah itu kurang lebih 600 jiwa,” ungkapnya saat memberi informasi di forum diskusi dan sulahturahmi group Whats App Gerakan Pemuda Peduli Kecamatan Palembayan (GPPKP).

Kondisi rusaknya jalan poros antar jorong yang menghubungkan Baluka panjang dan Nagari Silungkang sepanjang Kurang lebih 3,5 km merupakan akses perekonomian masyarakat. Sebab, aktivitas warga yang hendak menggarap sawah dan ladangnya melalui jalur ini.

Jalan lingkar antar Jorong dan Nagari tersebut merupakan satu-satunya yang bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. “Mulai dari masuk arah jalan utama yaitu ruas jalan Provinsi menuju Baluka panjang yang dipadati permukiman warga termasuk menuju kantor Nagari Silungkang mesti ekstra hati-hati karena banyaknya jalan yang berlubang cukup dalam. Apalagi disaat musim penghujan seperti ini tidak sedikit yang terperosok,” kata Retna.

Foto: Jalan Jorong yang tak kunjung diperhatikan oleh pihak terkait

Hal senada diutarakan warga Kecamatan Palembayan lainnya, Anton. Menurutnya, jalan lingkar Jorong antar nagari tersebut yang menghubungkan dua Nagari itu pernah dibangun dengan coran tahun 2018 separohnya dari panjang jalan. Namun sisa kerusakan yang banyak penduduk hingga saat ini belum pernah ada perbaikan, padahal akses jalan ini merupakan akses utama perekonomian masyarakat perdesaan untk mengangkut asil pertanian.

“Itu mungkin karna Nagari Tigo Koto Silungkang (Gumarang) Luwas nagarinya…Pusing nyiak Wali membagi angaran…mana yang akan didahulukan.
Ibarat tutup kain saruang…di tarek keatas tampak kaki di tarek kabawah terbukak kepala, cuma solusinyo ditahun panas ini kita agak bijak menentukan pilihan caleg jangan rugi kita lima tahun lagi atau kedepan….salam GPPKP,” ungkapnya.

Kami dari Organisasi Gerakan Pemuda Peduli Kecamatan Palembayan cukup prihatin dan berharap pihak terkait, Pemda Kabupaten Agam, PU Agam dan Anggota DPRD Agam bisa menangapi keluhan dan keresahan masyarakat dengan kerusakan jalan lingkar di Baluka Panjang Gumarang 1 Kecamatan Palembayan kabupaten Agam ini. Karna saat warga mau ke sawah dan keladang maupun yang bekerja harus ekstra hati-hati melalui jalan ini. Apalagi disaat malam hari atau hujan, saat masyarakat setempat, para petani membawa hasil taninya, mereka harus mengeluarkan biaya tambahan yang lumayan besar untuk transportasi karna kerusakan kendaran, Misalnya,” ujar ketum GPPKP, Rusman Hakim.

Retna Nirwati menambahkan, pihaknya sudah mencoba mengkoordinasikan ini dengan pihak pemerintahan kecamatan dan mengusulkan kepada Mantan Camat, Bu Aryati, yang dulu pernah menjabat di Kecamatan Palembayan, kata beliau udah Saya Acc Retna, tapi nyatanya dana itu di duga dibelokan ke tempat yang lain dan sampai sakarang dan waktu dulu tapi belum ditanggapi serius. “Saya berharap pemerintah bisa membantu keluhan warga terkait jalan ini,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Nagari/Wali Nagari Silungkang, lskad, di colek di Group belum menjawab sampai diturunkan kabar ini, Tapi kami menduga Wali nagari akan membenarkan parahnya kerusakan jalan lingkar jorong yang menghubungkan dua Nagari. Namun mengingat kemampuan anggaran Nagari yang terbatas, pihaknya hanya bisa membangun jalan lingkar separuhnya dulu.

Beberapa minggu ini pada hari Senin, 14 Januari 2019, masyarakat Bergotong royong di jalan Daud Datuak Sinaro manuju baluka panjang (Jalan lingkar) ini, berpartisipasi membersihkan semak dan saluran air pada jalan lingkar di gumarang 1 tersebut yang di hadiri Sekretaris GPPKP Rahmat Hidayat serta Tokoh Masyarakat.

[Red]

Topik:

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

AGAM

Masyarakat Resah, Sudah 5 Bulan Tanah Terban di Kecamatan Palembayan Tak Kunjung Diperhatikan

Masyarakat Resah, Sudah 5 Bulan Tanah Terban di Kecamatan Palembayan Tak Kunjung Diperhatikan


Masyarakat Resah, Sudah 5 Bulan Tanah Terban di Kecamatan Palembayan Tak Kunjung DiperhatikanReviewed by Iskandar Rahmanon.This Is Article AboutMasyarakat Resah, Sudah 5 Bulan Tanah Terban di Kecamatan Palembayan Tak Kunjung DiperhatikanAGAM, Redaksisunbar.com – Tebing Jalan longsor menutupi setengah akses badan jalan provinsi yang berada di Jalan kecamatan Palembayan kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat, belum ada terlihat perbaikan dari PU dan BPBD Sumbar Rabu, 02 Januari 2019 ini. Redaksisumbar.com  – Tebing longsor yang berada di Jalan provinsi, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Organisasi Gerakan Pemuda Peduli […]

AGAM, Redaksisunbar.com – Tebing Jalan longsor menutupi setengah akses badan jalan provinsi yang berada di Jalan kecamatan Palembayan kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat, belum ada terlihat perbaikan dari PU dan BPBD Sumbar Rabu, 02 Januari 2019 ini.

Redaksisumbar.com  – Tebing longsor yang berada di Jalan provinsi, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.

Organisasi Gerakan Pemuda Peduli Kecamatan Palembayan (GPPKP), Ketum Rusman Hakim yang melewati jalan dilokasi longsor mengatakan kalau longsor tersebut sudah terjadi sekitar dua kali dan lima bulan yang lalu.

“Longsor pada waktu itu terjadi saat malam hari ketika hujan turun dengan deras,” katanya kepada Redaksisumbar.com, Rabu (02/01/2019).

Ia menambahkan, dari longsor itu, membawa kerusakan akses jalan masyarakat sekitar dan menimbun badan jalan provinsi yang berada di bawah.

“Namun sampai saat ini perbaikan jalan antar Nagari dan Jorong tersebut sudah dilakukan perbaikan atau pengalihan jalan, akan tetapi pembersihan badan jalan provinsi yang tertimbun oleh longsoran tanah dan berbatuan tersebut belum ada realisasi pemulihan atau pembersihan dari pihak pemerintahan PU dan BPBD Sumbar,” jelasnya.

Rusman Hakim : Tanah Terban di Jalan Status Privinsi di Kecamatan Palembayan

Agusmanto, perantau Batam yang berasal dari Palembayan juga pulang kampung pada liburan akhir tahun ini juga menyayangkan atas keterlambatan pihak terkait untuk pembersihan longsoran pada badan jalan, Agus, melontarkan komentarnya di Group Whats App kampuang tacinto GPPKP,
“jalan ini udah di perlebar dan di perbaiki udah bagus,
Dengan dana miliran..
Tetapi kenapa untuk merawatnya tidak ada..??
Kalau tidak ada perawatan sebentar aja udah rusak
Sungguh di sayangkan,” ungkapanya.

Demi kepentingan orang banyak ini GPPKP mengharapakan agar pihak terkait, PU dan BPBD Sumbar supaya segera menanggapi pembersihan badan jalan provinsi yang sudah lama menutupi badan jalan ini. Tidak itu saja beberapa titik jalan provinsi kecamatan palembayan juga di temukan badan jalan yang amblas dan longsor, kurang lebih 7 titik badan jalan longsor yang mengakibatkan dampak yang buruk parahnya lagi jalan tersebut bisa saja putus kalau dibiarkan belama-lama tanpa ada perbaikan.

Jalan provinsi di kecamatan palembayan ini adalah jalan akses terdekat masyarakat Pasaman Barat ke Kota Bukittinggi maupun ke Provinsi Riau, kalau melewati lubuk basung atau kelok 44 akan menempuh jalan lebih jauh lagi bagi masyarakat Pasaman Barat ke Bukittinggi.

Semoga perbaikan jalan provinsi di Kecamatan Palembayan ini tetap berlanjut setiap tahunnya dari pemerintahan Sumbar dan pusat menguncurkan anggaran, akses jalan untuk orang banyak ini kurang lebih 38.272 Jiwa dan 8.492 KK dengan panjang jalan 70 KM, Palembayan – Matur 35 Km, Palembayan – Simpang Patai Palupuh 12 Km dan Palembayan – Padang Koto gadang 23 Km Kurang lebih, Saat ini 2018 sudah di lakukan perbaikan -+ 4 Km dari PU Sumbar.

[Red/Tim]

Topik: , ,

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

AGAM

Surat yang disampaikan Ketum GPPKP Kepada Presiden RI, Ternyata Mangkus!

Surat yang disampaikan Ketum GPPKP Kepada Presiden RI, Ternyata Mangkus!


Surat yang disampaikan Ketum GPPKP Kepada Presiden RI, Ternyata Mangkus!Reviewed by Iskandar Rahmanon.This Is Article AboutSurat yang disampaikan Ketum GPPKP Kepada Presiden RI, Ternyata Mangkus!AGAM, Redaksisumbar.com – Pembangunan jalan raya utama kecamatan Palembayan sepanjang 52 Km lebih dipercepat tahun 2019 mendatang dengan menambahan kucuran Dana Perimbangan Pusat dan APBD Provinsi Sumbar. Utuk melihat dari dekat kondisi jalan Pelembayan, Bupati Agam Indra Catri, membawa langsung beberapa orang pejabat jajaran kementerian ke lokasi Senin(17/12/2018), diantaranya dari Kementerian PUPR, Kemenko Maritim, Kementerian […]

AGAM, Redaksisumbar.com – Pembangunan jalan raya utama kecamatan Palembayan sepanjang 52 Km lebih dipercepat tahun 2019 mendatang dengan menambahan kucuran Dana Perimbangan Pusat dan APBD Provinsi Sumbar.

Utuk melihat dari dekat kondisi jalan Pelembayan, Bupati Agam Indra Catri, membawa langsung beberapa orang pejabat jajaran kementerian ke lokasi Senin(17/12/2018), diantaranya dari Kementerian PUPR, Kemenko Maritim, Kementerian SDM, Kementerian Perhubungan dan Dinas PUTR Sumbar, didampingi Dinas PU Agam, Kadishub.Agam dan beberapa OPD Pemkab.

“Rencananya tahun 2019, melalui Dana Perimbangan Pusat dan APBD Provinsi Sumbar, kita akan mendapatkan tambahan kucuran dana untuk pelebaran jalan di Palembayan,” Ujar Bupati Agam DR. Indra Catri saat melakukan kunjungan.

Ada tiga titik percepatan jalan yang sedang dan akan dibangun di Kecamatan Palembayan, yaitu jalan Padang Koto Gadang- Palembayan, Matur- Palembayan dan Palembayan-Simpang Patai.

Namun prioritas kita tahun ini adalah untuk meretas tebing-tebing yang ada di areal ruas jalan, terutama yang rawan longsor.

Dari tiga ruas jalan tersebut alokasi anggaranya, Padang Koto Gadang-Palembayan dana APBD provinsi Rp6,891 Miliar dengan panjang jalan 2,50 kilometer, dari dana Perimbangan/APBN Rp. 25,675 Miliar untuk 8,3 Km.

Untuk ruas jalan Matur-Palembayan direncanakan pada tahun 2019 akan dialokasikan kembali dana APBD provinsi sebesar Rp. 4,9 miliar, untuk panjang jalan 1,127 kilometer, ditambah dana perimbangan pusat sebesar Rp.23,3 miliar untuk 7,5 kilometer.

Ruas jalan Palembayan – Simpang Patai tahun 2018, sudah dianggarkan dana sebesar Rp. 3,193 milar dengan panjang jalan 750 meter.Tahun 2019 APBD akan menambah alokasi dana sebesar Rp. 5,075 miliar, dengan panjang jalan 1,50 kilometer, ditambah dengan dana perimbangan sebesar Rp.24,9 miliar, sepanjang 8 kilometer.

Sementara itu Kepala Dinas PUTR Sumbar Fathol Bahri, menyebutkan, kedatangan tim pusat ke Kabupaten Agam dalam rangka peninjauan untuk menyikapi program percepatan infrastruktur jalan yang diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Agam untuk tahun anggaran 2019.

“Kita melihat Palembayan sangat kurang sektor perhubungannya, sementara dari sisi lokasi justru sangat strategis, karena berada di areal penghubung antar kabupaten dan bisa masuk ke jalan Nasional,” Ujar Fathol.

Organisasi Gerakan Pemuda Peduli Kecamatan Palembayan (GPPKP)

Ketua Pemuda Gerakan Pemuda Peduli Kecamatan Palembayan (GPPKP) ,Rusman Hakim mengatakan, Jalan raya Palembayan sejak ditingkatkan statusnya dari jalan kabupaten ke jalan provinsi, mulai empat tahun lalu dibangun setiap tahun menggunakan dana APBD Sumbar dengan sistem multi year, namun dana itu minim dibanding kondisi dan panjang jalan, dana itu hanya mampu memuluskan jalan setiap tahun sekitar 3 km, sehingga sampai saat ini masih banyak kondisi jalan yang rusak.

“Kalau hanya dibangun 3 km pertahun, pembangunanya akan selesai sekitar 20 tahun mendatang, oleh karena itu masyarakat sangat mengaperesiasi upaya percepatan pembangunanya oleh pemerintah pusat maupun daerah,” Kata Rusman Hakim.

Sebelumnya, GPPKP juga pernah mengajukan usul percepatan jalan tersebut dengan memberikan surat surat kepada Jokowi melalui Menteri PUPR beberapa waktu lalu, pada kesempatan presiden berkunjung ke Sumbar sekaligus menghadiri puncak hari pers nasional (HPN) pada (8/02/2018) yang lalu.

[Red/Tim]

Topik:

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com