Connect with us

Ekonomi

Memenuhi Kebutuhan Konsumen, Advan s6 Plus Dijual Rp762.500

Memenuhi Kebutuhan Konsumen, Advan s6 Plus Dijual Rp762.500


Advan S6. (*)

JAKARTA – Dalam memenuhi kebutuhan konsumen, Advan Indonesia kembali menggelar flashsale Advan s6 Plus di Shopee, 19 Maret 2019 seharga Rp762.500. Pada flashsale kali ini konsumen mendapatkan banyak keuntungan cashback, hingga bebas biaya kirim.

Sebelumnya, pada 27 Februari 2019 Advan s6 Plus habis terjual. Target belasan ribu, habis diserbu oleh konsumen. Saat itu memang penjualan hanya dilakukan di salah satu e-commerce tanah air dalam satu hari dengan harga Rp799 ribu harga normal Rp888 ribu. Pada 19 Maret 2019, Advan s6 Plus dijual khusus di Shopee hanya Rp762.500.

Dijelaskan oleh Public Relations Advan Indonesia, Mohamad Ilham Pratama Minggu (17/3) di Jakarta, respon konsumen yang ingin memiliki Advan s6 Plus hingga seat ini terus meningkat. Guna memenuhi kebutuhan tersebut, Advan memberikan harga special yang lebih terjangkau bagi pelanggan.

“Smartphone Advan s6 Plus harga normal dijual Rp888 ribu, khusus 19 Maret 2019 mulai 12.00 WIB, dijual dengan harga spesial hanya Rp762.500 yang dijual cepat melalui toko online Shopee,” jelasnya.

Menurut Ilham, bagi konsumen yang membeli Advan s6 Plus di Shopee, pada Selasa 19 Maret 2019, akan mendapatkan bebas ongkos kirim (free ongkir). Dan, cashback Rp 50 ribu dengan mencamtumkan kode promo “ADVANS6PLUS”. Jangan lewatkan kesempatan ini, karena flashsale di Shopee akan mendapatkan keuntungan lebih.

Advan s6 Plus diluncurkan pada Selasa, 26 Februari 2019. Produk terbaru dari brand kebanggan Indonesia sebagai top ke-5 market smartphone tanah air. Mengusung OS Android GO dilengkapi pendeteksi wajah, layar 5,5 inci rasio 18:9. Dengan Android GO, performa menjadi lebih optimal, tanpa kendala dukungan RAM 1GB dan ROM 8 GB.

Dengan memiliki Advan s6 Plus, konsumen memiliki smartphone layar lebar 5,5 inci full view display. Dengan layar lebar cocok menonton video atau beragam aktivitas sehari-hari yang mengasyikan dengan dukungan jaringan teknologi 4G LTE.

Selain itu yang menarik pada smartphone S6 plus ini telah dibekali system keamanan pendeteksi wajah atau Face ID. Membuka layar dengan cepat cukup mengenali wajah pengguna. (sm)



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Imperva Luncurkan DDoS Srubbing Cantar di Indonesia

Imperva Luncurkan DDoS Srubbing Cantar di Indonesia


Chris Wood Wakil Presiden Regional, APJ Imperva, Erwin Urip, Direktur BPT, pada peluncuran Imparva DDoS Scrubbing Center pertama di lndonesia, Kamis (21/3). (*)

JAKARTA – Imperva inc, sebagai perusahaan cybersecurity terdepan pelindung data business critical organisasi, resmi luncurkan DDoS Scrubbing Center pertama di Indonesia. Hal ini merupakan komitmen perusahaan emberikan total perlindungan dari ancaman DDoS khususnya pelaku bisnis sektor perbankan, finansial, e-commerce, dan pemerintah.

Chris Wood Wakil Presiden Regional, APJ Imperva kepada Singgalang di Jakarta Kamis (21/3) menyatakan, teknik serangan DDoS kini terus berkembang dan semakin canggih. Hal ini Imperva, memiliki teknologi yang lebih canggih dengan menyediakan ruang dan kapasitas besar untuk menangani serangan yang lebih hebat yang akan terjadi.

“Melalui Point of Presence (PoPs) dan salah satu strategis, dengan membangun Scrubbing Center di Indonesia memberikan perlindungan keamanan bagi semua pelanggan,” katanya.

Komitmen Imperva membangun scrubbing center di indonesia ini tentunya sejalan dengan Peraturan Pemerintah Indonesia No. 82 tahun 2012 yang salah satunya pasalnya mewajibkan para penyelenggara sistem elektronik untuk menempatkan pusat datanya di Indonesia.

Adanya Scrubbing Center di indonesia juga membuat aktivitas lebih mudah dan cepat dalam memfilter trafik DDoS dan hanya mengirim trafik yang bersih ke web server pelanggan. Dengan adanya Srubbing Center di dalam negeri ini pelanggan tidak perlu mempunyai bandwidth internet yang besar dan juga tidak tergantung dengan iSP yang digunakan.

Disampaikan oleh Erwin Urip, Direktur BPT ”Saat ini pelaku bisnis dihadapkan pada tantangan untuk mengatasi ancaman kejahatan siber yang semakin meningkat, salah satunya serangan DDos yang sangat kuat dan bahkan mencapai kecepatan tertinggi 1.7 Tbs pada awal tahun lalu. Selain itu serangan DDoS dapat menyebabkan kerugian sebesar $40,000 per jamnya jika terjadi.

Dengan hadirnya Scrubbing Center di Indonesia serangan DDoS dapat diidentifikasi dan dimintigasi dengan cepat. BPT menjadi garda depan distribusi solusi lmperva kepada pelanggan dengan kehadiran Imparva Scrubbing Center di lndonesia.

Layanan perlindungan DDoS Imperva memberikan berbagai sisi pertahanan dari DDOS, dan memberikan perlindungan terbaik secara meyneluruh dari semua serangan DDoS. Sehingga aset online yang bersifat kritis dapat terlindungi dari semu ancaman. (sm)



Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

Imperva Luncurkan DDoS Srubbing Center di Indonesia

Imperva Luncurkan DDoS Srubbing Cantar di Indonesia


Chris Wood Wakil Presiden Regional, APJ Imperva, Erwin Urip, Direktur BPT, pada peluncuran Imparva DDoS Scrubbing Center pertama di lndonesia, Kamis (21/3). (*)

JAKARTA – Imperva inc, sebagai perusahaan cybersecurity terdepan pelindung data business critical organisasi, resmi luncurkan DDoS Scrubbing Center pertama di Indonesia. Hal ini merupakan komitmen perusahaan emberikan total perlindungan dari ancaman DDoS khususnya pelaku bisnis sektor perbankan, finansial, e-commerce, dan pemerintah.

Chris Wood Wakil Presiden Regional, APJ Imperva kepada Singgalang di Jakarta Kamis (21/3) menyatakan, teknik serangan DDoS kini terus berkembang dan semakin canggih. Hal ini Imperva, memiliki teknologi yang lebih canggih dengan menyediakan ruang dan kapasitas besar untuk menangani serangan yang lebih hebat yang akan terjadi.

“Melalui Point of Presence (PoPs) dan salah satu strategis, dengan membangun Scrubbing Center di Indonesia memberikan perlindungan keamanan bagi semua pelanggan,” katanya.

Komitmen Imperva membangun scrubbing center di indonesia ini tentunya sejalan dengan Peraturan Pemerintah Indonesia No. 82 tahun 2012 yang salah satunya pasalnya mewajibkan para penyelenggara sistem elektronik untuk menempatkan pusat datanya di Indonesia.

Adanya Scrubbing Center di indonesia juga membuat aktivitas lebih mudah dan cepat dalam memfilter trafik DDoS dan hanya mengirim trafik yang bersih ke web server pelanggan. Dengan adanya Srubbing Center di dalam negeri ini pelanggan tidak perlu mempunyai bandwidth internet yang besar dan juga tidak tergantung dengan iSP yang digunakan.

Disampaikan oleh Erwin Urip, Direktur BPT ”Saat ini pelaku bisnis dihadapkan pada tantangan untuk mengatasi ancaman kejahatan siber yang semakin meningkat, salah satunya serangan DDos yang sangat kuat dan bahkan mencapai kecepatan tertinggi 1.7 Tbs pada awal tahun lalu. Selain itu serangan DDoS dapat menyebabkan kerugian sebesar $40,000 per jamnya jika terjadi.

Dengan hadirnya Scrubbing Center di Indonesia serangan DDoS dapat diidentifikasi dan dimintigasi dengan cepat. BPT menjadi garda depan distribusi solusi lmperva kepada pelanggan dengan kehadiran Imparva Scrubbing Center di lndonesia.

Layanan perlindungan DDoS Imperva memberikan berbagai sisi pertahanan dari DDOS, dan memberikan perlindungan terbaik secara meyneluruh dari semua serangan DDoS. Sehingga aset online yang bersifat kritis dapat terlindungi dari semu ancaman. (sm)



Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

Tahun Depan Pemerintah Wacanakan Pertamax Disubsidi, Premium Tidak

Harga Pertamax Naik, Jadi Rp9.500/Liter


Pertamax (net)

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana memberikan subsidi pada BBM jenis Pertamax di tahun 2020.

“Ada wacana subsidi mau dibalik, jadi Premium tidak dapat subsidi tapi Pertamax yang diberikan subsidi,” kata Menteri ESDM Ignasius Jonan di Gedung Nusantara I, DPR, seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Selasa (19/3).

Menurut Jonan hal tersebut adalah usulan dari beberapa legislator di Komisi VII. Alasan memberikan subsidi pada Pertamax agar masyarakat akan banyak menggunakan bahan bakar minyak yang ramah lingkungan.

Lebih lanjut, Jonan mengatakan bahwa wacana tersebut akan bisa diajukan pada Rencana APBN 2020. “Usulan tersebut akan coba kami lihat pada APBN 2020 nanti,” kata Jonan kepada okezone.

Sebelumnya, Rapat Panitia Kerja Badan Anggaran DPR menyetujui alokasi subsidi energi sebesar Rp157,79 triliun dalam RAPBN 2019, atau mengalami kenaikan Rp1,25 triliun, dari draf awal Rp156,5 triliun. “Bisa kita setujui subsidi BBM Rp100,68 triliun dan subsidi listrik Rp57,1 triliun,” kata Ketua Panja Said Abdullah.

Pagu subsidi energi ini telah mempertimbangkan kenaikan asumsi kurs dari sebelumnya Rp14.400 per dolar AS ke Rp14.500 per dolar AS dengan asumsi harga ICP minyak USD70 per barel.

Subsidi energi ini terdiri atas subsidi BBM dan LPG tabung 3 kilogram sebesar Rp100,68 triliun dengan rincian untuk BBM sebesar Rp33,3 triliun, LPG tabung 3 kilogram sebesar Rp72,32 triliun, serta mencakup carry over Rp5 triliun. (aci)



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com