Connect with us

AGAM

Mantapkan Langkah Maju Menuju DPRD Provinsi Sumatera Barat, Donny Andri Magek Piliang Usung Visi LIMA

Mantapkan Langkah Maju Menuju DPRD Provinsi Sumatera Barat, Donny Andri Magek Piliang Usung Visi LIMA


Agam,BeritaSumbar.com,- Donny Andri Magek Piliang yang akrab di sapa donny magek pada pemilu 2019 nanti memantapkan langkah maju dengan partai Hanura. Donny Magek Piliang maju untuk calon anggota Legislatif Tingkat 1 Sumatera Barat dapil 3 (Agam Dan Kota Bukittinggi).

Donny Andri Magek yang juga mantan aktifis 98 ini maju dengan mengusung visi LIMA yang mana diuraikan Donny Magek :
(L) Lima Waktu sehari Semalam Jangan ditinggalkan
(I) Iman didada semakin diteguhkan
(M) Masyarakat makmur dan Berkeadilan mari diwujudkan
(A) Asah Asih Asuh Ayomi baik sumber daya alam maupun sumberdaya manusia.

Kembali menggiatkan aktifitas surau merupakan salah satu wadah untuk menggembleng atau melatih diri menghidupkan eksistesi Tuhan (Allah Swt) dalam diri setiap individu dan generasi. Hal ini dilakukan tanpa mengabaikan azaz toleransi,kebersamaan dan SARA,cerita Donny Andri Magek Piliang kepada beritaSumbar.com.

Keimanan adalah suatu terminologi akan kepribadian dalam mengewejantahkan nilai ketauhidan dalam diri setiap insan dan sekaligus alat pengikat dan pengontrol dalam menjaga keseimbangan duniawi dan ukhrawi, termasuk di dalamnya menjaga keseimbangan ekosistem sebagai anugerah Lillahirabbal ‘alamiin untuk sepanjang masa dan untuk setiap generasi sampai akhir zaman nanti.

Legislatif sebagai wadah perwakilan rakyat yang harus peka terhadap keluh kesah rakyat sudah seharusnya anggota legislatif tersebut meneguhkan iman atas segala godaan yang akan menciderai kinerjanya.

Kemiskinan dan ketidak adilan adalah awal/sumber kekufuran yang sudah seharusnya dipangkas dengan mendorong para eksekutif ditingkat provinsi membuat terobosan dengan berbagai program pemberdayaan sumber perekonomian rakyat untuk kemakmuran sesuai sila kedua dan kelima Pancasila.

Sebagai provinsi yang kehidupan masyarakatnya berbasis pertanian sudah seharusnya pemerintah provinsi Sumatera Barat memperdulikan kehidupan petani dengan produksi taninya. Legislatif bersama eksekutif harus melahirkan perda provinsi Sumatera Barat sebagai turunan dari Undang Undang RI No. 19/2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani sebagai landasan hukum perumusan, pelaksanaan, penganggaran dan pengawasan serta follow up program pertanian.

Sementara Visi tentang Asah, asih, dan asuh merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan. Seorang pemimpin tidak bisa hanya memiliki salah satunya. Ketika hanya memiliki salah satunya, tujuan yang ingin dicapai pasti akan sulit. Maka dari itu, sangat penting seorang pemimpin memiliki sifat asah, asih, dan asuh untuk mencapai tujuan bersama suatu organisasi atau suatu kelompok.

Menjadi pemimpin itu tidak harus mengedepankan arogansi atau memimpin dengan berkata kasar. Karena sebenarnya memimpin itu adalah mendidik, menasehati, dan menyentuh hati. Dan sebelum dapat mencapai sorang pemimpin yang memiliki sifat asah, asih, dan asuh, ada baiknya seorang pemimpin mampu untuk memimpin dirinya sendiri terlebih dahulu ujar Donny Magek menutup ceritanya dengan beritasumbar disalah satu warung kopi di Payakumbuh kemaren.(red)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘1410885915625287’,
xfbml : true,
version : ‘v2.10’
});
FB.AppEvents.logPageView();
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘1410885915625287’,
xfbml : true,
version : ‘v2.10’
});
FB.AppEvents.logPageView();
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));
(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&appId=322156664622039&version=v2.3”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_GB/sdk.js#xfbml=1&version=v2.7&appId=322156664622039”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AGAM

Masyarakat Resah, Sudah 5 Bulan Tanah Terban di Kecamatan Palembayan Tak Kunjung Diperhatikan

Masyarakat Resah, Sudah 5 Bulan Tanah Terban di Kecamatan Palembayan Tak Kunjung Diperhatikan


Masyarakat Resah, Sudah 5 Bulan Tanah Terban di Kecamatan Palembayan Tak Kunjung DiperhatikanReviewed by Iskandar Rahmanon.This Is Article AboutMasyarakat Resah, Sudah 5 Bulan Tanah Terban di Kecamatan Palembayan Tak Kunjung DiperhatikanAGAM, Redaksisunbar.com – Tebing Jalan longsor menutupi setengah akses badan jalan provinsi yang berada di Jalan kecamatan Palembayan kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat, belum ada terlihat perbaikan dari PU dan BPBD Sumbar Rabu, 02 Januari 2019 ini. Redaksisumbar.com  – Tebing longsor yang berada di Jalan provinsi, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Organisasi Gerakan Pemuda Peduli […]

AGAM, Redaksisunbar.com – Tebing Jalan longsor menutupi setengah akses badan jalan provinsi yang berada di Jalan kecamatan Palembayan kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat, belum ada terlihat perbaikan dari PU dan BPBD Sumbar Rabu, 02 Januari 2019 ini.

Redaksisumbar.com  – Tebing longsor yang berada di Jalan provinsi, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.

Organisasi Gerakan Pemuda Peduli Kecamatan Palembayan (GPPKP), Ketum Rusman Hakim yang melewati jalan dilokasi longsor mengatakan kalau longsor tersebut sudah terjadi sekitar dua kali dan lima bulan yang lalu.

“Longsor pada waktu itu terjadi saat malam hari ketika hujan turun dengan deras,” katanya kepada Redaksisumbar.com, Rabu (02/01/2019).

Ia menambahkan, dari longsor itu, membawa kerusakan akses jalan masyarakat sekitar dan menimbun badan jalan provinsi yang berada di bawah.

“Namun sampai saat ini perbaikan jalan antar Nagari dan Jorong tersebut sudah dilakukan perbaikan atau pengalihan jalan, akan tetapi pembersihan badan jalan provinsi yang tertimbun oleh longsoran tanah dan berbatuan tersebut belum ada realisasi pemulihan atau pembersihan dari pihak pemerintahan PU dan BPBD Sumbar,” jelasnya.

Rusman Hakim : Tanah Terban di Jalan Status Privinsi di Kecamatan Palembayan

Agusmanto, perantau Batam yang berasal dari Palembayan juga pulang kampung pada liburan akhir tahun ini juga menyayangkan atas keterlambatan pihak terkait untuk pembersihan longsoran pada badan jalan, Agus, melontarkan komentarnya di Group Whats App kampuang tacinto GPPKP,
“jalan ini udah di perlebar dan di perbaiki udah bagus,
Dengan dana miliran..
Tetapi kenapa untuk merawatnya tidak ada..??
Kalau tidak ada perawatan sebentar aja udah rusak
Sungguh di sayangkan,” ungkapanya.

Demi kepentingan orang banyak ini GPPKP mengharapakan agar pihak terkait, PU dan BPBD Sumbar supaya segera menanggapi pembersihan badan jalan provinsi yang sudah lama menutupi badan jalan ini. Tidak itu saja beberapa titik jalan provinsi kecamatan palembayan juga di temukan badan jalan yang amblas dan longsor, kurang lebih 7 titik badan jalan longsor yang mengakibatkan dampak yang buruk parahnya lagi jalan tersebut bisa saja putus kalau dibiarkan belama-lama tanpa ada perbaikan.

Jalan provinsi di kecamatan palembayan ini adalah jalan akses terdekat masyarakat Pasaman Barat ke Kota Bukittinggi maupun ke Provinsi Riau, kalau melewati lubuk basung atau kelok 44 akan menempuh jalan lebih jauh lagi bagi masyarakat Pasaman Barat ke Bukittinggi.

Semoga perbaikan jalan provinsi di Kecamatan Palembayan ini tetap berlanjut setiap tahunnya dari pemerintahan Sumbar dan pusat menguncurkan anggaran, akses jalan untuk orang banyak ini kurang lebih 38.272 Jiwa dan 8.492 KK dengan panjang jalan 70 KM, Palembayan – Matur 35 Km, Palembayan – Simpang Patai Palupuh 12 Km dan Palembayan – Padang Koto gadang 23 Km Kurang lebih, Saat ini 2018 sudah di lakukan perbaikan -+ 4 Km dari PU Sumbar.

[Red/Tim]

Topik: , ,

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

AGAM

Surat yang disampaikan Ketum GPPKP Kepada Presiden RI, Ternyata Mangkus!

Surat yang disampaikan Ketum GPPKP Kepada Presiden RI, Ternyata Mangkus!


Surat yang disampaikan Ketum GPPKP Kepada Presiden RI, Ternyata Mangkus!Reviewed by Iskandar Rahmanon.This Is Article AboutSurat yang disampaikan Ketum GPPKP Kepada Presiden RI, Ternyata Mangkus!AGAM, Redaksisumbar.com – Pembangunan jalan raya utama kecamatan Palembayan sepanjang 52 Km lebih dipercepat tahun 2019 mendatang dengan menambahan kucuran Dana Perimbangan Pusat dan APBD Provinsi Sumbar. Utuk melihat dari dekat kondisi jalan Pelembayan, Bupati Agam Indra Catri, membawa langsung beberapa orang pejabat jajaran kementerian ke lokasi Senin(17/12/2018), diantaranya dari Kementerian PUPR, Kemenko Maritim, Kementerian […]

AGAM, Redaksisumbar.com – Pembangunan jalan raya utama kecamatan Palembayan sepanjang 52 Km lebih dipercepat tahun 2019 mendatang dengan menambahan kucuran Dana Perimbangan Pusat dan APBD Provinsi Sumbar.

Utuk melihat dari dekat kondisi jalan Pelembayan, Bupati Agam Indra Catri, membawa langsung beberapa orang pejabat jajaran kementerian ke lokasi Senin(17/12/2018), diantaranya dari Kementerian PUPR, Kemenko Maritim, Kementerian SDM, Kementerian Perhubungan dan Dinas PUTR Sumbar, didampingi Dinas PU Agam, Kadishub.Agam dan beberapa OPD Pemkab.

“Rencananya tahun 2019, melalui Dana Perimbangan Pusat dan APBD Provinsi Sumbar, kita akan mendapatkan tambahan kucuran dana untuk pelebaran jalan di Palembayan,” Ujar Bupati Agam DR. Indra Catri saat melakukan kunjungan.

Ada tiga titik percepatan jalan yang sedang dan akan dibangun di Kecamatan Palembayan, yaitu jalan Padang Koto Gadang- Palembayan, Matur- Palembayan dan Palembayan-Simpang Patai.

Namun prioritas kita tahun ini adalah untuk meretas tebing-tebing yang ada di areal ruas jalan, terutama yang rawan longsor.

Dari tiga ruas jalan tersebut alokasi anggaranya, Padang Koto Gadang-Palembayan dana APBD provinsi Rp6,891 Miliar dengan panjang jalan 2,50 kilometer, dari dana Perimbangan/APBN Rp. 25,675 Miliar untuk 8,3 Km.

Untuk ruas jalan Matur-Palembayan direncanakan pada tahun 2019 akan dialokasikan kembali dana APBD provinsi sebesar Rp. 4,9 miliar, untuk panjang jalan 1,127 kilometer, ditambah dana perimbangan pusat sebesar Rp.23,3 miliar untuk 7,5 kilometer.

Ruas jalan Palembayan – Simpang Patai tahun 2018, sudah dianggarkan dana sebesar Rp. 3,193 milar dengan panjang jalan 750 meter.Tahun 2019 APBD akan menambah alokasi dana sebesar Rp. 5,075 miliar, dengan panjang jalan 1,50 kilometer, ditambah dengan dana perimbangan sebesar Rp.24,9 miliar, sepanjang 8 kilometer.

Sementara itu Kepala Dinas PUTR Sumbar Fathol Bahri, menyebutkan, kedatangan tim pusat ke Kabupaten Agam dalam rangka peninjauan untuk menyikapi program percepatan infrastruktur jalan yang diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Agam untuk tahun anggaran 2019.

“Kita melihat Palembayan sangat kurang sektor perhubungannya, sementara dari sisi lokasi justru sangat strategis, karena berada di areal penghubung antar kabupaten dan bisa masuk ke jalan Nasional,” Ujar Fathol.

Organisasi Gerakan Pemuda Peduli Kecamatan Palembayan (GPPKP)

Ketua Pemuda Gerakan Pemuda Peduli Kecamatan Palembayan (GPPKP) ,Rusman Hakim mengatakan, Jalan raya Palembayan sejak ditingkatkan statusnya dari jalan kabupaten ke jalan provinsi, mulai empat tahun lalu dibangun setiap tahun menggunakan dana APBD Sumbar dengan sistem multi year, namun dana itu minim dibanding kondisi dan panjang jalan, dana itu hanya mampu memuluskan jalan setiap tahun sekitar 3 km, sehingga sampai saat ini masih banyak kondisi jalan yang rusak.

“Kalau hanya dibangun 3 km pertahun, pembangunanya akan selesai sekitar 20 tahun mendatang, oleh karena itu masyarakat sangat mengaperesiasi upaya percepatan pembangunanya oleh pemerintah pusat maupun daerah,” Kata Rusman Hakim.

Sebelumnya, GPPKP juga pernah mengajukan usul percepatan jalan tersebut dengan memberikan surat surat kepada Jokowi melalui Menteri PUPR beberapa waktu lalu, pada kesempatan presiden berkunjung ke Sumbar sekaligus menghadiri puncak hari pers nasional (HPN) pada (8/02/2018) yang lalu.

[Red/Tim]

Topik:

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

AGAM

Pengerjaan Jembatan Lubuk Gadang (Jalan Provinsi) Kecamatan Palembayan, Terbengkalai

Pengerjaan Jembatan Lubuk Gadang (Jalan Provinsi) Kecamatan Palembayan, Terbengkalai


Pengerjaan Jembatan Lubuk Gadang (Jalan Provinsi) Kecamatan Palembayan, TerbengkalaiReviewed by Redaksion.This Is Article AboutPengerjaan Jembatan Lubuk Gadang (Jalan Provinsi) Kecamatan Palembayan, TerbengkalaiPalembayan, Agam. Redaksisumbar.com -Keseriusan PT.Sinatria Inti Surya (SIS) selaku kontraktor pelaksana yang mengerjakan kelanjutan proyek Jembatan Lubuk gadang dipertanyakan. Pasalnya, tidak terlihat kemajuan proyek tersebut sejak pengerjaannya dimulai lagi Senin, 26/11 ini setelah sempat terhenti selama kurang lebih dua minggu. Organisasi Gerakan Pemuda Peduli Kecamatan Palembayan (GPPKP) selain menyoroti dan kontrol sosial peduli kampungnya kelambanan PT.Sinatria inti […]

Palembayan, Agam. Redaksisumbar.com -Keseriusan PT.Sinatria Inti Surya (SIS) selaku kontraktor pelaksana yang mengerjakan kelanjutan proyek Jembatan Lubuk gadang dipertanyakan. Pasalnya, tidak terlihat kemajuan proyek tersebut sejak pengerjaannya dimulai lagi Senin, 26/11 ini setelah sempat terhenti selama kurang lebih dua minggu.

Organisasi Gerakan Pemuda Peduli Kecamatan Palembayan (GPPKP) selain menyoroti dan kontrol sosial peduli kampungnya kelambanan PT.Sinatria inti Surya selaku pemenang tender proyek senilai Rp 4.822.462.000 miliar itu, juga mendesak Dinas PUPR Sumbar untuk lebih tegas menekan pihak rekanan agar benar-benar fokus dalam pengerjaan fisik jembatan ketimbang yang lain-lainnya.

“Kami Organisasi Gerakan Pemuda Peduli Kecamatan Palembayan(GPPKP)masih meragukan selesai pengerjaan Jembatan lubuk gadang(Jalan provinsi Sumbar)sesuai target pengerjaan dan nyatanya di lapangan memang diluar target pengerjaan yang di tentukan, tangal kontrak 19 April 2018 dengan waktu 210 (Dua ratus sepuluh hari) hari pelaksaan kalender. Sebab, dari informasi yang diperoleh progres fisik jembatan tersebut masih minim. Hanya satu digit dari sejak pengerjaan lanjutan dimulai,” terang Rusman Hakim, Ketua Umum GPPKP, Jumat (30/11/2018) jawabannya ke Redaksisumbar.com

Organisasi GPPKP mendesak buat anggota DPRD dapil ll Kabupaten Agam dan DPRD Sumbar Dapil Kabupaten Agam tidak tinggal diam dan Bungkam dengan polimik terhentinya Pengerjaan Jembatan Lubuk gadang Jalan Provinsi di Kecamatan Palembayan ini agar masyarakat tidak menduga duga adanya Kongkalingkong pengerjaan jembatan lubuk gadang dari pihak terkait.

Bagi caleg anggota Dewan saatnyalah turun dan bersuara membela kepentingan masyarakat banyak ini karna cukup banyak aspirasi masyarakat yang bisa di bantu untuk baik perkonomian, sosial dan pendidikan yang masih perlu kontrol sosial di bandingkan hanya sekedar pilih saya dengan teriakan tampa peran di lapangan,”Ungkap Ketum GPPKP Rusman Hakim.

Menurut Zulkifli, kontraktor pelaksana di hubungi lewat selulernya menangapi persolaan terhenti pengerjaan jembatan di sebabkan terkendala modal dan beberapa minggu sebelumnya memeng terkendala dengan pembayaran gaji pekerja atau tukang dan saat ini Kamis, 29/11 sudah mulai di atasi pembayarannya atau gaji pekerja dan saat ini masih tinggal satu juta lebih, Insyaallah senin depan akan kita selesaikan dan pengerjaan jembatan tersebut,”Unkapnya.

“Informasi yang kami dapatkan saat Ketum GPPKP melapor dengan Pimpro Yurizal PPTK PU Sumbar. Bahwa pekerjaan itu terhenti memang di karenakan pembayaran gaji pekerja terkendala. Dimana pengerjaan yang terhenti pada dua minggu yang lalu, lanjut di dikerjakan Senin kemaren masih terkendala juga karena salah satu penyandang dana lagi kemalangan,” Istrinya meninggal makanya di tunda lagi. Inilah, yang membuat lambannya dalam pengerjaan proyek jembatan itu,” ungkapnya.

Aktivis Pemuda ini menyebut, untuk memacu pembangunan jembatan tersebut, dinas terkait sudah diminta agar kontraktor mengerjakannya nonstop selama 24 jam, tentunya dengan sistem shiff.

“Pengerjaan jembatan itu pasti membutuhkan waktu yang cukup pajang. Biasanya, untuk pengerjaan jembatan yang belum selesai ini agar baik, setidaknya pengerjaan itu membutuhkan waktu, setidaknya akir tahun ini atau sebulan,” terang Yurizal yang mengaku pesimis pengerjaan 2018 ini akan tercapai sesuai target.

Tidak Urgen,

Sebelumnya, kalangan Tokoh Masyarakat lainnya juga mengaku pesimis proyek jembatan lubuk gadang yang menghubungkan Pasaman Barat ke Matur dan Bukittinggi,Provinsi Riau itu bisa selesai sesuai target yakni dalam tahun 2018 ini. Datuak Palimo, ngotol dan kesal dengan Janji-janji,” Kaba nyo senin ka salasa,salasa ka rabu ,,bko mingu la libur lo….ma’af snak…brati kto msih di paolok2 kan nyo sanak…dunsanak se kecamatan palembayan basatu la kito…..basamo la kito jan la di bia kan model ko juo kmpng kito..”- Kabarnya hari Senin ke Selasa, Selasa ke Minggu namun libur pula… Maaf kerabat… Berarti kita masih di olok-olok kan oleh pekerja kita se Kecamatan Palembayan, bersatu kita jangan di biarkan juga seperti ini kampuang kita.” Ungkapanya lewat WAG Kampuang Tacinto GPPKP.

kelanjutan pembangunan Jembatan lubuk gadang masih beberapa persen. Ini sudah hampir akhir tahun 2018, kita mulai tidak yakin atau menduga akan selesai akhir tahun depan,” Datuak Palimo (Aleck), beberapa waktu lalu seperti dikutip Redaksisunbar.com

Pembangunan Jembatan Lubuk gadang yang sempat terbengkalai selama dua minggu akhirnya diputuskan dilanjutkan dengan sistim penyandang dana dari rekan.

Senada dengan Ketum Rusman Hakim Gerakan Pemuda Peduli Kecamatan Palembayan (GPPKP), Dt.Palimo juga menyoroti sikap  kontraktor yang dianggapnya mengerjakan sesuatu yang tidak urgen. Dari pantauan di lapangan, terlihat para pekerja mengerjakan akses jalan menuju Jembatan lubuk gadang jalan provinsi Kecamatan palembayan tidak serius dan sering terhentinya pengerjaan.

Kebid Pasaranan jalan dan jembatan PU Provinsi Sumbar, Dedi (Rinaldi) menargetkan pengerjaan jembatan Lubuk gadang kelanjutan terhentinya ini bisa diselesai pada akhir 2018. Karena itu, pihaknya meminta PT.Sinatri Inti Surya untuk melakukan percepatan-percepatan agar penyelesaiannya tepat waktu. [Tim]

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com