Connect with us

#kpu

KPU Tetapkan Fadly – Asrul Sebagai Walikota Terpilih

KPU Tetapkan Fadly - Asrul Sebagai Walikota Terpilih


Ketua KPU Padang Panjang Jafri Edi Putra menyerahkan keputusan penetapan walikota dan wakil walikota terpilih kepada Asrul (jasriman)da

PADANG PANJANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang Padang menetapkan Fadly Amran-Asrul sebagai pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang Terpilih melalui rapat pleno terbuka, Sabtu (11/8) siang di Hotel Aulia Silaing Bawah.

Loading...

Fadly-Asrul, pasangan yang diusung koalisi Partai Golkar dan PDIP itu ditetapkan sebagai paslon terpilih setelah keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi terhadap gugatan paslon nomor urut 2, Hendri Arnis-Eko Furqani pada Kamis (9/8) lalu.

MK dalam amar putusannya menolak gugatannya kubu Hendri-Eko. Dengan demikian, sesuai aturan yang ada, KPU harus menetapkan paslon terpilih dalam waktu tiga hari usai putusan MK.

“Hari ini kita menetapkan paslon terpilih, yakni pasangan Fadly Amran-Asrul. Pasangan ini kita tetapkan berdasarkan hasil rekapitulasi suara pada awal Juli lalu, dimana Fadly-Asrul meraih suara terbanyak,” kata Ketua KPU Padang Panjang, Jafri Edi Putra.

Hasil rapat pleno berisi penetapan paslon walikota dan wakil walikota terpilih itu kemudian diserahkan kepada Wakil Ketua DPRD Erizal, untuk dilanjutkan pada proses pelantikan. Sesuai SE Mendagri, pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada serentak 2018 akan digelar serentak pula pada akhir Desember mendatang.

Rapat pleno tersebut dihadiri Wawako Mawardi, unsur forkompinda, Wakil Ketua DPRD Erizal, wakil walikota terpilih, Asrul dan elemen lainnya. Cawawako Eko Furqani juga hadir, bahkan ia langsung mengucapkan selamat kepada Fadly-Asrul.

“Atas nama paslon Hendri-Eko kami ucapkan selamat kepada Wako dan Wawako terpilih, Fadly Amran dan Asrul. Semoga bisa menjalankan amanah dan diberi kekuatan oleh Allah dalam mengemban tugas,” ucapnya. (Jas)



Sumber

Baca Selengkapnya
Advertisement
Loading...
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

#kpu

Relawan Prabowo-Sandi Gelar Aksi Damai ke KPU Sumbar

Relawan Prabowo-Sandi Gelar Aksi Damai ke KPU Sumbar


PADANG – Relawan pendukung capres 02 terdiri dari emak-emak, mandeh dan oma-oma menggelar aksi damai deklarasi kemenangan Prabowo-Sandiaga Uno di Sumbar yakni 85, 92 persen dan shalat gaib terhadap petugas KPPS yang meninggal selama pelaksanaan Pemilu di depan gedung KPU Sumbar Kamis, (16/5)

Loading...

Koordinator relawan pendukung Capres 02 Marlim mengatakan aksi damai untuk meminta kepada KPU serta Bawaslu menegakkan kejujuran, keadilan dan transparan.

Lima tuntutan relawan Prabowo-Sandiaga yakni, menjalankan Ijtima ulama I,II,III untuk kemaslahatan umat bangsa dan negara, selidiki penyebab kematian sia-sia 604 nyawa patriot bangsa, bongkar dan usut tuntas kecurangan pemilu 2019, menjaga suara 85,95 persen suara masyarakat sumbar sampai tingkat nasional serta diskualifikasi capres 01.

“ Hari ini kita deklarasikan Prabowo-Sandi menang di Sumbar sebesar 85,95 persen” ujar Marlim.

Relawan capres Prabowo-Sandi juga menggelar shalat gaib yang dipimpin Irfianda Abidin untuk petugas KPPS yang meninggal.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Padang Alwi mengatakan, untuk pengaman aksi damai ini Polresta kerahkan personel sebanyak 383 personel dan dibackup Dalmas Polda sumbar 325 dan Satu SSK Brimob. Total yang ikut mengamankan aksi damai relawan Prabowo-Sandi sekitar 800 personel. (Rom/mat)



Sumber

Baca Selengkapnya

#kemendagri

Mendagri Dukung KPU Laporkan Video Hoaks Pengaturan Server ke Polisi

Mendagri Dukung KPU Laporkan Video Hoaks Pengaturan Server ke Polisi


Mendagri Tjahjo Kumolo.(okezone)

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, merespons sebuah video hoax yang menyebut bahwa server milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah diatur untuk memenangkan pasangan calon tertentu pada Pemilu 2019.

Loading...

Menanggapi hal itu, Tjahjo menyatakan dukungannya terhadap KPU yang telah berani mengambil langkah cepat untuk segera melaporkan video tersebut kepada pihak yang berwajib.

“Saya kira itu berita yang tidak masuk akal ya. Kami mendukung penuh langkah KPU yang cepat dalam tempo sesingkat-singkatnya kalau ada berita hoax, fitnah sekecil apapun dilaporkan ke aparat penegak hukum sehingga tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat,” tegas Tjahjo usai menghadiri pengukuhan Anggota Tim Pemeriksa Daerah (TPD) periode tahun 2019-2020 di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, Sabtu (6/4).

Tjahjo meyakini tidak akan ada celah kecurangan atau memenangkan dan menguntungkan pihak manapun dengan pengawasan yang sedemikian ketat dan diatur oleh Undang-Undang.

“Permainan fitnah dan hoax sudah tidak pada zamannya, karena seluruh penyelenggara Pemilu diatur oleh Undang-Unndang, diawasi semua pihak, oleh elemen masyarakat, partai politik dan Tim Sukses. Jadi kami yakin, penyelenggara Pemilu itu melaksanakan tugas sesuai aturan,” terang Tjahjo.

Di satu sisi, KPU melalui Komisionernya, Hasyim Asy’ari telah membantah informasi tersebut, ia menjelaskan proses penghitungan suara dilakukan secara manual dan bertingkat dari tempat pemungutan suara (TPS), panitia pemilih kecamatan (PPK), dilanjutkan ke Kabupaten/kota, ke KPU Provinsi hingga berakhir ke KPU RI.

Hasil scan Form C1 plano yang selanjutnya diunggah di website KPU, dilakukan setelah penghitungan suara selesai di TPS.

“Tidak ada server KPU yang di luar negeri, semua di dalam negeri. Jadi pada dasarnya hasil suara di TPS sudah diketahui dahulu oleh publik termasuk saksi, pengawas TPS, warga pemilih, pemantau, media dan pihak lainnya dan semua pihak diberi kesempatan untuk mendokumentasikan hasil penghitungan suara dalam Form C1-Plano,” tegas Hasyim. Demikian setkab.(aci)



Sumber

Baca Selengkapnya

#kpu

KPU Pastikan TPS Ramah Akses bagi Penyandang Disabilitas

KPU Pastikan TPS Ramah Akses bagi Penyandang Disabilitas


KPU sosialisasi pendidikan pemilih bagi penyandang disabilitas Tuna Netra, Kamis (4/4) di Auditorium Gubernur Sumbar. (ist)

PADANG –  Tinggal 12 hari menjelang pemilihan umum (Pemilu) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar gelar terus Sosialisasi pendidikan pemilih terhadap kelompok penyandang disabilitas tuna netra, Kamis (4/4) di Auditorium Gubernur Sumbar

Loading...

Anggota KPU Sumbar Gebril Daulay mengatakan sosialisasi tahapan pemilu bagi penyandang disabilitas kelompok Tuna Netra dan bagaimana proses untuk pemilih akses pada pemungutan suara dan menjadi perhatian khusus bagi KPU.

“Misalnya, ukuran pintu keluar masuk TPS bagaimana untuk memudahkan bagi penyandang disabilitas untuk melakukan akses menuju TPS,” ujarnya.

Petugas TPS harus perhatikan jika ada DPT penyandang disabilitas agar ada pemilu akses untuk menciptakan TPS yang ramah terhadap yang berkebutuhan khusus.

Gebril juga menambahkan, KPU Sumbar sudah mendata jumlah pemilih disabilitas berikut dengan TPS-nya. Petugas KPPS juga telah diminta memberikan pelayanan maksimal bagi pemilih disabilitas itu.

“Di Sumatera Barat jumlah penyandang disabilitas 10.319 pemilih dari berbagai kelompok yakni tuna netra 1.298, tuna daksa 2.404, tuna runggu/wicara 2.099, tuna grahita 2,186 dan disabilitas lainnya 2,332 pemilih” katanya.

“Seperti bilik tempat mencoblos dimana mejanya harus ada lorong, sehingga pengguna kursi roda tidak susah untuk melakukan proses pencoblosan. Serta tinggi meja untuk tempat mencobos juga harus diperhatikan,” katanya.

Ketua Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Sumatera Barat Arisman mengajak semua kelompok penyandang disabilitas Tuna Netra untuk menggunakan hak pilih 17 April mendatang untuk tidak golput.

“Bagi teman- teman yang tidak bisa baca alat tulis Braille dan templet yang ada di TPS harus mempunyai pendamping saat menuju bilik suara,” kata Arisman. (mel/lek)



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer