Connect with us

BUKITTINGGI

Komunitas Mr Slow Sumbar -Riau Gelar Pertemuan Silaturahmi

Komunitas Mr Slow Sumbar -Riau Gelar Pertemuan Silaturahmi


Bukittinggi,BeritaSumbar.com,-Disalah satu rumah makan yanga da di Kota Bukittinggi berkumpul para pengguna jalan raya. Mereka tergabung dalam komunitas Mr Slow Sumbar-Riau. Komunitas ini beranggotakan pengendara Kendaraan bermotor baik roda dua atau lebih.
Ajang kumpul yang diadakan komunitas Mr Slow ini dalam rangka menjalin silaturahmi dan menyusun agenda ulang tahun ke 2 komunitas ini.

Hadir pada acara yang di gelar Sabtu malam 11/8 ini Ketua Komunitas Mr Slow Benny Irawan (reg 150) dari Kota Bukittinggi,Winaldi Ref (reg 099) Ketua Mr Slow Riau serta 150 an anggota lainnya. Acara dibuka oleh penasehat Komunitas Mr Slow Ryaldi Santoso (Reg 004)

Ryaldi Santoso dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa komunitas ini terbentuk untuk menjalin silaturahim di jalan raya. Serta memasyarakatkan tertib berlalu lintas demi keselamatan para pengguna jalan raya. Untuk itu kepada seluruh anggota Mr Slow Sumbar-Riau Ryaldi berpesan agar taati aturan lalulintas ,jaga kekompakan. Keselamatan berkendara lebih utama. Mari kita berikan contoh yang baik di jalan raya kepada komunitas lain dan masyarakat banyak,ujar Ryaldi.

Pada pertemuan silaturahmi ini diputuskan kegiatan ulang tahun komunitas akan di adakan pada tanggal 2 September mendatang. Dan Lokasi acara di Lokasi wisata Mifan Water Park Kota Padang Panjang.

Acara silaturahmi ini ditutup dengan makan durian bersama dihalaman rumah makan tersebut.(nia)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘1410885915625287’,
xfbml : true,
version : ‘v2.10’
});
FB.AppEvents.logPageView();
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘1410885915625287’,
xfbml : true,
version : ‘v2.10’
});
FB.AppEvents.logPageView();
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));
(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&appId=322156664622039&version=v2.3”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_GB/sdk.js#xfbml=1&version=v2.7&appId=322156664622039”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BUKITTINGGI

Wagub Sumbar: Kapan Satpol PP Jadi Kebanggaan Masyarakat

Wagub Sumbar: Kapan Satpol PP Jadi Kebanggaan Masyarakat


Wagub Sumbar: Kapan Satpol PP Jadi Kebanggaan MasyarakatReviewed by Redaksion.This Is Article AboutWagub Sumbar: Kapan Satpol PP Jadi Kebanggaan MasyarakatBukittinggi,RedaksiSumbar.com – Kapan kita bisa melihat masyarakat dapat membanggakan dan menghargai keberadaan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ditengah-tengah masyarakat. Bagaimana mungkin itu terjadi, jika Satpol PP tidak disiplin dengan waktu, tidak profesional dalam kerja, akan dihargai masyarakat. Hal ini diungkap Wakil Gubernur Nasrul Abit pada pembukaan acara Bimbingan Teknis (Bintek) Penyidikan Pegawai Negeri Sipil […]

Bukittinggi,RedaksiSumbar.com – Kapan kita bisa melihat masyarakat dapat membanggakan dan menghargai keberadaan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ditengah-tengah masyarakat. Bagaimana mungkin itu terjadi, jika Satpol PP tidak disiplin dengan waktu, tidak profesional dalam kerja, akan dihargai masyarakat.

Hal ini diungkap Wakil Gubernur Nasrul Abit pada pembukaan acara Bimbingan Teknis (Bintek) Penyidikan Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Terhadap Pelanggaran Perda, di Bukittinggi Rabu (21/11/2018)

Hadiri dalam kesempatan itu nara sumber dari Kemendagri, Kejaksaan Tinggi, Kepala Satpol PP se Sumatera Barat dan 26 peserta dari PPNS Satpol PP se Sumatera Barat.

Lebih lanjut Wagub Nasrul Abit menyampaikan, Satpol PP profesional itu disiplin diri nomor satu, bertindak ada kajian yang dalam, tidak asal garuk sana garuk sini. Bertindak dengan pendekatan yang baik, diawali sosialisasi, ajakan dan himbauan yang dimengerti masyarakat.

Satpol PP sebagai penjaga ketertiban umum, mesti diawali menertibkan mulai dari diri sendiri. Komitmen mesti dipegang teguh, sehingga masyarakat paham dan mengerti akan tugas Satpol PP yang begitu berat, juga dapat diringankan oleh peranserta masyarakat.

Jadilah Satpol PP yang bersahabat, humanis, komunikatif dan terbuka menerima kritikan dan teguh dalam prinsip menjaga ketertiban umum, ujar Nasrul Abit.

Wagub Nasrul Abit menyatakan Satpol PP merupakan garda terdepan bagi kepala daerah karena setiap upaya pembangunan di daerah, amatlah sangat mustahil terlaksana jika ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat terganggu.

Ketertiban umum point penting menjadi salah satu tugas Satpol PP, dengan demikian Satpol PP merupakan salah satu perangkat yang utama bagi jalannya roda pemerintahan di daerah.

“Salah satu contoh penertiban Danau Singkarak, kita harus tegas dalam melaksanakan tugas dan mengkaji lebih dalam sesuai dengan aturan dan jangan mau diintervensi oleh satu organisasi atau elemen masyarakat yang menunda untuk dilakukan penertiban, kita belajar dari Danau Maninjau yang sampai saat ini susah ditertibkan,” kata Nasrul Abit.

Dan akhir-akhir ini kita banyak mendengan kasus seks menyimpang Lesbian, Gay, Bisexual, dan Transgender (LGBT) di Sumatera Barat (Sumbar) cukup mengkhawatirkan.

Jumlah penderita HIV/Aids juga terus meningkat. Mayoritas, kasus-kasus tersebut paling tinggi terjadi di kota Padang dan Bukittinggi.

Data Perhimpunan Konselor VCT HIV Indonesia (PKVHI) Sumbar mengungkapkan, estimasi pada 2018 sedikitnya 14.469 orang terdata sebagai Lelaki Suka Lelaki (LSL). Sedangkan jumlah waria estimasinya mencapai 2.501 orang.

Parahnya, pelanggan waria justru mencapai 9.024 orang yang pastinya laki-laki. Kalau disimpulkan menyeluruh, estimasi total pelaku LSL Sumbar mencapai 20 ribu orang.

“Satpol PP harus berantas semua perbuatan maksiat termasuk LGBT, tidak ada satu agama pun yang membenarkan perbuatan LGBT ini, tegakan aturan menjaga ketertiban umum, ” tegas Nasrul Abit.

Kemudian sebagai aparat Penegakan Perda yang menjaga Ketentraman dan Ketertiban Umum, Satpol PP harus bisa melihat situasi, seperti pasar tumpah dan pasar senggol, yang banyak terjadi pada saat libur panjang dan bulan Ramadhan, apalagi banyaknya peminta sumbangan di jalanan yang melibatkan orang tua dan anak-anak kecil.

Iilni tidak dibenarkan, karena prilaku ini sama dengan merusak mental anak-anak, kegiatan ini bisa mengakibatkan kemacetan panjang dan bahkan lebih parahnya bisa mengakibatkan kecelakaan, harus ditertibkan disetiap kabupaten kota di Sumatera Barat. Permintaan sumbangan di jalanan itu budaya yang tak elok, cendrung mamalukan dan buat masyarakat jadi pemalas dan tidak produktif ” ujar Nasrul Abit.

Dalam laporan penyelenggara kegiatan Bintek Herwin Mustika (Kabid PPUD Satpol PP Sumbar), pada undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah pada pasal 255, menyatakan bahwa Satpol PP dibentuk untuk menegakkan perda dan perkada, menyelenggarakan ketertiban umum dan ketenteraman serta menyelenggarakan perlindungan masyarakat.

Yang didalamnya juga diatur urusan ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat dimasukkan dalam urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar. hal ini tentu saja membawa konsekuensi tersendiri bagi organisasi satuan polisi pamong praja, ujarnya.

Bimtek dengan tema “Melalui Bintek Penyidikan Terhadap Pelanggaran Perda kita Wajudkan PPNS yang berkualitas dan Profesional di Sumbar”, diselenggarakan selama 2 (dua) hari tanggal 21 – 22 November 2018.

Topik: ,

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

AGAM

MPW PP Sumbar, Apresiasi Kegiatan Kodim 0304/Agam Terkait Balap Sepeda Tour de Maninjau dan Fun Bike Wirabraja 2018

MPW PP Sumbar, Apresiasi Kegiatan Kodim 0304/Agam Terkait Balap Sepeda Tour de Maninjau dan Fun Bike Wirabraja 2018


MPW PP Sumbar, Apresiasi Kegiatan Kodim 0304/Agam Terkait Balap Sepeda Tour de Maninjau dan Fun Bike Wirabraja 2018Reviewed by Bisri Batubaraon.This Is Article AboutMPW PP Sumbar, Apresiasi Kegiatan Kodim 0304/Agam Terkait Balap Sepeda Tour de Maninjau dan Fun Bike Wirabraja 2018BUKITTINGGI, RedaksiSumbar.com – Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW PP) Provinsi Sumatera Barat apresiasi kegiatan yang bakal digelar oleh Kodim 0304/Agam. Pasalnya, selain lomba kegiatan ini juga sebagai promosi wisata di wilayah Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam. Menurut Ketua MPW PP Sumbar, Erick Hariyona, Saptu (22/9/2018) mengatakan kegiatan ini sangat menunjang dalam kesejahteraan masuarakat disektor […]

BUKITTINGGI, RedaksiSumbar.com – Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW PP) Provinsi Sumatera Barat apresiasi kegiatan yang bakal digelar oleh Kodim 0304/Agam. Pasalnya, selain lomba kegiatan ini juga sebagai promosi wisata di wilayah Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam.

Menurut Ketua MPW PP Sumbar, Erick Hariyona, Saptu (22/9/2018) mengatakan kegiatan ini sangat menunjang dalam kesejahteraan masuarakat disektor pariwisata dan pedagang sepeda.

“Kita sangat apresiasi insfirasi dari Bapak Danrem 032/Wirabraja Brigjend TNI Mirza Agus. S.I.P dan Dandim 0304/Agam terhadap kegiatan Tour de Maninjau dan Fun Bike Wirabraja 2018,” kata Erick.

Seperti diberitakan media online dan cetak beberapa hari lalu bahwa, Dandim 0304/Agam Letkol Kav. Salim Kurniawan Dewantara SH. SE, gelar rapat persiapan dengan OPD Kota Bukittinggi, OPD Kabupaten Agam, Danramil dan KONI Sumbar serta Ormas dan awak media.

Rapat tersebut membahas kegiatan perlombaan balap sepeda Tour de Maninjau dan Fun Bike Wirabraja 2018, dalam rangka menyambut Hari Ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke 73 tahun 2018 pada, Senin (17/9/2018) di Aula Makodim 0304/Agam.

Dandim 0304/Agam, Letkol Kav. Salim Kurniawan Dewantara. SH. SE dalam rapat menyampaikan, rapat dengan menghadirkan OPD terkait ini merupakan rangkaian penting pelaksanaan dimulai. Karena, kegiatan ini harus melibatkan orang banyak.

“Kita upayakan agar dalam pelaksanaan nantinya harus meriah dan sukses. Tentu semua itu harus kerja sama yang baik, agar kepanotiaan dilapangan berjalan dengan baik,” kata Dandim.

Dijelaskan Dandim, pada hari Selasa (25/9/2018) besok, seluruh panitia mengadakan gladi untuk melihat kondisi jalan serta persiapan lainnya. Suapaya, saat pelaksanaan semua berjalan lancar dan tidak ada kendala.

“Dalam pengamanan nantinya, akan melibatkan lebih kurang sekitar 1.000 orang personil gabungan yang bekerja sama Polres Agam dan Kota Bukittinggi, Dishub serta Satpol PP Agam dan Kota Bukittinggi dan juga organisasi lainnya,” lebih dijelaskan Dandim.

Hal ini terjadi kata Dandim, atas inspirasi Danrem 032/Wirabraja Brigjend TNI Mirza Agus. S.I.P dan baru pertama kali diadakan. Semoga dengan kegiatan ini, selain dari pada olah raga sepeda juga mempromosikan pariwisata Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi.

“Selain memasyarakatkan olahraga bersepeda, juga sebagai ajang promosi pariwisata Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi. Dan hal ini harus menjadi ajang tahunan yang tak obahnya seperti Tour de Singkarak (TdS),” tegas Dandim.

Perbedaan Tour de Maninjau dengan Tour de Singkarak (TdS) kata Dandim, ialah kalau Tour de Maninjau pesertanya dalam negeri dan kalau TdS manca negara. (Red)

Topik: , ,

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

BUKITTINGGI

Membangun Karakter Sumber Daya Manusia Sejak Dini Untuk Indonesia Hebat

Membangun Karakter Sumber Daya Manusia Sejak Dini Untuk Indonesia Hebat


Membangun Karakter Sumber Daya Manusia Sejak Dini Untuk Indonesia HebatReviewed by Iskandar Rahmanon.This Is Article AboutMembangun Karakter Sumber Daya Manusia Sejak Dini Untuk Indonesia HebatBUKITTINGGI, Redaksisumbar.com– Pendidikan usia dini telah dimulai sejak seseorang mencari pasangan, yang harapkan tidak dalam persaudaraan yang dekat, beragama seiman yang baik, sehingga tingkat kecerdasan kepribadian anak dalam keluarga akan lebih mudah dibentuk. Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno pada acara Seminar Membangun Karakter Sumber Daya Manusia Sejak Dini Indonesia Hebat, dalam peringatan […]

BUKITTINGGI, Redaksisumbar.com– Pendidikan usia dini telah dimulai sejak seseorang mencari pasangan, yang harapkan tidak dalam persaudaraan yang dekat, beragama seiman yang baik, sehingga tingkat kecerdasan kepribadian anak dalam keluarga akan lebih mudah dibentuk.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno pada acara Seminar Membangun Karakter Sumber Daya Manusia Sejak Dini Indonesia Hebat, dalam peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-73, Lembaga Penyiaran Publik (LPP)  Radio Republik Indonesia (RRI) di Bukittinggi, Jum’at (7/9/2018).

Lebih lanjut Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan, bayi yang baru lahir memiliki potensi kebenaran, kejujuran, kecerdasan, ketaatan itu yang namanya fitrah. Memang ada terori barat yang menyatakan bayi baru lahir ibarat kertas putih, tergantung siapa yang membentuknya untuk jadi apa.

Tetapi itu tidaklah benar keseluruhan, istilah kertas putih dapat dimaknai dengan sosok yang suci dan bersih akan tetapi siapa yang membentuk akan jadi apa itu yang tidak tepat karena dalam Islam, bayi baru lahir memilik fitrah diri Ketuhanan, keyakinan adanya Allah yang Maha Pencipta.

Makanya kita sebagai orang tua, keluarga dan lingkungan hanya berupaya membentuk karakter anak, seperti sebuah pohon yang masih kecil apakah ingin batang jadi lurus dan tinggi, bercabang atau berkelok-kelok. Pendidian karakter inilah yang menjadikan seseorang itu seperti apa dimasa depannya.

“Pentingnya pendidikan karakter diusia dini merupakan sesuatu yang mudah untuk pendidik dan mengembangan potensi diri anak dengan ajaran yang tepat melatih dirinya,” Ungkap Irwan Prayitno.

Gubernur Irwan Prayitno juga menyampaikan, disaat remaja usia 13 tahun, dewasa dan sudah tua, jika ingin membentuknya akan terasa susah memperbaiki karena sudah jadi kebiasaan.

Seseorang yang perokok susah merubah kebiasaan untuk tidak merokok lagi. Seorang yang suka main diwarung agar bisa datang ke masjid susah merubah kebiasaan itu walaupun bisa berubah tetapi susah .

Ibarat betung bambu sudah keras dan liat sekali. Karena betapa pentingnya pendidikan karakter di usia dini untuk dapat memaksimal potensi kebaikan dan kebenaran dalam dirinya.

“Orang yang tidak pernah diajari mengaji tidak akan bisa disuruh mengaji, karen dimasa usia dini tidak pernah digoret untuk mengaji. Karena pendidikan karakter mesti menjadi bahagian dari pola dari setiap orang tua bapak dan ibunya,  keluarganya, dan lingkungan tempat tinggalnya, seseorang mampu menjalankan fitrah yang telah diberikan Allah,” Terang Irwan Prayitno.

Ketua Dewan Pengawas LPP RRI,  Haryo Kuncoro dalam kesempatan itu menyampaikan, diusia RRI ke 73, RRI ingin berperan peduli dalam membangun karakter Manusia Indonesia Hebat.

Pendidikan karekter amat penting menjadi fokus dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dimana dibeberapa kejadian saya melihat masyarakat kita mulai merupakan hal yang penting dalam hidup.

“Seperti taat aturan, disiplin diri,  serta menghargai nilai-nilai norma yang ada termasuk nilai-nilai nasionalisme. Kita miris di Jawa Tengah ada seorang guru SD yang melarang anak muridnya menghormati bendera kebangsaannya merah putih. Apa dia tidak tahu betapa merah putih berkibar itu merupakan perjuangan para syuhada, tetes keringat, darah dan airmata,” Ujarnya.

Hasto juga menambahkan saat ini ada dunia negara Filandia dan Demark yang memiliki indek kebahagian tertinggi di dunia dan kedua negara tersebut tidak ada lagi prilaku korupsi. Sepeda kita taruh didepan rumah atau dijalanan tidak akan hilang karena masyarakat tahu itu bukan miliknya.

Hal ini diakui bahwa mereka telah mengajarkan anak-anak mereka sejak dini untuk toleran, berbuat kebaikan, berbudi pekerti dan hal-hal prilaku saling menghargai satu sama lain.

“Kita berharap di Indonesia juga dapat tumbuh subur hal-hal seperti itu karena budaya ketimuran kita cukup baik dalam mempersatukan bangsa ini. Pendidikan karakter akan menjadi siaran khusus RRI untuk memwujudkan anak-anak Indonesia yang berkarakter dan berjiwa nasionalis kepada bangsa dan negaranya,” Tukasnya.

Seminar Membangun Karakter SDM sejak dini dalam rangka peringatan HUT RRI yang ke-73 ini dihadari oleh 325 orang guru-guru TK dan Paud se Kota Bukittinggi. Dan juga tampil sebagai nara sumber Ny. Nevi Irwan Prayitno dan Dr. Rahmi Yetti, S.PA.

[Red]

Topik: , ,

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com