Connect with us

Daerah

Keluarga Korban Lion Air JT 610 Gugat Boeing Max 8

Keluarga Korban Lion Air JT 610 Gugat Boeing Max 8


Keluarga Korban Lion Air JT 610 Gugat Boeing Max 8Reviewed by Redaksion.This Is Article AboutKeluarga Korban Lion Air JT 610 Gugat Boeing Max 8NASIONAL, RedaksiSumbar.com – Keluarga korban insiden kecelakaan pesawat Lion Air dengan registrasi PK-LQP nomor penerbangan  JT610 telah mengajukan gugatan hukum terhadap Perusahaan Boeing di Chicago, pada 16 November 2018. Selain gugatan pertama, keluarga korban juga sedang meminta ganti rugi yang berjumlah ratusan juta dolar. Manuel von Ribbeck yang berasal dari kantor hukum Ribbeck Law Chartered menyatakan […]

Loading...

NASIONAL, RedaksiSumbar.com – Keluarga korban insiden kecelakaan pesawat Lion Air dengan registrasi PK-LQP nomor penerbangan  JT610 telah mengajukan gugatan hukum terhadap Perusahaan Boeing di Chicago, pada 16 November 2018. Selain gugatan pertama, keluarga korban juga sedang meminta ganti rugi yang berjumlah ratusan juta dolar.

Manuel von Ribbeck yang berasal dari kantor hukum Ribbeck Law Chartered menyatakan bahwa pihaknya mengharapkan banyak tuntutan yang diajukan atas nama keluarga korban dalam beberapa hari ke depan.

“Tidak ada alasan untuk menunggu laporan akhir dari investigasi karena bisa memakan waktu berbulan-bulan atau bertahun-tahun, laporan akhir tidak akan menetapkan kewajiban; keputusan siapa yang bersalah dalam kecelakaan ini akan ditentukan oleh hakim atau juri di Amerika,” kata Von Ribbeck melalu keterangan resminya, Kamis (22/11/2018).

Von Ribbeck, yang memiliki catatan signifikan mewakili keluarga korban penerbangan global termasuk beberapa keluarga dalam kecelakaan penerbangan sebelumnya di Indonesia, menuding bahwa pesawat Boeing MAX 8 dan Manual Penerbangan Pesawatnya rusak dan berbahaya, dan itulah penyebab langsung kecelakaan itu.

“Lion Air hanyalah salah satu dari beberapa maskapai yang telah membeli Boeing MAX 8 yang relatif baru.” tambahnya.

Disisi lain, Deon Botha yang juga berasal dari Ribbeck Law Chartered menyatakan bahwa pada tanggal 7 November 2018, Federal Aviation Administration (FAA) mengeluarkan Pedoman Kelayakan Darurat baru pada Boeing 737 MAX yang diarahkan pada apa yang ditetapkan sebagai “kondisi tidak aman” yang mungkin ada atau berkembang di pesawat Boeing 737 MAX lainnya.

“Pesawat Boeing 737 MAX 8 yang baru itu dirancang dan diproduksi di Amerika Serikat.” katanya.

Penyelidik telah fokus pada sistem kontrol penerbangan otomatis baru pada Boeing 737 MAX yang tidak termasuk dalam versi 737 sebelumnya. Sistem kontrol penerbangan baru ini memiliki kemampuan yang bisa memperbaiki situasi di mana hidung pesawat yang meninggi ke level berbahaya selama penerbangan yang bisa mengarah ke gagal mesin.

Tetapi, dalam kondisi yang dialami Boeing 737 MAX 8 sistem mendorong hidung pesawat turun secara tidak terduga dan tidak dapat dikendalikan oleh awak pesawat. Kecuali jika sebelumnya awak pesawat benar-benar diinstruksikan dan dilatih untuk menghadapi situasi seperti itu, mengubah sistem secara manual untuk menghindari kecelakaan.

Fitur otomatis ini dapat dipicu bahkan ketika pilot sedang menerbangkan pesawat secara manual dan tidak mengharapkan campur tangan komputer kontrol penerbangan.

Menurut laporan di Wall Street Journal, New York Times, dan publikasi lainnya, Boeing menahan informasi tentang potensi bahaya yang terkait dengan sistem kontrol penerbangan baru ini. Regulator penerbangan A.S. telah meluncurkan tinjauan prioritas tinggi terhadap analisis keselamatan yang dilakukan Boeing selama bertahun-tahun dan informasi apa yang diungkapkan atau tidak diungkapkan kepada maskapai penerbangan tentang sistem kontrol penerbangan baru ini.

Ribbeck Law Chartered adalah firma hukum litigasi global yang berkonsentrasi pada bencana penerbangan di seluruh dunia. Perusahaan ini telah mewakili klien lebih dari 73 negara dan 47 kecelakaan pesawat penerbangan komersial. Ribbeck Law Chartered adalah salah satu dari sedikit firma hukum penerbangan dengan staf yang berpengalaman di banyak negara di seluruh dunia.[Red]

Topik: ,

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Advertisement
Loading...
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

6 Init sepeda motor diduga hasil curanmot diamankan tim operasi gabungan di Tua Pejat.

6 Init sepeda motor diduga hasil curanmot diamankan tim operasi gabungan di Tua Pejat.


6 Init sepeda motor diduga hasil curanmot diamankan tim operasi gabungan di Tua Pejat.

Loading...

6 Init sepeda motor diduga hasil curanmot diamankan tim operasi gabungan di Tua Pejat.Reviewed by Koko Rakasiwion.This Is Article About6 Init sepeda motor diduga hasil curanmot diamankan tim operasi gabungan di Tua Pejat.TUAPEJAT, RedaksiSumbar.com– Dalam rangka menciptakan kondisi aman dan nyaman bagi masyarakat pada dalam menjalankan ibadah puasa, Polres Mentawai bersama TNI tak henti-hentinya melakukan operasi di berbagai tempat. Seperti pada Malam Minggu kemaren (18/05-19) aparat kemanan tersebut berhasil mengamankan enam unit kendaraan roda dua yang diduga hasil kejahatan curanmor.Operasi dipimpin oleh KBO Kasa Lantas Iptu Yanwar. […]

TUAPEJAT, RedaksiSumbar.com– Dalam rangka menciptakan kondisi aman dan nyaman bagi masyarakat pada dalam menjalankan ibadah puasa, Polres Mentawai bersama TNI tak henti-hentinya melakukan operasi di berbagai tempat.

Seperti pada Malam Minggu kemaren (18/05-19) aparat kemanan tersebut berhasil mengamankan enam unit kendaraan roda dua yang diduga hasil kejahatan curanmor.Operasi dipimpin oleh KBO Kasa Lantas Iptu Yanwar.

Selain itu dijelaskan Yanwar juga melakukan razia terhadap kendaraan yang tidak lengkap surat-suratnya.Disamping itu guna menjaga kesucian dibulan Ramadhan tim gabungan juga melakukan penertiban ketempat-tempat hiburan yang masih beroperasi dan ke warung-warung yang didiga menjual minuman keras.

Operasi yang diberinama Operasi Bina Kusuma bertujuan menciptakan rasa aman ditengah masyarakat disaat menjalankan ibadah puasa Ramadhan di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Selain itu guna menjaga kenyamanan masyarakat tim gabungan ini juga menertibkan anak muda yang sering melakukan aksi balap liarndi jalan.Bunyi knalpot sepeda motorbyang telah mereka modifikasi itu sangat mengganggu kenyamanan warga. Dan bahkan juga ada pengendara yang dengan seenaknya berkendara dengan kencang di kalan tanpa menghidupkan lampu kendaraannya.Ini jelas membahayakan bagi kedua belah pijak baik bagi sipengendara itu sendiri maupun bagi orang lain.

Selain itu juga diamankan minuman keras jenis tuak yang dibuat dan diperjualbelikan dengan bebas..

( Daniwarti).

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Daerah

Wagub Nasrul Abit, Wartawan Kerja Tak Kenal Waktu, Kita Prihatin Kesehatan Doni

Wagub Nasrul Abit, Wartawan Kerja Tak Kenal Waktu, Kita Prihatin Kesehatan Doni


Wagub Nasrul Abit, Wartawan Kerja Tak Kenal Waktu, Kita Prihatin Kesehatan DoniReviewed by Koko Rakasiwion.This Is Article AboutWagub Nasrul Abit, Wartawan Kerja Tak Kenal Waktu, Kita Prihatin Kesehatan DoniPADANG, RedaksiSumbar.com – Atas nama pemerintah provinsi Sumatera Barat kita prihatin dengan apa yang alami Saudara Doni sosok wartawan peliput yang gigih dan berdedikasi dari media portal berita Covesi.com yang saat ini mengalami sakit dimana tangan dan kakinya tidak bisa difungsikan. Hal ini diungkap Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit disel-sela kunjungannya kerumah Doni, melihat […]

Loading...

PADANG, RedaksiSumbar.com – Atas nama pemerintah provinsi Sumatera Barat kita prihatin dengan apa yang alami Saudara Doni sosok wartawan peliput yang gigih dan berdedikasi dari media portal berita Covesi.com yang saat ini mengalami sakit dimana tangan dan kakinya tidak bisa difungsikan.

Hal ini diungkap Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit disel-sela kunjungannya kerumah Doni, melihat secara langsung bersama Kepala Dinas Kesehatan Sumbar drs. Hj. Merry Yuliesdai, MARS dan tiga orang dokter ahli saraf, di Padang, Selasa siang (14/5/2019).

Lebih lanjut Wagub Nasrul Abit menyampaikan, dibalik kerja keras peliputan dalam pemilu. Dony wartawan Sumbar, sepulang monitoring pemilu dengan bawaslu Sumbar di Dhamasraya, tiba tiba kaki dan tangannya tak ada tenaga untuk di fungsikan.

Kasihan sekali saat ini Doni hanya bisa duduk atau tidur. Ada istrinya yang sehari hari ibu rumah tangga dan dua anak yang masih sangat kecil.

Sudah sempat di rawat di BMC dan menjalani sejumlah tes tapi semua normal.MRI di SPH menunggu antrian panjang dan masih tak menemukan penyakitkan, ujar Nasrul Abit.

Nasrul Abit juga menambahkan, hari ini kami datang ke rumah saudara Doni di By Pass bersama kepala dinas kesehatan dan dokter ahli saraf Sumbar untuk memastikan jenis penyakitnya.

Ada dua kemungkinan penyakit yang dialami dony. Untuk mengobati dony, pilihan sangat sulit. Satu alat di M Djamil tak di cover BPJS dengan biaya fantastis. Satu alat lainnya, sedang rusak. Sementara ada saran berobat dengan rujukan ke RSCM Jakarta.

Tentu berobat ke RSCM bukan hal sederhana. Satu satu nya yang bisa dilakukan dalam waktu dekat adalah pshisio teraphy (semoga benar tulisannya) di RS M Djamil besok pagi, ungkap Wagub Sumbar ini.

dr.Dedi Sutia,Sp.s (spesialis syaraf) yang dialami saudaro Doni, hasil pengamatan penyakit Guillain-Barre syndrome (GBS) terbilang langka. Merupakan kandungan protein dalam tubuh yang menyerang jaringan saraf kaki dan tangan hingga tak bisa digerakan.

Guillain-Barre syndrome (GBS) adalah sebuah gangguan sistem kekebalan tubuh yang menyerang saraf. Lemah dan kesemutan pada kaki, biasanya menjadi gejala yang paling awal. Dalam bentuk yang paling parah, sindrom ini adalah darurat medis yang membutuhkan perawatan secara inap, ujarnya.

Zulia Yandani seorang wartawan Sumbar yang ikut hadir dalam kunjungan bersama itu, juga telah membuat Video kunjungan Wagub Nasrul Abit sebagai mewakili mata kawan kawan yang tak sempat datang langsung ke rumah dony.

Ia berharap hal ini dapat menggugah teman teman untuk empati memberikan dukungan untuk kesembuhan Doni secepatnya.

Karena mungkin hari ini doni yang sakit, bisa saja besok kita yang mengalaminya. Mari kita bangun kepedulian atas nama pertemanan yang saat inu sedang di uji susah dan sakit, ajak Zulia.

[Tim Liputan]

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Daerah

Kapolresta Padang Himbau Masyarakat Lebih Hatu Hati Dalam Penukaran Uang Baru Menjelang Lebaran

Kapolresta Padang Himbau Masyarakat Lebih Hatu Hati Dalam Penukaran Uang Baru Menjelang Lebaran


Kapolresta Padang Himbau Masyarakat Lebih Hatu Hati Dalam Penukaran Uang Baru Menjelang Lebaran

Loading...

Foto : Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Tri Himawan

Kapolresta Padang Himbau Masyarakat Lebih Hatu Hati Dalam Penukaran Uang Baru Menjelang LebaranReviewed by Koko Rakasiwion.This Is Article AboutKapolresta Padang Himbau Masyarakat Lebih Hatu Hati Dalam Penukaran Uang Baru Menjelang LebaranPADANG, RedaksiSumbar.com–Kapolresta Padang, Kombes Pol Yukmar Tri Himawan, himbau Masyarakat Kota Padang diimbau agar berhati-hati dan mewaspadai beredarnya uang palsu. Sebab, oknum tak bertanggung jawab akan memanfaatkan momen Ramadhan untuk mengedarkan uang palsu. Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan mengatakan, menjelang Lebaran biasanya masyarakat banyak yang menukarkan uang mereka dengan uang baru di penukaran […]

PADANG, RedaksiSumbar.com–Kapolresta Padang, Kombes Pol Yukmar Tri Himawan, himbau Masyarakat Kota Padang
diimbau agar berhati-hati dan mewaspadai
beredarnya uang palsu.
Sebab, oknum tak bertanggung jawab akan memanfaatkan
momen Ramadhan untuk mengedarkan uang palsu.

Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan mengatakan, menjelang Lebaran biasanya masyarakat banyak yang menukarkan uang mereka dengan uang baru di penukaran uang di jalan-jalan.

Pertukaran uang baru
tersebut tidak menutup kemungkinan akan beredarnya pula uang palsu yang diedarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, Sebagai antisipasi, pihaknya mulai melakukan giat operasi atau razia uang palsu agar tidak menyebar secara luas di Kota Padang.

“Lebaran tahun lalu, Kota Padang aman terhadap peredaran uang palsu. Akan tetapi,
kami akan tetap mengantisipasi dengan melakukan operasi rutin mendekati Lebaran,
bahkan personel berpakaian preman akan disebar di titik-titik di mana transaksi uang baru
itu dilakukan, ucapnya

Kapolresta mengimbau agar masyarakat melakukan penukaran uang secara resmi yakni melalui bank.
“Selain melalui bank, penukaran
uang secara resmi bisa dilakukan di outlet lain sesuai yang dianjurkan oleh bank bersangkutan,” ujarnya.
Kapolresta juga mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan ke polsek terdekat apabila mengetahui peredaran uang palsu. Pihaknya siap memproses hukum
apabila mendapati seseorang mengedarkan uang palsu

[Tim Liputan]

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer