Connect with us

News

Indonesia Bebaskan Bea Masuk Produk Palestina, Ini Kata DPR

Indonesia Bebaskan Bea Masuk Produk Palestina, Ini Kata DPR


Senin, 13 Agustus 2018 – 04:20:14 WIB – 241

Loading...

Ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)

NASIONAL – Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) Rofi Munawar memberi catatan khusus atas langkah Pemerintah Indonesia membebaskan bea masuk bagi produk Palestina. Diantaranya memastikan tidak ada produk-produk Israel yang ikut serta dalam proses tersebut.

“Kebijakan ini dipastikan akan memberikan dampak yang luar biasa bagi perekonomian Palestina, karenanya Pemerintah harus memastikan bahwa produk tersebut asli dari negara tersebut. Mengingat seringkali selama ini sejumlah produk palestina melewati Israel.” ditegaskan Rofi Munawar kepada Minangkabaunews.com, Sabtu (11/8) di Jakarta.

Rofi mengingatkan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita untuk memfasilitasi secara serius produk-produk Palestina. Karena jika diperhatikan jumlah ekspor Indonesia jauh lebih banyak ke Palestina dibandingkan sebaliknya, padahal negara tersebut tengah mengalami kesulitan dan himpitan. Namun dalam sejumlah kesempatan nampak Mendag seperti menyederhanakan persoalan tersebut pada persoalan kemurahatian Indonesia.

“Perlu waktu lebih dari 9 bulan untuk membebaskan bea masuk produk-produk Palestina ke Indonesia. Padahal neraca perdagangan saat ini positif antara Indonesia dengan Palestina” tegasnya.

Dari data Kementerian Perdagangan nilai ekspor sepanjang tahun 2017 Indonesia ke Palestina sebesar 2,05 juta dollar AS, dengan varian produk kopi, teh, pasta, roti, sabun, dan parfum. Sementara nilai impor produk dari Palestina yaitu kurma, bernilai 341.000 dollar AS. Kondisi itu membuat neraca perdagangan Indonesia-Palestina tahun 2017 surplus untuk Indonesia sebesar 1,7 juta dollar AS.

“Padahal komitmen peningkatan telah cukup lama terjadi saat pertemuan dengan Palestina dalam Konferensi Tingkat Menteri Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) di Buenos Aires, Argentina, Desember 2017 lalu.” Keluhnya.

Dalam kesepakatan dagang Indonesia membuka pintu seluas-luasnya produk asal Palestina tanpa dikenakan tarif bea masuk atau 0 persen.

Kesepakatan tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan Implementing Agreement (IA) pada nota kesepahaman tentang penghapusan tarif bea masuk bagi produk kurma dan minyak zaitun murni di gedung Kementerian Perdagangan, Senin (6/8/2018). Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita bersama Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun. (rel)

Polling Capres cawapres 2019-2024

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri

Tag: bisnis,ekonomi,internasional,legislator,nasional,politik

Eva Desiana Atlet Triathlon Asal Pariaman Bertekad Sumbangkan Emas pada Asian Games 2018

Eva Desiana Atlet Triathlon Asal Pariaman Bertekad Sumbangkan Emas pada Asian Games 2018

PARIAMAN – Eva Desiana atlet Triathlon asal Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) bertekad sumbangkan emas pada ajang Asian…

Rakernas PAN Jokowi tak Diundang, Ini Alasan Zulkifli Hasan

Rakernas PAN Jokowi tak Diundang, Ini Alasan Zulkifli Hasan

JAKARTA – Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengakui tidak mengundang Presiden Jokowi dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional…

Gunakan Ganja, 3 Pemuda Solok Diamankan Polisi di Rumah Makan

Gunakan Ganja, 3 Pemuda Solok Diamankan Polisi di Rumah Makan

SOLOK – Gunakan narkoba jenis Ganja, 3 orang pemuda di Kabupaten Solok, ditangkap jajaran Satuan Resnarkoba Polres…

Gempa Bumi Lombok Utara 7,0 SR, Peringatan Dini Tsunami Berakhir

Gempa Bumi Lombok Utara 7,0 SR, Peringatan Dini Tsunami Berakhir

LOMBOK – Peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa berkekuatan 7,0 skala richter di Kabupaten Lombok Utara,…

Senyum Kemerdekaan bagi Penderita Bibir Sumbing di Padang, Ini Kata Ketua PWM Sumbar

Senyum Kemerdekaan bagi Penderita Bibir Sumbing di Padang, Ini Kata Ketua PWM Sumbar

PADANG — Ketua PW Muhammadiyah Sumbar Dr. Shofwan Karim Elhusein menghadiri Launching operasi bibir sumbing serentak…

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=1208534375853801”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Advertisement
Loading...
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

6 Init sepeda motor diduga hasil curanmot diamankan tim operasi gabungan di Tua Pejat.

6 Init sepeda motor diduga hasil curanmot diamankan tim operasi gabungan di Tua Pejat.


6 Init sepeda motor diduga hasil curanmot diamankan tim operasi gabungan di Tua Pejat.

Loading...

6 Init sepeda motor diduga hasil curanmot diamankan tim operasi gabungan di Tua Pejat.Reviewed by Koko Rakasiwion.This Is Article About6 Init sepeda motor diduga hasil curanmot diamankan tim operasi gabungan di Tua Pejat.TUAPEJAT, RedaksiSumbar.com– Dalam rangka menciptakan kondisi aman dan nyaman bagi masyarakat pada dalam menjalankan ibadah puasa, Polres Mentawai bersama TNI tak henti-hentinya melakukan operasi di berbagai tempat. Seperti pada Malam Minggu kemaren (18/05-19) aparat kemanan tersebut berhasil mengamankan enam unit kendaraan roda dua yang diduga hasil kejahatan curanmor.Operasi dipimpin oleh KBO Kasa Lantas Iptu Yanwar. […]

TUAPEJAT, RedaksiSumbar.com– Dalam rangka menciptakan kondisi aman dan nyaman bagi masyarakat pada dalam menjalankan ibadah puasa, Polres Mentawai bersama TNI tak henti-hentinya melakukan operasi di berbagai tempat.

Seperti pada Malam Minggu kemaren (18/05-19) aparat kemanan tersebut berhasil mengamankan enam unit kendaraan roda dua yang diduga hasil kejahatan curanmor.Operasi dipimpin oleh KBO Kasa Lantas Iptu Yanwar.

Selain itu dijelaskan Yanwar juga melakukan razia terhadap kendaraan yang tidak lengkap surat-suratnya.Disamping itu guna menjaga kesucian dibulan Ramadhan tim gabungan juga melakukan penertiban ketempat-tempat hiburan yang masih beroperasi dan ke warung-warung yang didiga menjual minuman keras.

Operasi yang diberinama Operasi Bina Kusuma bertujuan menciptakan rasa aman ditengah masyarakat disaat menjalankan ibadah puasa Ramadhan di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Selain itu guna menjaga kenyamanan masyarakat tim gabungan ini juga menertibkan anak muda yang sering melakukan aksi balap liarndi jalan.Bunyi knalpot sepeda motorbyang telah mereka modifikasi itu sangat mengganggu kenyamanan warga. Dan bahkan juga ada pengendara yang dengan seenaknya berkendara dengan kencang di kalan tanpa menghidupkan lampu kendaraannya.Ini jelas membahayakan bagi kedua belah pijak baik bagi sipengendara itu sendiri maupun bagi orang lain.

Selain itu juga diamankan minuman keras jenis tuak yang dibuat dan diperjualbelikan dengan bebas..

( Daniwarti).

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

News

Warga kurang mampu dapat kupon belanja di Pasar Murah Pemprov Sumbar

Warga kurang mampu dapat kupon belanja di Pasar Murah Pemprov Sumbar


Padang, (ANTARA) – Sejumlah masyarakat kurang mampu mendapatkan subsidi berupa kupon belanja untuk mendapatkan barang kebutuhan pokok dalam pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Barat 21-24 Mei 2019.

Loading...

“Masyarakat kurang mampu yang mendapatkan kupon bisa menukarkannya dengan kebutuhan pokok di pasar murah ini,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Padang, Selasa.

Kupon itu diantaranya berasal dari bantuan Bank Nagari dan Semen Padang dengan nilai RP100-150 Ribu per orang dengan jumlah penerima sekitar 350 orang.

Selain itu harga yang ditawarkan dalam pasar murah itu lebih rendah dari harga pasar, sehingga masyarakat umum bisa ikut terbantu terbantu. Salah satunya komoditas bawang putih yang cukup mahal di pasaran, hanya dijual dengan harga Rp32 ribu per kilogram di pasar murah tersebut.

Kegiatan yang digelar setiap tahun itu menurut Irwan juga bertujuan untuk mengendalikan inflasi agar tidak terlalu tinggi karena biasanya pada ramadan dan lebaran, inflasi cukup tinggi.

“Makin banyak kita selenggarakan pasar murah seperti ini, makin bagus. Inflasi bisa terkendali,” katanya.

Para pedagang yang ikut dalam kegiatan itu juga terbantu karena bisa mendapatkan pasar dan lapak gratis, sehingga lebih menguntungkan.

Pasar murah yang digelar oleh Biro Perekonomian di lapangan parkir kantor gubernur itu merupakan yang kedua digelar oleh Pemprov Sumbar setelah sebelumnya di halaman Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat.

Setelah ini masih akan ada lagi pasar murah yang akan digelar diantaranya di Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan serta Dinas Peternakan setempat.

Selain itu ada pula Dinas Pangan yang menggelar pasar murah setiap hari dengan pola mendatangi masyarakat dengan lima mobil toko tani.

BUMN dan BUMD juga menggelar hal yang sama sehingga stabilitas harga di pasaran bisa dijaga dan inflasi terkendali. (*)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘491803547646366’,
xfbml : true,
version : ‘v2.5’
});
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘558190404243031’,
xfbml : true,
version : ‘v2.5’
});
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));
(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=558190404243031”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

ASEAN

Terbitkan Buku, Fadli Zon Kritik Kebijakan Diplomasi Pemerintah IndonesiaWebsite Resmi Fadli Zon Wakil Ketua DPR RI

fadli zon terbitkan buku


Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menerbitkan buku yang berjudul ‘Strengthtening The Indonesian Parliamentary Diplomacy’ hari ini, Senin (20/5/2019). Buku tersebut berisi kumpulan pidato Fadli saat agenda diplomasi di luar negeri.

Loading...

Fadli mengatakan, melalui buku tersebut ingin memperkuat diplomasi parlemen di Indonesia. Dalam diskusi di acara peluncuran buku itu, Fadli menyebut Indonesia konsisten saat melakukan diplomasi.

“Terus terang saja saya kira kita mengalami fluktuasi dalam diplomasi. Ada kalanya kita sangat high profile, ada kalanya low profile, ada kalanya flat, biasa-biasa saja dalam diplomasi,” ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (20/5/2019).

Menurutnya sikap Indonesia tersebut membuat Indonesia tidak mendapat tempat di negara lain. Padahal, Indonesia disebut Fadli memiliki kekuatan sebagai negara penduduk terbanyak keempat, penduduk islam terbanyak, dan demokrasi terbesar ketiga di dunia.

“Ini saya kira membuat jika di kancah internasional kurang mendapatkan proporsi. Menurut saya sebagaimana sebuah negara seperti Indonesia pengaruhnya tidak sebanding,” jelas Fadli.

Fadli menyebut salah satu kebijakan pemerintah yang membebaskan visa di sejumlah negara di ASEAN. Menurutnya dampak kebijakan tersebut pada pengaruh Indonesia dalam berdiplomasi tidak terasa. Negara lain yang dibebaskan visanya tidak memberikan timbal balik bagi Indonesia.

Pemerintah juga disebut Fadli tidak memiliki pengaruh saat membantu menyelesaikan konflik di Rohingya, Myanmar. Menurutnya itu terjadi karena Indonesia tidak memiliki kekuatan saat berdiplomasi dengan negara ASEAN.

“Marwah kita sebagai negara terdemokrasi, berpenduduk muslim terbesar, tapi kita kurang menyentuh persoalan yang terjadi seperti Rohingya, kita tidak berkutik di ASEAN. Pemerintah mungkin agak kaku dan kikuk saat berhadapan dengan pemerintah Myanmar,” pungkas Fadli.

Peluncuran buku itu juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, Menteri Luar Negeri Periode 2001-2009, Hassan Wirajuda, dan Kepala Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Lukman Hakim, Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Diskusi tersebut dimoderatori oleh Tarli Nugroho.

 

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer