Connect with us

News

Imunisasi MR Tetap Jalan, Begini Kata Ketum MUI Sumbar

Imunisasi MR Tetap Jalan, Begini Kata Ketum MUI Sumbar


Sabtu, 25 Agustus 2018 – 19:33:35 WIB – 101

Ilustrasi imunisasi MR

PADANG — Imunisasi Vaksin MR Boleh atau tidak, Ketua MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar angkat bicara.

Ketua MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar mengatakan Pasca diterbitkannya fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No. 33 tahun 2018 tentang dibolehkannya Vaksin MR (Measles dan Rubella), MUI Sumbar melayangkan surat kepada Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Dinas Kesehatan Sumbar, Dalam surat itu MUI merekomendasikan penyuntikan vaksin dalam imunisasi MR dilakukan melalui surat persetujuan orangtua dan tanpa ada paksaan.

“Khusus untuk umat Islam di Sumbar, kami minta pihak terkait penyuntikan vaksin MR dilakukan dengan sukarela tidak ada paksaan, dan melalui surat persetujuan orangtua anak yang akan di vaksin,” ujar Ketua MUI Sumbar, Gusrizal Gazahar, Jumat, (24/8/2018)

Buya Gusrizal Gazahar berharap terkait kajian darurat syariah belum adanya vaksin halal, dia meminta pihak terkait melakukan kajian mendalam tentang vaksin. Sebab, selama ini menurut MUI Sumbar program Imunisasi MR baru pada tahap pencegahan bukan dalam bentuk penyembuhan penderita.

“Ini bukan hanya soal program Internasional dan Nasional, namun perlu kajian apakah pantas untuk suatu daerah tertentu,” pintanya.

Terakhir ditegaskan, jangan sampai diabaikan persetujuan orangtua ketika anak mereka akan divaksinisasi. “Fatwa jelas dibolehkan karena darurat, maka jangan sampai ada pemaksaan,” tutupnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Merry Yulisday mengatakan bahwa pihaknya tetap melaksanakan program imunisasi vaksin MR Ini.

“Kita tetap jalan selama ada perintah dari pusat untuk melajukan toleransi terhadap kami pada fatwa MUI tahun 2016 yang menyebutkan bahwa untuk masalah yang berbahaya maka imunisasi dibolehkan,” katanya.

Menurutnya, kegiatan ini adalah agenda nasional dan sudah berjalan sejak tahun lalu dan tidak ada efek negatif yang ditimbulkan oleh vaksin tersebut.

“Bagi orang tua yang bersedia diimunisasi, jajaran kami siap memberikan pelayanan. Namun ada orang tua tidak mau, kami pun tidak bisa,” tuturnya.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang tidak akan memaksa orang tua maupun anak yang enggan diimunisasi measles rubella (MR). Apalagi pelaksanaan program tersebut masih menjadi pro dan kontra di tengah masyarakat.

“Imunisasi MR tidak ada paksaan. Artinya, jika memang ada anak dan orang tua yang tidak ingin mengikuti imunisasi, itu sah-sah saja,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Padang, dr. Feri Mulyani, M. Biomed, Sabtu (25/8).

Dinkes Padang juga menghargai sikap orangtua yang enggan mengimunisasi anaknya karena menilai vaksin belum mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Selain itu, ada juga masyarakat yang khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan usai imunisasi. (RI)

Polling Capres cawapres 2019-2024

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi

Tag: padang,sumatra-barat

Inilah Alasan Demokrat Akhirnya Dukung Prabowo-Sandiaga

Inilah Alasan Demokrat Akhirnya Dukung Prabowo-Sandiaga

POLITIK – Setelah menggelar sidang majelis tinggi partai (MTP) pada Jumat (10/8) pagi, Partai Demokrat akhirnya…

Penemuan Mayat Pria dalam Mobil di Kebun Sawit, Masyarakat Pasaman Barat Buncah

Penemuan Mayat Pria dalam Mobil di Kebun Sawit, Masyarakat Pasaman Barat Buncah

PASAMAN BARAT – Masyarakat Jambak Jalur IX Timur, Nagari Lingkuan Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat,…

Kajian Konsep Islam Nusantara Dijadikan Subtema 1, BIC III IAIN Batusangkar, Ini Penjelasan Panitia

Kajian Konsep Islam Nusantara Dijadikan Subtema 1, BIC III IAIN Batusangkar, Ini Penjelasan Panitia

TANAH DATAR – Beredarnya pro kontra penyelenggaraan BATUSANGKAR INTERNASIONAL CONFRENCE III (BIC-3) IAIN Batusangkar…

Wirabraja Merah Putih Adventure Offroad 2018 di Payakumbuh, Ratusan Offroader Unjuk Gigi

Wirabraja Merah Putih Adventure Offroad 2018 di Payakumbuh, Ratusan Offroader Unjuk Gigi

PAYAKUMBUH – Wirabraja Merah Putih Adventure Extreme Offroad 2018 resmi ditabuh dengan dilepasnya Offroader Oleh…

Jadwal Siaran Langsung Sepakbola Asian Games 2018, Indonesia vs UEA

Jadwal Siaran Langsung Sepakbola Asian Games 2018, Indonesia vs UEA

ASIAN GAMES 2018 – Timnas U-23 Indonesia akan melakoni pertandingan babak 16 besar Asian Games 2018 versus Uni Emirat…

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=1208534375853801”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Daerah

Nekat Loncat Ke Atas Atap Guna Menghindari Razia

Nekat Loncat Ke Atas Atap Guna Menghindari Razia


Nekat Loncat Ke Atas Atap Guna Menghindari RaziaReviewed by Koko Rakasiwion.This Is Article AboutNekat Loncat Ke Atas Atap Guna Menghindari RaziaPADANG, RedaksiSumbar.com– Ingin menghindari razia, pemuda yang diduga menginap didalam kamar hotel tanpa surat nikah, nekat kabur melalui atap lantai 3 Hotel Mervit Kota Padang. Razia Yutisi yang digelar oleh Satpol pp Kota Padang, Sabtu, 17 Maret 2019 dini hari bersama tim gabungan SK4 Kota Padang berhasil jaring 25 botol minuman beralkohol jenis Bir dan […]

PADANG, RedaksiSumbar.com– Ingin menghindari razia, pemuda yang diduga menginap didalam kamar hotel tanpa surat nikah, nekat kabur melalui atap lantai 3 Hotel Mervit Kota Padang.

Razia Yutisi yang digelar oleh Satpol pp Kota Padang, Sabtu, 17 Maret 2019 dini hari bersama tim gabungan SK4 Kota Padang berhasil jaring 25 botol minuman beralkohol jenis Bir dan 12 pasangan muda mudi tidak mempunyai surat nikah yang menginap dalam satu kamar di Hotel tersebut.

Petugas menyisir beberapa cafe diantara nya di Jalan Kampung Nias, dari cafe tersebut tidak ditemukan para pemandu lagu
Yang tidak mempunyai identitas.

Di Hotel Mervit petugas berhasil mengamankan 12 pasang muda mudi yang diduga bukan pasangan suami istri didalam kamar hotel tersebut, seorang pria yang diduga oknum nekat meloncat ke atap Lantai 3 Hotel tersebut diduga takut akan kena razia oleh petugas.

Petugas yang tidak kehilangan akal langsung menyusuri atap hotel dan mengamankan pria tersebut sedang bersembunyi diatas atap yang rentan akan roboh.

Alhasil Pria yang diduga oknum tersebut digiring oleh petugas Penegak Perda ke Mako satpol pp Kota Padang.

Salah seorang pemuka masyarakat yang berada di kawasan hotel tersebut mengatakan ” Kami sangat mendukung kinerja Satpol pp dalam menertibkan pasangan mesum yang sering menginap di hotel tersebut, dibelakang hotel berdiri sebuah Masjid dan pemilik hotel seakan menghalalkan pasangan muda mudi yang menginap tanpa surat nikah”tegas Feri.

Kasat Pol pp Kota Padang, Al Amin mengatakan ” Semua yang terjaring malam ini prosesnya kita samakan, yang diduga oknum juga akan tertibkan seperti yang lainnya, dan untuk pemilik hotel akan kita panggil dan kita proses sesuai Perda yang berlaku di Kota Padang”terang Al Amin.

[Tim Liputan]

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Daerah

Bupati Yudas Pimpin Apel Siaga Bencana di BPBD Mentawai.

Bupati Yudas Pimpin Apel Siaga Bencana di BPBD Mentawai.


Bupati Yudas Pimpin Apel Siaga Bencana di BPBD Mentawai.Reviewed by Koko Rakasiwion.This Is Article AboutBupati Yudas Pimpin Apel Siaga Bencana di BPBD Mentawai.TUA PEJAT, RedaksiSumbar.com– Dalam rangka sinergitas pelaksanaan TMMD di kabupaten kepulauan Mentawai mengadakan apel siaga bencana di halaman kantor BPBD Km 6 Tua Pejat pada Jumat 15 Maret 2019. Apel dipimpin langsung oleh Bupati Yudas Sabaggalet dan dihadiri oleh Kapolres AKBP.Hendri Yahya SE, Dan Dim 0319 Letkol Czi Didid, Dan Lanal Letkol laut Anis Munandar, […]

TUA PEJAT, RedaksiSumbar.com– Dalam rangka sinergitas pelaksanaan TMMD di kabupaten kepulauan Mentawai mengadakan apel siaga bencana di halaman kantor BPBD Km 6 Tua Pejat pada Jumat 15 Maret 2019. Apel dipimpin langsung oleh Bupati Yudas Sabaggalet dan dihadiri oleh Kapolres AKBP.Hendri Yahya SE, Dan Dim 0319 Letkol Czi Didid, Dan Lanal Letkol laut Anis Munandar, kepala Dinas perhubungan Edi Sukarni,Asisten dua Desti Seminora,SE dan beberapa kepala OPD dilingkungan pemkab Mentawai.

Apel dipimpin oleh Bupati Yudas Sabaggalet.Dalam sambutannya Yudas mengatakan, kabupaten kepulauan Mentawai adalah wilayah rawan bencana serta memiliki potensi bencana yang sangat besar.Disisi lain Mentawai juga memiliki nilai budaya dan pariwisata yang sangat tinggi. Maka dengan hal tersebut, upaya kita adalah menyikapi masyarakat siap siaga dan terhindar dari bencana serta memberi kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung.

Lebih jauh dikatakan Yudas, bencana yang bersifat lokal ,kapasitas penyelamatan serta tindakan awal di masyarakat, maka seyogyanya kita sebagai sipil juga harus giat berlatih dalam menghadapi bencana. Sebagaimana Bapak-Bapak kita prajurit TNI Polri melatih diri guna siap siaga menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.

Kesiapan apel siaga memiliki tujuan untuk mengajak kita khususnya pemangku kepentingan dan mengambil peran masing-masing untuk mendorong dan ikut ambil bagian dalam menyelenggarakan penanggulangan bencana.

Kedepannya Yudas berharap kepada BPBD untuk lebih kreatif dan berinovasi menghasilkan sesuatu , mampu berkoordinasi dan berkolabirasi sehingga dapat memberikan hasil rekomendasi kebijakan untuk mendukung pembangunan kedepan. Dengan kesiapan berarti kita mencoba untuk berdaptasi dengan kondisi alam yang kita cintai ini.

(Daniwarti).

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Berhasil Mendorong Isu Pelanggaran HAM Terhadap Muslim Uighur Dalam Sidang PUICWebsite Resmi Fadli Zon Wakil Ketua DPR RI

Fadli Zon Berhasil Mendorong Isu Pelanggaran HAM Terhadap Muslim Uighur Dalam Sidang PUIC


Fadli Zon Berhasil Mendorong Isu Pelanggaran HAM Terhadap Muslim Uighur Dalam Sidang PUIC

DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua DPR Fadli Zon, berhasil mendorong isu pelanggaran HAM muslim Uighur di dalam sidang General Comittees Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) ke- 14 di Maroko.

“Usulan Indonesia untuk isu muslim Uighur ini awalnya ditanggapi dingin negara muslim lainnya. Bahkan sempat ditolak dengan alasan prosedural. Namun karena lobi dan desakan yang kuat delegasi DPR RI, sidang General Committees menyetujui untuk memasukan isu muslim Uighur ke dalam draft resolusi akhir,” ujar Fadli Zon didalam siaran pers yang diterima Jitunews.com, Jumat (15/3).

Fadli mengatakan meski isu Uighur telah mendapat sorotan internasional, ironisnya negara-negara muslim hingga kini belum mengeluarkan sikap kolektif.

“Baik di tingkat eksekutif melalui OKI, maupun melalui forum Parlemen negara-negara Islam. Inilah yang melatarbelakangi delegasi DPR bersikukuh memasukan isu muslim Uigur di sidang ke 14 PUIC di Maroko,” kata Fadli.

Dalam hal ini, Fadli menambahkan bahwa ada tiga pertimbangan yang melatarbelakangi sikap delegasi Indonesia. Dimana yang pertama karena PUIC sebagai forum parlemen negara-negara Islam, memiliki tanggung jawab moral yang lebih dalam menyikapi perlakuan diskriminatif yang sedang dialami muslim Uighur.

Sedangkan yang kedua, sikap membela dan melindungi masyarakat muslim minoritas, terutama yang hidup di negara non-member OIC (Organization of Islamic Cooperation), selalu menjadi point utama dalam setiap resolusi PUIC.

Menurutnya hal itulah yang membuat resolusi PUIC tidak pernah absen dalam menyikapi tragedi muslim seperti di Rohingya, Crimea, dan isu masyarakat muslim di Yunani.

“Sehingga, jika PUIC diam terhadap isu muslim Uighur, ini menjadi satu pertanyaan besar! Dan ini akan menjadi reputasi kelam bagi PUIC sebagai organisasi parlemen negara muslim dunia,” tuturnya.

Dan pertimbangan yang ketiga adalah aspek kemanusiaan. Meski diberikan status otonomi, penduduk muslim di Xinjiang faktanya justru mengalami perlakuan represif. Lebih dari 10 juta muslim di Xinjiang mengalami perlakukan diskriminatif, baik diskriminasi agama, sosial, maupun ekonomi.

Bahkan, lanjut Fadli, investigasi UN Committee on the Elimination of Racial Discrimination dan Amnesty International and Human Rights Watch melaporkan terdapat dua juta warga Uighur yang ditahan otoritas China di penampungan politik di Xinjiang.

Banyak para tahanan yang dipenjara untuk waktu yang tak ditentukan dan tanpadakwaan. Ironisnya, penahanantersebut tidak sedikit yang berujung pada penyiksaan, kelaparan, dan kematian.”

“Inilah yang mendasari sikap delegasi DPR RI. Itu sebabnya, PUIC sebagai organisasi parlemen negara-negara Islam terbesar di dunia, semestinya bersikap aktif. Minimal, tidak menutup mata atas apa yang saat ini dialami muslim Uighur di Xinjiang,” tukasnya.

 

Sumber

 



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com