Connect with us

News

Imunisasi MR di 19 kab/kota Tetap Jalan, Begini Kata Ketum MUI Sumbar

Imunisasi MR Tetap Jalan, Begini Kata Ketum MUI Sumbar


PADANG — Imunisasi Vaksin MR Boleh atau tidak, Ketua MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar angkat bicara.

Ketua MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar mengatakan Pasca diterbitkannya fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No. 33 tahun 2018 tentang dibolehkannya Vaksin MR (Measles dan Rubella), MUI Sumbar melayangkan surat kepada Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Dinas Kesehatan Sumbar.

Dalam surat itu MUI merekomendasikan penyuntikan vaksin dalam imunisasi MR dilakukan melalui surat persetujuan orangtua dan tanpa ada paksaan.

“Khusus untuk umat Islam di Sumbar, kami minta pihak terkait penyuntikan vaksin MR dilakukan dengan sukarela tidak ada paksaan, dan melalui surat persetujuan orangtua anak yang akan di vaksin,” ujar Ketua MUI Sumbar, Gusrizal Gazahar, Jumat, (24/8/2018)

Buya Gusrizal Gazahar berharap terkait kajian darurat syariah belum adanya vaksin halal, dia meminta pihak terkait melakukan kajian mendalam tentang vaksin. Sebab, selama ini menurut MUI Sumbar program Imunisasi MR baru pada tahap pencegahan bukan dalam bentuk penyembuhan penderita.

“Ini bukan hanya soal program Internasional dan Nasional, namun perlu kajian apakah pantas untuk suatu daerah tertentu,” pintanya.

Terakhir ditegaskan, jangan sampai diabaikan persetujuan orangtua ketika anak mereka akan divaksinisasi. “Fatwa jelas dibolehkan karena darurat, maka jangan sampai ada pemaksaan,” tutupnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Merry Yulisday mengatakan bahwa pihaknya tetap melaksanakan program imunisasi vaksin MR Ini.

“Hingga tanggal 24 agustus 2018 capaian pelaksanaan imunisasi MR sekitar 17,7 persen dengan target 46,9%,” ujarnya.

Lanjutnya, Dinkes 19 kab/kota di sumbar sudah menjalankan mulai tanggal 1 Agustus 2018, namun sejalan dengan polemik yang terjadi tentang vaksin MR, ada beberapa kab/kota yang menunda untuk pelaksanaannya.

“Setelah keluar surat edaran kemenkes, Mendagri dan fatwa MUI no.33 tahun 2018, sebagian besar kab/kota yang menunda sudah mulai jalan lagi,” ujarnya.

Menurut dia, imunisasi ini penting guna memberikan kekebalan tubuh anak pada penyakit campak dan rubella. Meski mereka pernah mendapatkan imunisasi serupa sebelumnya, program ini tetap harus diikuti.

“Bagi orang tua yang bersedia diimunisasi, jajaran kami siap memberikan pelayanan. Namun ada orang tua tidak mau, kami pun tidak bisa memaksa,” tuturnya.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang tidak akan memaksa orang tua maupun anak yang enggan diimunisasi measles rubella (MR). Apalagi pelaksanaan program tersebut masih menjadi pro dan kontra di tengah masyarakat.

“Imunisasi MR tidak ada paksaan. Artinya, jika memang ada anak dan orang tua yang tidak ingin mengikuti imunisasi, itu sah-sah saja,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Padang, dr. Feri Mulyani, M. Biomed, Sabtu (25/8).

Dinkes Padang juga menghargai sikap orangtua yang enggan mengimunisasi anaknya karena menilai vaksin belum mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Selain itu, ada juga masyarakat yang khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan usai imunisasi. (RI)

PADANG — Minggu pertama Agustus menjadi peringatan terhadap pentingnya Air Susu Ibu (ASI). Hal tersebut diperingati…

POLITIK – Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Ujang Komarudin memperkirakan, proses penentuan nama cawapres…

NASIONAL – Pemerintah berencana membeli 11 pesawat tempur Sukhoi dari Rusia. Mekanisme transaksi ini dengan imbal beli,…

POLITIK – Politisi Partai Demokrat Andi Arief mengirim sinyal mengejutkan di detik-detik akhir pendaftaran calon…

PADANG — PW Muhammadiyah Sumbar melalui Lazismu terus melakukan aksi penggalangan dana untuk korban gempa di Lombok…

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=1208534375853801”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

1.136 Botol Minuma Keras Dimusnahkan Saat Perayaan Hut Satpol pp

1.136 Botol Minuma Keras Dimusnahkan Saat Perayaan Hut Satpol pp


1.136 Botol Minuma Keras Dimusnahkan Saat Perayaan Hut Satpol ppReviewed by Koko Rakasiwion.This Is Article About1.136 Botol Minuma Keras Dimusnahkan Saat Perayaan Hut Satpol ppPadang, RedaksiSumbar.com Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah langsung menjadi inspektur dalam upacara HUT Satpol PP ke-69 dan Satlinmas ke-57 yang diadakan di lapangan RTH Iman Bonjol Padang, Senin (18/3). Dalam amanat yang dibacakan Walikota Padang, ia memberikan motivasi kepada Satpol PP agar mampu memberikan rasa aman bagi Masyarakat Kota Padang. Selain itu ia berharap dalam perayaan […]

Padang, RedaksiSumbar.com
Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah langsung menjadi inspektur dalam upacara HUT Satpol PP ke-69 dan Satlinmas ke-57 yang diadakan di lapangan RTH Iman Bonjol Padang, Senin (18/3).

Dalam amanat yang dibacakan Walikota Padang, ia memberikan motivasi kepada Satpol PP agar mampu memberikan rasa aman bagi Masyarakat Kota Padang. Selain itu ia berharap dalam perayaan HUT Satpol PP ke-69 dan SatLinmas ke-57 ini, anggota Satpol PP hendaknya mampu memberikan peningkatan pelayanann kepada masyarakat agar lebih baik.

“Peringatan hari ulang tahun sebagaimana yang kita lakukan hari ini, tentu tidak hanya dijadikan forum untuk mengenang masa lalu, dimaksudkan harus lebih dari itu, Satpol PP sebagai sarana untuk meneruskan semangat juang, dedikasi dan pengabdian aparatur dalam melindungi masyarakat, serta diperlukan kebulatan tekad untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat”, papar Mahyeldi.

Tidak itu saja Walikota juga mangajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Padang, terkhususnya anggota Satpol PP dan Sat Linmas, agar lebih meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, menjunjung tinggi ideologi Pancasila, harus mempu menjadi sarana pemersatu bangsa dan harus mengutamakan kepentingan bangsa dan negara serta mengutamakan kepentingan masyarakat diatas kepentingan sendiri, dalam upaya mewujudkan ketentraman dan Ketertiban Umum serta perlindungan masyarakat di Kota Padang.

“Seperti yang disampaikan Menteri dalam Negri, bahwasanya ASN harus menjalankan netralitas, termasuk juga TNI Polri sebagai pengawal bagaimana pesta demokrasi ini bisa berjalan sebaik-baiknya. Artinya apa, bahwasanya melangsungkan kegiatan ini adalah Panwaslu dan KPU harus mampu menegakkan aturan dan peraturan yang ada, yang di berikan kepada Banpas dan KPUD, sehingga agenda demokrasi ini jangan sampai cacat, jangan sampai ternoda, karena ini adalah masa depan bangsa kita lima tahun kedepan”, himbau Mahyeldi

Dalam peeingatan Hut Satpol pp kali ini, juga turut dimusnahkan 1.136 botol minuman keras hasil operasi dari penjualan minuman keras yang tidak mempunyai izin oleh Satpol pp Kota Padang dan Instansi terkait.

Pantauan RedaksiSumbar.com, Upacara Hut Satpol ke-69 tersebut berlangsung dengan khidmat, Selain itu ada juga peragaan bela diri, Karate dan Tarung Derajat.

[Tim Liputan]

Topik: ,

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Daerah

Nekat Loncat Ke Atas Atap Guna Menghindari Razia

Nekat Loncat Ke Atas Atap Guna Menghindari Razia


Nekat Loncat Ke Atas Atap Guna Menghindari RaziaReviewed by Koko Rakasiwion.This Is Article AboutNekat Loncat Ke Atas Atap Guna Menghindari RaziaPADANG, RedaksiSumbar.com– Ingin menghindari razia, pemuda yang diduga menginap didalam kamar hotel tanpa surat nikah, nekat kabur melalui atap lantai 3 Hotel Mervit Kota Padang. Razia Yutisi yang digelar oleh Satpol pp Kota Padang, Sabtu, 17 Maret 2019 dini hari bersama tim gabungan SK4 Kota Padang berhasil jaring 25 botol minuman beralkohol jenis Bir dan […]

PADANG, RedaksiSumbar.com– Ingin menghindari razia, pemuda yang diduga menginap didalam kamar hotel tanpa surat nikah, nekat kabur melalui atap lantai 3 Hotel Mervit Kota Padang.

Razia Yutisi yang digelar oleh Satpol pp Kota Padang, Sabtu, 17 Maret 2019 dini hari bersama tim gabungan SK4 Kota Padang berhasil jaring 25 botol minuman beralkohol jenis Bir dan 12 pasangan muda mudi tidak mempunyai surat nikah yang menginap dalam satu kamar di Hotel tersebut.

Petugas menyisir beberapa cafe diantara nya di Jalan Kampung Nias, dari cafe tersebut tidak ditemukan para pemandu lagu
Yang tidak mempunyai identitas.

Di Hotel Mervit petugas berhasil mengamankan 12 pasang muda mudi yang diduga bukan pasangan suami istri didalam kamar hotel tersebut, seorang pria yang diduga oknum nekat meloncat ke atap Lantai 3 Hotel tersebut diduga takut akan kena razia oleh petugas.

Petugas yang tidak kehilangan akal langsung menyusuri atap hotel dan mengamankan pria tersebut sedang bersembunyi diatas atap yang rentan akan roboh.

Alhasil Pria yang diduga oknum tersebut digiring oleh petugas Penegak Perda ke Mako satpol pp Kota Padang.

Salah seorang pemuka masyarakat yang berada di kawasan hotel tersebut mengatakan ” Kami sangat mendukung kinerja Satpol pp dalam menertibkan pasangan mesum yang sering menginap di hotel tersebut, dibelakang hotel berdiri sebuah Masjid dan pemilik hotel seakan menghalalkan pasangan muda mudi yang menginap tanpa surat nikah”tegas Feri.

Kasat Pol pp Kota Padang, Al Amin mengatakan ” Semua yang terjaring malam ini prosesnya kita samakan, yang diduga oknum juga akan tertibkan seperti yang lainnya, dan untuk pemilik hotel akan kita panggil dan kita proses sesuai Perda yang berlaku di Kota Padang”terang Al Amin.

[Tim Liputan]

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Daerah

Bupati Yudas Pimpin Apel Siaga Bencana di BPBD Mentawai.

Bupati Yudas Pimpin Apel Siaga Bencana di BPBD Mentawai.


Bupati Yudas Pimpin Apel Siaga Bencana di BPBD Mentawai.Reviewed by Koko Rakasiwion.This Is Article AboutBupati Yudas Pimpin Apel Siaga Bencana di BPBD Mentawai.TUA PEJAT, RedaksiSumbar.com– Dalam rangka sinergitas pelaksanaan TMMD di kabupaten kepulauan Mentawai mengadakan apel siaga bencana di halaman kantor BPBD Km 6 Tua Pejat pada Jumat 15 Maret 2019. Apel dipimpin langsung oleh Bupati Yudas Sabaggalet dan dihadiri oleh Kapolres AKBP.Hendri Yahya SE, Dan Dim 0319 Letkol Czi Didid, Dan Lanal Letkol laut Anis Munandar, […]

TUA PEJAT, RedaksiSumbar.com– Dalam rangka sinergitas pelaksanaan TMMD di kabupaten kepulauan Mentawai mengadakan apel siaga bencana di halaman kantor BPBD Km 6 Tua Pejat pada Jumat 15 Maret 2019. Apel dipimpin langsung oleh Bupati Yudas Sabaggalet dan dihadiri oleh Kapolres AKBP.Hendri Yahya SE, Dan Dim 0319 Letkol Czi Didid, Dan Lanal Letkol laut Anis Munandar, kepala Dinas perhubungan Edi Sukarni,Asisten dua Desti Seminora,SE dan beberapa kepala OPD dilingkungan pemkab Mentawai.

Apel dipimpin oleh Bupati Yudas Sabaggalet.Dalam sambutannya Yudas mengatakan, kabupaten kepulauan Mentawai adalah wilayah rawan bencana serta memiliki potensi bencana yang sangat besar.Disisi lain Mentawai juga memiliki nilai budaya dan pariwisata yang sangat tinggi. Maka dengan hal tersebut, upaya kita adalah menyikapi masyarakat siap siaga dan terhindar dari bencana serta memberi kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung.

Lebih jauh dikatakan Yudas, bencana yang bersifat lokal ,kapasitas penyelamatan serta tindakan awal di masyarakat, maka seyogyanya kita sebagai sipil juga harus giat berlatih dalam menghadapi bencana. Sebagaimana Bapak-Bapak kita prajurit TNI Polri melatih diri guna siap siaga menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.

Kesiapan apel siaga memiliki tujuan untuk mengajak kita khususnya pemangku kepentingan dan mengambil peran masing-masing untuk mendorong dan ikut ambil bagian dalam menyelenggarakan penanggulangan bencana.

Kedepannya Yudas berharap kepada BPBD untuk lebih kreatif dan berinovasi menghasilkan sesuatu , mampu berkoordinasi dan berkolabirasi sehingga dapat memberikan hasil rekomendasi kebijakan untuk mendukung pembangunan kedepan. Dengan kesiapan berarti kita mencoba untuk berdaptasi dengan kondisi alam yang kita cintai ini.

(Daniwarti).

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com