Connect with us

News

Gempa 6,9 SR Minggu Malam Guncang Lombok, Begini Prediksi Sebaran Kerusakan Menurut BMKG

Gempa 6,9 SR Minggu Malam Guncang Lombok, Begini Prediksi Sebaran Kerusakan Menurut BMKG


Senin, 20 Agustus 2018 – 06:25:43 WIB – 86

Titik gempa Lombok (Foto: BMKG)

NASIONAL – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebaran kerusakan pasca gempa 6,9 yang mengguncang Lombok Timur dan sekitarnya, Ahad (19/8) malam. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkapkan, zona yang terdampak guncangan paling parah ditandai dengan warna kuning berada di utara, timur laut dan tenggara wilayah Lombok serta Sumbawa bagian barat laut dan barat.

“Sehingga diperkirakan guncangan terkuat disana dan kerusakan diperkirakan akan terjadi disana, demikian juga di Pulau Sumbawa terlihat warna kuning tersentralkan dan terklaster Sumbawa bagian barat laut dan barat dan disitulah segera yang harus dilakukan pertolongan,” ujar Dwikorita dalam keterangan persnya di Kantor BMKG, Jakarta, Senin (20/8) dini hari dikutip dari laman Republika.co.id.

Menurutnya, daerah zona kuning itu, skala intensitas guncangan mencapai 6 hingga 7 MMI sehingga potensi kerusakan terjadi di daerah tersebut. Menurutnya, bangunan standar dapat mengalami kerusakan, sedangkan bangunan yang tidak standar dan telah terkena gempa sebelumnya akan mengalami kerusakan sedang hingga berat.

“Disitulah segera yang harus dilakukan pertolongan selanjutnya di zona yang berwarna kuning dengan intersitas skala 6-7 mmi,” katanya.

Sementara untuk Lombok Barat, Mataram, Praya masuk kategori intensitas skala 5-6 MMI yang tingkat kerusakannya ringan. Begitu juga daerah yang ditandai dengan zona kuning muda hingga hijau yang skalnya 3-4 MMI

“Daerah itu semua merasakan guncangan tapi belum terjadi kerusakan ta Tpi dalam kondisi bangunan terguncang beberapa kali oleh gempa sebelumnya bisa timbukan kerusakan,” katanya.

BMKG menyebut gempa yang berpusat di 30 km timut Laut Lombok Timur kedalaman 18 Km ini merupakan jenis gempa baru dan bukan susulan dari gempa sebelumnya. Gempa tersebut juga berbeda dari gempa sebelumnya yang berkekuatan magnitudo 7 pada 5 Agustus lalu.

“Dengan memperhatikan lokasi epicenter gempa bumi magnitido 6,9 yg teletak di ujung timur Pulau Lombok dan diikuti sebaran epicenter gempa susulannya yang membentuk klaster epicenter, dengan sebaran ke arah timur hingga di sebelah utara Sumbara Barat, maka dapat disimpulkan bahwa gempa yang terjadi merupakan aktivitas gempa baru, yang berbeda dengan gempa magnitudo 5 Agustus 2018 lalu,” ujarnya.

Dwikorita mengatakan hal itu karena gempa magnitude 6,9 memiiki bidang deformasi batuan berbeda. Meskipun seluruh aktivitas gempa yang terjadi berkaitan geologi patahan naik Folres, tetapi antara gempa magnitudo 7 pada 5 agustus lalu dengan gempa 6,9 yang malam ini terjadi memiiki bidang deformasi batuan berbeda.

Ia mengatakan hasil analisis mekanisme sumber gempa menunjukkan gempa magnitudo 6,9 Lombok bukanlan gempa susulan dari gempa 5 Agustus lalu.

“Bidang deformasi atau bidang ribekan batuan yang berbeda, hasil analisist mekanisme sumber gempa menunjukkan gempa ini dipicu atau dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan naik atau patahan naik,” ujar Dwikorita. (rep)

Polling Capres cawapres 2019-2024

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Republika.co.id

Tag: gempa,indonesia,metro,nasional,peristiwa

Legislator Sumbar John Kennedy Azis: Ketum Golkar Airlangga Hartarto Siap Dampingi Jokowi

Legislator Sumbar John Kennedy Azis: Ketum Golkar Airlangga Hartarto Siap Dampingi Jokowi

PASAMAN BARAT – Anggota DPR RI Dapil Sumbar II, John Kennedy Azis jalin silaturrahim dengan para Bakal Calon Legislatif…

Aksi Gokil Jokowi Tunggangi Moge di Asian Games jadi Sorotan Korsel dan China

Aksi Gokil Jokowi Tunggangi Moge di Asian Games jadi Sorotan Korsel dan China

JAKARTA – Aksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat naik motor gede (moge) di pembukaan Asian Games 2018 menjadi sorotan….

Padang Pariaman Duduki Peringkat 3 Penyalahgunaan Narkoba di Sumbar

Padang Pariaman Duduki Peringkat 3 Penyalahgunaan Narkoba di Sumbar

PADANG PARIAMAN – Wakil Bupati Suhatri Bur mengatakan bahwa Kabupaten Padang Pariaman masih menduduki rangking 3 di…

Inilah Alasan Demokrat Akhirnya Dukung Prabowo-Sandiaga

Inilah Alasan Demokrat Akhirnya Dukung Prabowo-Sandiaga

POLITIK – Setelah menggelar sidang majelis tinggi partai (MTP) pada Jumat (10/8) pagi, Partai Demokrat akhirnya…

Kejari Pariaman Musnahkan Sabu 770 gram dan Ganja 20 Kg

Kejari Pariaman Musnahkan Sabu 770 gram dan Ganja 20 Kg

PARIAMAN — Kejaksaan Negeri (Kejari) Pariaman melakukan pemusnahan sabu 770,62 gram dan ganja 20.323 Kg hasil sidang…

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=1208534375853801”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Daerah

Nekat Loncat Ke Atas Atap Guna Menghindari Razia

Nekat Loncat Ke Atas Atap Guna Menghindari Razia


Nekat Loncat Ke Atas Atap Guna Menghindari RaziaReviewed by Koko Rakasiwion.This Is Article AboutNekat Loncat Ke Atas Atap Guna Menghindari RaziaPADANG, RedaksiSumbar.com– Ingin menghindari razia, pemuda yang diduga menginap didalam kamar hotel tanpa surat nikah, nekat kabur melalui atap lantai 3 Hotel Mervit Kota Padang. Razia Yutisi yang digelar oleh Satpol pp Kota Padang, Sabtu, 17 Maret 2019 dini hari bersama tim gabungan SK4 Kota Padang berhasil jaring 25 botol minuman beralkohol jenis Bir dan […]

PADANG, RedaksiSumbar.com– Ingin menghindari razia, pemuda yang diduga menginap didalam kamar hotel tanpa surat nikah, nekat kabur melalui atap lantai 3 Hotel Mervit Kota Padang.

Razia Yutisi yang digelar oleh Satpol pp Kota Padang, Sabtu, 17 Maret 2019 dini hari bersama tim gabungan SK4 Kota Padang berhasil jaring 25 botol minuman beralkohol jenis Bir dan 12 pasangan muda mudi tidak mempunyai surat nikah yang menginap dalam satu kamar di Hotel tersebut.

Petugas menyisir beberapa cafe diantara nya di Jalan Kampung Nias, dari cafe tersebut tidak ditemukan para pemandu lagu
Yang tidak mempunyai identitas.

Di Hotel Mervit petugas berhasil mengamankan 12 pasang muda mudi yang diduga bukan pasangan suami istri didalam kamar hotel tersebut, seorang pria yang diduga oknum nekat meloncat ke atap Lantai 3 Hotel tersebut diduga takut akan kena razia oleh petugas.

Petugas yang tidak kehilangan akal langsung menyusuri atap hotel dan mengamankan pria tersebut sedang bersembunyi diatas atap yang rentan akan roboh.

Alhasil Pria yang diduga oknum tersebut digiring oleh petugas Penegak Perda ke Mako satpol pp Kota Padang.

Salah seorang pemuka masyarakat yang berada di kawasan hotel tersebut mengatakan ” Kami sangat mendukung kinerja Satpol pp dalam menertibkan pasangan mesum yang sering menginap di hotel tersebut, dibelakang hotel berdiri sebuah Masjid dan pemilik hotel seakan menghalalkan pasangan muda mudi yang menginap tanpa surat nikah”tegas Feri.

Kasat Pol pp Kota Padang, Al Amin mengatakan ” Semua yang terjaring malam ini prosesnya kita samakan, yang diduga oknum juga akan tertibkan seperti yang lainnya, dan untuk pemilik hotel akan kita panggil dan kita proses sesuai Perda yang berlaku di Kota Padang”terang Al Amin.

[Tim Liputan]

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Daerah

Bupati Yudas Pimpin Apel Siaga Bencana di BPBD Mentawai.

Bupati Yudas Pimpin Apel Siaga Bencana di BPBD Mentawai.


Bupati Yudas Pimpin Apel Siaga Bencana di BPBD Mentawai.Reviewed by Koko Rakasiwion.This Is Article AboutBupati Yudas Pimpin Apel Siaga Bencana di BPBD Mentawai.TUA PEJAT, RedaksiSumbar.com– Dalam rangka sinergitas pelaksanaan TMMD di kabupaten kepulauan Mentawai mengadakan apel siaga bencana di halaman kantor BPBD Km 6 Tua Pejat pada Jumat 15 Maret 2019. Apel dipimpin langsung oleh Bupati Yudas Sabaggalet dan dihadiri oleh Kapolres AKBP.Hendri Yahya SE, Dan Dim 0319 Letkol Czi Didid, Dan Lanal Letkol laut Anis Munandar, […]

TUA PEJAT, RedaksiSumbar.com– Dalam rangka sinergitas pelaksanaan TMMD di kabupaten kepulauan Mentawai mengadakan apel siaga bencana di halaman kantor BPBD Km 6 Tua Pejat pada Jumat 15 Maret 2019. Apel dipimpin langsung oleh Bupati Yudas Sabaggalet dan dihadiri oleh Kapolres AKBP.Hendri Yahya SE, Dan Dim 0319 Letkol Czi Didid, Dan Lanal Letkol laut Anis Munandar, kepala Dinas perhubungan Edi Sukarni,Asisten dua Desti Seminora,SE dan beberapa kepala OPD dilingkungan pemkab Mentawai.

Apel dipimpin oleh Bupati Yudas Sabaggalet.Dalam sambutannya Yudas mengatakan, kabupaten kepulauan Mentawai adalah wilayah rawan bencana serta memiliki potensi bencana yang sangat besar.Disisi lain Mentawai juga memiliki nilai budaya dan pariwisata yang sangat tinggi. Maka dengan hal tersebut, upaya kita adalah menyikapi masyarakat siap siaga dan terhindar dari bencana serta memberi kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung.

Lebih jauh dikatakan Yudas, bencana yang bersifat lokal ,kapasitas penyelamatan serta tindakan awal di masyarakat, maka seyogyanya kita sebagai sipil juga harus giat berlatih dalam menghadapi bencana. Sebagaimana Bapak-Bapak kita prajurit TNI Polri melatih diri guna siap siaga menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.

Kesiapan apel siaga memiliki tujuan untuk mengajak kita khususnya pemangku kepentingan dan mengambil peran masing-masing untuk mendorong dan ikut ambil bagian dalam menyelenggarakan penanggulangan bencana.

Kedepannya Yudas berharap kepada BPBD untuk lebih kreatif dan berinovasi menghasilkan sesuatu , mampu berkoordinasi dan berkolabirasi sehingga dapat memberikan hasil rekomendasi kebijakan untuk mendukung pembangunan kedepan. Dengan kesiapan berarti kita mencoba untuk berdaptasi dengan kondisi alam yang kita cintai ini.

(Daniwarti).

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Berhasil Mendorong Isu Pelanggaran HAM Terhadap Muslim Uighur Dalam Sidang PUICWebsite Resmi Fadli Zon Wakil Ketua DPR RI

Fadli Zon Berhasil Mendorong Isu Pelanggaran HAM Terhadap Muslim Uighur Dalam Sidang PUIC


Fadli Zon Berhasil Mendorong Isu Pelanggaran HAM Terhadap Muslim Uighur Dalam Sidang PUIC

DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua DPR Fadli Zon, berhasil mendorong isu pelanggaran HAM muslim Uighur di dalam sidang General Comittees Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) ke- 14 di Maroko.

“Usulan Indonesia untuk isu muslim Uighur ini awalnya ditanggapi dingin negara muslim lainnya. Bahkan sempat ditolak dengan alasan prosedural. Namun karena lobi dan desakan yang kuat delegasi DPR RI, sidang General Committees menyetujui untuk memasukan isu muslim Uighur ke dalam draft resolusi akhir,” ujar Fadli Zon didalam siaran pers yang diterima Jitunews.com, Jumat (15/3).

Fadli mengatakan meski isu Uighur telah mendapat sorotan internasional, ironisnya negara-negara muslim hingga kini belum mengeluarkan sikap kolektif.

“Baik di tingkat eksekutif melalui OKI, maupun melalui forum Parlemen negara-negara Islam. Inilah yang melatarbelakangi delegasi DPR bersikukuh memasukan isu muslim Uigur di sidang ke 14 PUIC di Maroko,” kata Fadli.

Dalam hal ini, Fadli menambahkan bahwa ada tiga pertimbangan yang melatarbelakangi sikap delegasi Indonesia. Dimana yang pertama karena PUIC sebagai forum parlemen negara-negara Islam, memiliki tanggung jawab moral yang lebih dalam menyikapi perlakuan diskriminatif yang sedang dialami muslim Uighur.

Sedangkan yang kedua, sikap membela dan melindungi masyarakat muslim minoritas, terutama yang hidup di negara non-member OIC (Organization of Islamic Cooperation), selalu menjadi point utama dalam setiap resolusi PUIC.

Menurutnya hal itulah yang membuat resolusi PUIC tidak pernah absen dalam menyikapi tragedi muslim seperti di Rohingya, Crimea, dan isu masyarakat muslim di Yunani.

“Sehingga, jika PUIC diam terhadap isu muslim Uighur, ini menjadi satu pertanyaan besar! Dan ini akan menjadi reputasi kelam bagi PUIC sebagai organisasi parlemen negara muslim dunia,” tuturnya.

Dan pertimbangan yang ketiga adalah aspek kemanusiaan. Meski diberikan status otonomi, penduduk muslim di Xinjiang faktanya justru mengalami perlakuan represif. Lebih dari 10 juta muslim di Xinjiang mengalami perlakukan diskriminatif, baik diskriminasi agama, sosial, maupun ekonomi.

Bahkan, lanjut Fadli, investigasi UN Committee on the Elimination of Racial Discrimination dan Amnesty International and Human Rights Watch melaporkan terdapat dua juta warga Uighur yang ditahan otoritas China di penampungan politik di Xinjiang.

Banyak para tahanan yang dipenjara untuk waktu yang tak ditentukan dan tanpadakwaan. Ironisnya, penahanantersebut tidak sedikit yang berujung pada penyiksaan, kelaparan, dan kematian.”

“Inilah yang mendasari sikap delegasi DPR RI. Itu sebabnya, PUIC sebagai organisasi parlemen negara-negara Islam terbesar di dunia, semestinya bersikap aktif. Minimal, tidak menutup mata atas apa yang saat ini dialami muslim Uighur di Xinjiang,” tukasnya.

 

Sumber

 



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com