Connect with us

Ekonomi

Dukung Industri Kreatif Musik Lokal Smartfren Luncurkan Aplikasi SmartMusic

Dukung Industri Kreatif Musik Lokal Smartfren Luncurkan Aplikasi SmartMusic


Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren, Robento Saputra dan para penggemar musik saat peluncuran SmartMusic di Jakarta Minggu (10/2). (*)

JAKARTA – Dalam mendukung industri kreatif musik dalam negeri, PT Smartfren Telecom, Tbk bekerja sama dengan PT Melon Indonesia, meluncurkan aplikasi SmartMusic. Sebuah aplikasi khusus untuk para penggemar streaming musik, untuk dapat menikmati musik pilihannya tanpa batas.

Aplikasi SmartMusic, upaya Smartfren lawan pembajakan musik di tanah air. Melalui Aplikasinya hadirkan paket streaming musik sepuasnya mulai dari Rp.1000, untuk lebih dari 6 juta lagu. SmartMusic ini merupakan aplikasi yang didevelop oleh developer asli Indonesia.

Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren kepada Singgalang di Jakarta Minggu (10/2) mengatakan, pada aplikasi SmartMusic, menghadirkan pilihan lebih dari enam juta lagu yang dapat dinikmati pengguna. Dari jumlah tersebut 70% diantaranya merupakan lagu hasil karya musisi dalam negeri.

“Di mana bentuk dukungan dari kami memberikan paket streaming musik sepuasnya mulai dari Rp.1000, dengan jutaan lagu selama satu hari,” katanya.

Selain itu Smartfren juga menawarkan paket streaming musik sepuasnya selama sebulan cukup dengan Rp.15.000. Karena itu Smartfren mengajak kepada masyarakat, ayo dukung kemajuan musisi dalam negeri jangan membajak, pakai saja SmartMusic.

Aplikasi SmartMusic dapat diunduh di GooglePlaystore, secara gratis setelah mengunduh pengguna cukup masuk ke menu “MyProfile” dan langsung dapat memilih paket berlangganan yang diinginkan sesuai paket yang ditawarkan.

SmartMusic juga didukung dengan konektivitas jaringan 4G LTE Smartfren yang tersebar di 200 kota besar dan kecil di Indonesia. Dengan demikian para pengguna dapat menikmati streaming musik dengan harga terjangkau, tanpa lag dan gangguan. (sm)

 



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Bhinneka dan Lazada Luncurkan Bhinneka Official Store

Bhinneka dan Lazada Luncurkan Bhinneka Official Store


Bersama Vensia Tjhin, Chief of Omni Channel Officer Bhinneka dan Monika Rudijono, CMO Lazada Indonesia, saat peluncuran Bhinneka Official Store di Jajakarta Senin (18/2). (*)

JAKARTA – Bhinneka selaku pionir industri e-commerce di Indonesia, menjalin kerjasama dengan Lazada meluncurkan Bhinneka Official Store di Lazada LazMall. Kolaborasi ini membangun ekosistem e-commerce yang kompetitif dengan membawa added value yang ditawarkan kedua perusahaan kepada pelanggan.

Chief of Omni Channel Officer Bhinneka, Vensia Tjhin kepada Singgalang di Jakarta Senin (18/2) menjelaskan, kolaborasi ini merupakan hal yang penting dalam perjalanan e-commerce Indonesia terus membangun ekoslstem yang lebih baik. Dan berharap dapat menjadi multiplier effect dalam mewujudkan Industri e-commerce secara sehat dan kompetitif.

Bhinneka selaku pionir industri e-commerce di Indonesia, yang selama ini dikenal sebagai salah satu pemain pasar penjualan online produk gadget, laptop dan komputer, ingin mencoba merangkul para pemain baru yang saat ini menjadi favorit para konsumen.
Bhinneka Official Store menyediakan 6 kategori produk utama yakni Teknologi dan Gadget, Lifestyle, Music Store, All About Home, Gaming Station dan Sports. Dari keenam kategori ini, 70% akan didominasi oleh gadget, laptop dan computer. Hingga akhir Februari 2019 ini, Bhinneka Official Store akan memiliki lebih dari 20.000 produk dari lebih dari 100 merek dari berbagai kategori.

Monika Rudijono, Chief Marketing Officer Lazada Indonesia mengaku bangga dapat bekerjasama dengan Bhinneka, pelopor e-commerce di Indonesia. “Kami yakin kemitraan ini dapat menambah kepercayaan, serta memberikan kenyamanan bagi pelanggan,” katanya.

Dalam kolaborasi ini peluang yang akan dieksplorasi oleh kedua perusahaan e-commerce. Dengan tagline Bhinneka, #AsliBikinTenang, kami percaya bahwa pasar tidak perlu lagi khawatir dengan orisinalitas produk. Khususnya kategori produk gadget dan elektronik. Bhinneka adalah pemain terkuat di pasar online khusus produk teknologi.

Dengan peluncuran Bhinneka Official Store di LazMaIl, Lazada menggelar promo Brand Day pada 26 Februari 2019. Dimana semua produk di Bhinneka Official Store akan ada program promo Triple 26, yaitu, pilihan 26 produk dengan harga hanya Rp26.000, dan pilihan 26 produk seharga Rp260.000. Promo tersebut akan digelar tepat jam 00 pada tanggal 26 Februari mendatang. (sm)

 



Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

Mulai 1 Maret Tarif Listrik Rumah Tangga 900 VA Turun

Mulai 1 Maret Tarif Listrik Rumah Tangga 900 VA Turun






Ilustrasi (net)

JAKARTA – Mulai 1 Maret 2019, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) akan menurunkan tarif tenaga listrik (TTL), khususnya bagi pelanggan rumah tangga mampu 900 volt ampere (VA) sebesar Rp52 per kilowatt hour (kWh).

Semula, tarif dihargai Rp1.352 per kWh dan akan turun menjadi Rp1.300 per kWh. Adapun penurunan ini diberikan karena efisiensi perusahaan dan penyesuaian atas terjadinya harga minyak dan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS).

“Dengan adanya insentif ini, PLN ingin memberikan ruang untuk pelanggan R-1 900 VA rumah tangga mampu (RTM) agar dapat lebih banyak memanfaatkan listrik untuk menunjang kegiatan ekonomi dalam kesehariannya,” ujar Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka di Jakarta. (aci)










Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

OJK Minta Masyarakat Jauhi Pinjaman Online Ilegal

OJK Optimistis Pasar Modal di Indonesia Akan Semakin Maju


OJK (net)

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku lembaga independen yang melakukan pengawasan untuk sektor perbankan serta nonperbankan, telah berulang kali mengimbau kepada semua masyarakat Indonesia untuk tidak melakukan peminjaman uang secara online.

Sebelumnya diberitakan pada Senin (11/2) lalu, seorang pengemudi taksi bernama Zulfandi (35), ditemukan tewas di kamar kosnya di daerah Tegal Parang, Jakarta Selatan. Zulfandi tewas gantung diri setelah diduga tidak kuat menghadapi pola penagihan akibat pinjaman online yang ia lakukan sendiri.

Melalui sepucuk surat yang ia tulis sebelum melakukan aksinya, Zulfandi meminta kepada OJK dan pihak berwajib untuk memberantas pinjaman online. Atas peristiwa yang menimpa Zulfandi, OJK melalui Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L Tobing, memberikan klarifikasinya terkait peminjaman online yang sedang marak belakangan ini.

“Masyarakat diminta untuk tidak melakukan pinjaman terhadap fintech _P2P lending tanpa terdaftar atau memiliki izin OJK,” ucap Tongam, Minggu (17/2)

Lebih lanjut Tongam menjelaskan banyak entitas “fintech peer to peer lending (P2P)” atau pinjaman berbasis online ilegal yang sudah merambah ke media sosial.

“Nah, melihat berbagai kondisi ini, kami dari OJK dan asosiasi melakukan pendalaman, dalam hal ini melakukan proses pengumpulan informasi. Selanjutnya fintech legal dilarang meng-copy semua kontak yang ada di HP, hanya kontak darurat yang boleh dikontak,” jelas Tongam mengutip dari okezone.

Pada Februari 2019, OJK melalui Satgas Waspada Investasi, telah memberhentikan layanan 231 penyelenggara pinjaman online. Dari jumlah tersebut, OJK memastikan seluruhnya adalah layanan yang tidak terdaftar dan tidak memiliki izin dari OJK. (aci)



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com