Connect with us

#kpu

DPT Pemilu 2019 di Pasaman 183.710 Pemilih

Debat Putaran Kedua Pilkada Padang 12 Mei






KPU (net)

LUBUK SIKAPING – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman menetapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Umum 2019 untuk Kabupaten Pasaman. Jumlahnya mencapai 183.710 pemilih.

Penetepan ini diumumkan saat rapat pleno terbuka penetapan dan rekapitulasi DPT Pemilu 2019 di Flom Mitra, Lubuk Sikaping, Selasa, (21/8).

Ketua KPU Pasaman, Rodi Andermi mengatakan, jumlah tersebut tersebar di 12 Kecamatan dan 37 Nagari se Pasaman, dengan rincian DPT laki-laki berjumlah 90.785 pemilih dan perempuan sebanyak 92.925 pemilih. “Jumlah 183.710 DPT ini sesuai dengan hasil rekap dari PPK di masing-masing kecamatan,” sebut Rodi Andermi.

Rodi Andermi menjelaskan, jumlah DPT untuk Pemilu 2019 ini mengalami kenaikan sebanyak 3.245 pemilih dibandingkan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) yang telah ditetapkan sebelumnya. (Can)

 










Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

#kpu

KPU Pasaman Sosialisasi Lewat Goes to School

Debat Putaran Kedua Pilkada Padang 12 Mei






KPU (net)

LUBUK SIKAPING – Sejumlah SMP dan SMA di Pasaman menjadi target sasaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, untuk menggelar program goes to school.

Program goes to school ini, merupakan cara KPU untuk menjaring pemilih pemula yang jumlahnya cukup besar di daerah itu.

Divisi Teknis KPU Kabupaten Pasaman, Juli Yusran mengatakan, KPU goes to School adalah kegiatan sosialisasi kepemiluan, dimaksudkan untuk kelompok usia di bawah 17 tahun atau pra pemilih.

“Kita (KPU) menyosialisasikan kegiatan ini pada calon dan pemilih pemula di beberapa sekolah di daerah tersebut. Saat ini, baru dua sekolah, yaitu SMPN 2 Bonjol dan SMPN 1 Padang Gelugur,” kata Juli Yusran, Kamis (18/10)

Sementara tujuannya, kata Juli, untuk memperkenalkan pemilihan umum sebagai cara dan proses demokrasi untuk memilih pemimpin dan atau perwakilan yang berkualitas dan berintegritas.

“Sosialisasi di sekolah-sekolah, khususnya jenjang SMP dan SMa ini sangat penting karena pelajar merupakan pemilih pemula,” katanya. (can)

 










Sumber

Baca Selengkapnya

#hak pilih

Wawako Payakumbuh – KPU Sosialisasikan Gerakan Melindungi Hak Pilih

Debat Pilkada Padang Ditunda 7 Mei






KPU (net)

PAYAKUMBUH – Helatan puncak demokrasi pada April 2019 mendatang direspon serius oleh Wakil Walikota Payakumbuh, Erwin Yunaz. Ia turun ke masyarakat untuk mengajak berperan aktif dan cerdas bagaimana menggunakan hak pilih yang bisa menjadikan negara dan daerah ini berubah ke arah yang lebih baik.

Aksi nyata itu dilakukan wawako bersama KPU Kota Payakumbuh, dalam sosialisasi Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) di kantor Lurah Nunang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Rabu (17/10).

Tujuan kegiatan itu adalah menjadikan Payakumbuh sebagai barometer demokrasi dalam helatan pesta demokrasi bagi daerah lain. Bahkan wawako meminta agar 99 persen masyarakat Payakumbuh menggunakan hak pilihnya pada Pileg dan Pilpres pada April 2019 mendatang.

“Dari survey dan data yang ada, tingkat kesadaran maupun kecerdasan masyarakat Payakumbuh akan politik itu yang tertinggi di Sumatera Barat. Jadi hal inilah dasar saya sebagai wakil walikota untuk menjadikan Payakumbuh sebagai barometer demokrasi dalam Pemilu. Ditambah lagi, Pemilu 2019 semakin dekat. Makanya saya turun ke lapangan bersama KPU untuk mengantisipasi tidak ada satupun pemilih yang tidak terdata,” ujar Erwin, kepada wartawan.

Sekadar diketahui, dari data KPU saat ini, jumlah DPT Kota Payakumbuh berjumlah 86.595 pemilih dengan jumlah TPS 341. Pemilih di Kecamatan Payakumbuh Barat berjumlah 34.051 pemilih dengan 130 TPS. Sedangkan Kecamatan Payakumbuh Utara berjumlah 20.803 pemilih dengan 85 TPS. Kemudian kecamatan Payakumbuh Timur berjumlah 17.664 pemilih dengan 68 TPS. Di Kecamatan Lampasi Tigo Nagari berjumlah 6.946 pemilih dengan 28 TPS dan Kecamatan Payakumbuh Selatan berjumlah 7.457 dengan 30 TPS. (bule)










Sumber

Baca Selengkapnya

#dpt

Ada Pemilih Ganda, KPU Tanah Datar Sempurnakan DPT

Debat Putaran Kedua Pilkada Padang 12 Mei


KPU (net)

BATUSANGKAR – Ada sekitar 827 pemilih ganda yang ditemukan dalam daftar pemilih di Tanah Datar, KPUD setempat mengaku bakal memperbaiki daftar ini.

Untuk ini, Banwaslu setempat juga meminta agar tak ada pemilih ganda dengan mengeluarkan rekomendasinya.

Anggota Komisioner KPUD Tanah Datar Devisi Perencanaan Data Partisipasi Masyarakat Fitri Yenti mengatakan dalam menyikapi kondisi ini pihaknya masih berupaya melakukann peyempurnaan dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) sehingga bisa menekan angkanya.

“Hingga DPT yang disempurnakan ada sebanyak 568 pemilih ganda, namun penyempurnaan untuk ini masih terus dilakukan,” kata Fitri Yenti pada pers di Pagaruyung

Ia menyebut pemilih ganda tersebut tidak semua masalah berada dalam daftar pemilih ganda, tapi terkait dengan nama orang yang telah meninggal, atau alih status pada pemilih dibawah umur.

Diutarakan Fitri Yenti, KPU Tanah Datar tetap melakukan menyempurnakan DPT pemilu 2019 mendatang. Dimana, jumlah DPT yang telah disempurnakan kini menjadi 256.682 pemilih dari sebelumnya 257.250 pemilih. Angka tersebut berkurang sebanyak 568 pemilih.

Dikatakan, berkurangnya jumlah DPT di Tanah Datar terjadi setelah adanya proses perbaikan daftar pemilih tetap hasil perubahan atau DPTHP. Hal ini juga mengacu pada rekomendasi bawaslu yang mana menemukan daftar pemilih ganda pada DPT yang telah diplenokan.

Katanya, mengacu pada isi surat hasil pengawasan dan pencermatan Bawaslu terhadap daftar pemilih tetap pemilihan umum 2019, saat dimana KPU Tanah Datar mesti menyempurnakan sebanyak 826 pemilih ganda. Namun, setelah dilakukan penyempurnaan, KPU Tanah Datar memperbaiki jumlah DPT dengan hasil mengurangi 568 pemilih.

Ditambahkannya, dari daftar pemilih ganda itu tercatat sebanyak 784 pemilih, meninggal ada 112 pemilih, di bawah umur sebanyak 14 pemilih, pindah domisili 2 pemilih dan diketahui sebagai anggota TNI aktif 1 pemilih. Dalam perbaikan DPT ini KPUD masih diberi waktu hingga dua bulan lagi. (yusnaldi)



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com