Connect with us

News

Disebut Andi Arief Terima Uang 500 M dari Sandiaga Uno, Ketum PAN Geram

Disebut Andi Arief Terima Uang 500 M dari Sandiaga Uno, Ketum PAN Geram


Kamis, 09 Agustus 2018 – 05:58:10 WIB – 369

Loading...

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Foto: Netralnews.com)

POLITIK – Politikus Demokrat Andi Arief menyebut Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno membayar Rp 500 miliar kepada PKS dan PAN. Menanggapi itu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan geram.

“Itu apa perlu dibahas sesuatu yang enggak ada. Ya enggak usah dibahas lah. Itu bisa dikatakan apa tuh sampah kan. Hoax. Mending ngomong capres aja lah,” katanya di Kediaman Prabowo Subianto, Jl Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (8/8) dikutip dari laman Merdeka.com.

Zulhas sapaan akrabnya menambahkan bahwa saat ini dirinya fokus kepada koalisi yang terus dibangun oleh Gerindra dan PKS. Menurutnya ada peta Pilpres baru yang menarik. Pembahasan kesepakatan koalisi diperkirakannya juga berlangsung panjang.

“Sekarang yang penting itu soal koalisi ya. Ini kan detik-detik akhir ini perkembangannya menarik. Lagi kita ikuti perkembangannya dinamis. Karena kan terus terang kalau mau jujur, belum ada satu partai pun yang mengeluarkan surat kan. Nah oleh karena itu menarik. Kita ikuti saja perkembangan. Hari-hari ini kelihatannya akan panjang ya. Nggak 24 jam, mungkin 48 jam nih,” tuturnya.

Namanya pun saat ini juga masuk sebagai cawapres Prabowo. Ya tentu dong (masuk nominasi cawapres),” ungkapnya.

Ketua MPR tersebut juga meluruskan. soal Demokrat dan Gerindra yang kandas berkoalisi. “Ini bukan cerai nggak cerai tapi dinamis,” tandasnya seraya meninggalkan kediaman Prabowo.

Sementara itu di tempat terpisah, Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno membantah partainya menerima uang dari Sandiaga. “Hahaha tadi mana ya Rp 500 miliar, saya belum pernah dengar komitmen itu, ada pembicaraan itu,” kata Eddy di Kompleks Widya Chandra IV Nomor 19, Jakarta Selatan, Rabu (8/8).

Eddy menegaskan PAN tidak pernah ditawari uang semacam itu. Bahkan, kata dia, tidak pernah dibahas.

“Apakah pernah ditawarin oleh kita rasanya tidak pernah ada jadi saya tidak bisa confirm cuitan itu, karena pembahasan tak pernah ada dengan PAN. Saya pikir konfirmasi saja ke yang sampaikan,” ungkapnya.

Eddy mengatakan nama Sandiaga memang sempat dibahas dalam internal PAN. Tetapi tetap saja nama Sandi tidak pernah dikhususkan.

“Jadi semua dibahas secara imbang. Tidak ada yang didahulukan diprioritaskan secara salah satu nama. Oleh karena itu perkembangan malam ini sangat cepat untuk tentukan akhir koalisi,” ucapnya. (mrd)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Merdeka.com

Tag: indonesia,metro,nasional,politik,tokoh

Gempa Bumi Lombok Utara 7,0 SR, Peringatan Dini Tsunami Berakhir

Gempa Bumi Lombok Utara 7,0 SR, Peringatan Dini Tsunami Berakhir

LOMBOK – Peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa berkekuatan 7,0 skala richter di Kabupaten Lombok Utara,…

Terciduk Lagi Indehoi di Atom Center Padang, Seorang Diduga PSK Digiring Pol PP

Terciduk Lagi Indehoi di Atom Center Padang, Seorang Diduga PSK Digiring Pol PP

PADANG – Meski Satpol PP Kota Padang sudah ditugaskan untuk melakukan pengawasan di kawasan Atom Center tidak membuat…

Sejumlah Kasus Rubella Ditemukan di Pariaman

Sejumlah Kasus Rubella Ditemukan di Pariaman

PARIAMAN – Campak dan rubella adalah penyakit infeksi yang menular melalui saluran pernafasan yang disebabkan oleh…

Heboh Pidato Jokowi Ajak Relawan tak Takut Jika Berkelahi, Ini Jawaban Istana

Heboh Pidato Jokowi Ajak Relawan tak Takut Jika Berkelahi, Ini Jawaban Istana

JAKARTA – Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pertemuan dengan…

Legislator Sumbar John Kennedy Azis: Ketum Golkar Airlangga Hartarto Siap Dampingi Jokowi

Legislator Sumbar John Kennedy Azis: Ketum Golkar Airlangga Hartarto Siap Dampingi Jokowi

PASAMAN BARAT – Anggota DPR RI Dapil Sumbar II, John Kennedy Azis jalin silaturrahim dengan para Bakal Calon Legislatif…

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=1208534375853801”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Advertisement
Loading...
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

6 Init sepeda motor diduga hasil curanmot diamankan tim operasi gabungan di Tua Pejat.

6 Init sepeda motor diduga hasil curanmot diamankan tim operasi gabungan di Tua Pejat.


6 Init sepeda motor diduga hasil curanmot diamankan tim operasi gabungan di Tua Pejat.

Loading...

6 Init sepeda motor diduga hasil curanmot diamankan tim operasi gabungan di Tua Pejat.Reviewed by Koko Rakasiwion.This Is Article About6 Init sepeda motor diduga hasil curanmot diamankan tim operasi gabungan di Tua Pejat.TUAPEJAT, RedaksiSumbar.com– Dalam rangka menciptakan kondisi aman dan nyaman bagi masyarakat pada dalam menjalankan ibadah puasa, Polres Mentawai bersama TNI tak henti-hentinya melakukan operasi di berbagai tempat. Seperti pada Malam Minggu kemaren (18/05-19) aparat kemanan tersebut berhasil mengamankan enam unit kendaraan roda dua yang diduga hasil kejahatan curanmor.Operasi dipimpin oleh KBO Kasa Lantas Iptu Yanwar. […]

TUAPEJAT, RedaksiSumbar.com– Dalam rangka menciptakan kondisi aman dan nyaman bagi masyarakat pada dalam menjalankan ibadah puasa, Polres Mentawai bersama TNI tak henti-hentinya melakukan operasi di berbagai tempat.

Seperti pada Malam Minggu kemaren (18/05-19) aparat kemanan tersebut berhasil mengamankan enam unit kendaraan roda dua yang diduga hasil kejahatan curanmor.Operasi dipimpin oleh KBO Kasa Lantas Iptu Yanwar.

Selain itu dijelaskan Yanwar juga melakukan razia terhadap kendaraan yang tidak lengkap surat-suratnya.Disamping itu guna menjaga kesucian dibulan Ramadhan tim gabungan juga melakukan penertiban ketempat-tempat hiburan yang masih beroperasi dan ke warung-warung yang didiga menjual minuman keras.

Operasi yang diberinama Operasi Bina Kusuma bertujuan menciptakan rasa aman ditengah masyarakat disaat menjalankan ibadah puasa Ramadhan di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Selain itu guna menjaga kenyamanan masyarakat tim gabungan ini juga menertibkan anak muda yang sering melakukan aksi balap liarndi jalan.Bunyi knalpot sepeda motorbyang telah mereka modifikasi itu sangat mengganggu kenyamanan warga. Dan bahkan juga ada pengendara yang dengan seenaknya berkendara dengan kencang di kalan tanpa menghidupkan lampu kendaraannya.Ini jelas membahayakan bagi kedua belah pijak baik bagi sipengendara itu sendiri maupun bagi orang lain.

Selain itu juga diamankan minuman keras jenis tuak yang dibuat dan diperjualbelikan dengan bebas..

( Daniwarti).

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

News

Warga kurang mampu dapat kupon belanja di Pasar Murah Pemprov Sumbar

Warga kurang mampu dapat kupon belanja di Pasar Murah Pemprov Sumbar


Padang, (ANTARA) – Sejumlah masyarakat kurang mampu mendapatkan subsidi berupa kupon belanja untuk mendapatkan barang kebutuhan pokok dalam pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Barat 21-24 Mei 2019.

Loading...

“Masyarakat kurang mampu yang mendapatkan kupon bisa menukarkannya dengan kebutuhan pokok di pasar murah ini,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Padang, Selasa.

Kupon itu diantaranya berasal dari bantuan Bank Nagari dan Semen Padang dengan nilai RP100-150 Ribu per orang dengan jumlah penerima sekitar 350 orang.

Selain itu harga yang ditawarkan dalam pasar murah itu lebih rendah dari harga pasar, sehingga masyarakat umum bisa ikut terbantu terbantu. Salah satunya komoditas bawang putih yang cukup mahal di pasaran, hanya dijual dengan harga Rp32 ribu per kilogram di pasar murah tersebut.

Kegiatan yang digelar setiap tahun itu menurut Irwan juga bertujuan untuk mengendalikan inflasi agar tidak terlalu tinggi karena biasanya pada ramadan dan lebaran, inflasi cukup tinggi.

“Makin banyak kita selenggarakan pasar murah seperti ini, makin bagus. Inflasi bisa terkendali,” katanya.

Para pedagang yang ikut dalam kegiatan itu juga terbantu karena bisa mendapatkan pasar dan lapak gratis, sehingga lebih menguntungkan.

Pasar murah yang digelar oleh Biro Perekonomian di lapangan parkir kantor gubernur itu merupakan yang kedua digelar oleh Pemprov Sumbar setelah sebelumnya di halaman Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat.

Setelah ini masih akan ada lagi pasar murah yang akan digelar diantaranya di Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan serta Dinas Peternakan setempat.

Selain itu ada pula Dinas Pangan yang menggelar pasar murah setiap hari dengan pola mendatangi masyarakat dengan lima mobil toko tani.

BUMN dan BUMD juga menggelar hal yang sama sehingga stabilitas harga di pasaran bisa dijaga dan inflasi terkendali. (*)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘491803547646366’,
xfbml : true,
version : ‘v2.5’
});
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘558190404243031’,
xfbml : true,
version : ‘v2.5’
});
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));
(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=558190404243031”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

ASEAN

Terbitkan Buku, Fadli Zon Kritik Kebijakan Diplomasi Pemerintah IndonesiaWebsite Resmi Fadli Zon Wakil Ketua DPR RI

fadli zon terbitkan buku


Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menerbitkan buku yang berjudul ‘Strengthtening The Indonesian Parliamentary Diplomacy’ hari ini, Senin (20/5/2019). Buku tersebut berisi kumpulan pidato Fadli saat agenda diplomasi di luar negeri.

Loading...

Fadli mengatakan, melalui buku tersebut ingin memperkuat diplomasi parlemen di Indonesia. Dalam diskusi di acara peluncuran buku itu, Fadli menyebut Indonesia konsisten saat melakukan diplomasi.

“Terus terang saja saya kira kita mengalami fluktuasi dalam diplomasi. Ada kalanya kita sangat high profile, ada kalanya low profile, ada kalanya flat, biasa-biasa saja dalam diplomasi,” ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (20/5/2019).

Menurutnya sikap Indonesia tersebut membuat Indonesia tidak mendapat tempat di negara lain. Padahal, Indonesia disebut Fadli memiliki kekuatan sebagai negara penduduk terbanyak keempat, penduduk islam terbanyak, dan demokrasi terbesar ketiga di dunia.

“Ini saya kira membuat jika di kancah internasional kurang mendapatkan proporsi. Menurut saya sebagaimana sebuah negara seperti Indonesia pengaruhnya tidak sebanding,” jelas Fadli.

Fadli menyebut salah satu kebijakan pemerintah yang membebaskan visa di sejumlah negara di ASEAN. Menurutnya dampak kebijakan tersebut pada pengaruh Indonesia dalam berdiplomasi tidak terasa. Negara lain yang dibebaskan visanya tidak memberikan timbal balik bagi Indonesia.

Pemerintah juga disebut Fadli tidak memiliki pengaruh saat membantu menyelesaikan konflik di Rohingya, Myanmar. Menurutnya itu terjadi karena Indonesia tidak memiliki kekuatan saat berdiplomasi dengan negara ASEAN.

“Marwah kita sebagai negara terdemokrasi, berpenduduk muslim terbesar, tapi kita kurang menyentuh persoalan yang terjadi seperti Rohingya, kita tidak berkutik di ASEAN. Pemerintah mungkin agak kaku dan kikuk saat berhadapan dengan pemerintah Myanmar,” pungkas Fadli.

Peluncuran buku itu juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, Menteri Luar Negeri Periode 2001-2009, Hassan Wirajuda, dan Kepala Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Lukman Hakim, Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Diskusi tersebut dimoderatori oleh Tarli Nugroho.

 

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer