Connect with us

Hukum

Bayi Ditinggal Dalam Taxi, Sebuah Surat Diselipkan Orang Tua Bayi

Bayi Ditinggal Dalam Taxi, Sebuah Surat Diselipkan Orang Tua Bayi


Bayi Ditinggal Dalam Taxi, Sebuah Surat Diselipkan Orang Tua BayiReviewed by redaksisumbaron.This Is Article AboutBayi Ditinggal Dalam Taxi, Sebuah Surat Diselipkan Orang Tua BayiPadang, RedaksiSumbar.com – Seorang sopir taksi tiba-tiba dikagetkan dengan ditemukannya bayi yang masih hidup di dalam mobilnya, Minggu (25/11) sekitar pukul 21.00. Penemuan bayi yang diperkirakan bermumur dua hari itu terjadi di depan Rumah Sakit Hospital Semen Padang. Informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula, ketika sopir taksi bernama Zarino Daeza, 35, sedang menunggu penumpang di depan […]

Padang, RedaksiSumbar.com – Seorang sopir taksi tiba-tiba dikagetkan dengan ditemukannya bayi yang masih hidup di dalam mobilnya, Minggu (25/11) sekitar pukul 21.00. Penemuan bayi yang diperkirakan bermumur dua hari itu terjadi di depan Rumah Sakit Hospital Semen Padang. Informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula, ketika sopir taksi bernama Zarino Daeza, 35, sedang menunggu penumpang di depan Rumah Sakit Hospital Semen Padang.

Setelah sekian lama menunggu penumpang, lalu datang istrinya bernama Nova Fitriani, 33, ingin diantarkan pulang. Saat menaiki mobil, ia dikagetkan sesosok bayi di dalam mobil. Bayi itu dibungkus dengan kain panjang. Mereka lalu melaporkan penemuan bayi tersebut ke Polsek Pauh. Zarino Daeza mengatakan, di samping bayi itu ditemukan sepucuk surat. “Surat itu saya duga dari ibunya. Isinya, meminta bayi ini dirawat karena orangtua bayi tidak mempunyai biaya merawat anaknya,” tuturnya.

Kapolsek Pauh Kompol Hamidi membenarkan penemuan bayi tersebut. Pihaknya langsung melakukan olah TKP. “Bayi dalam keadaan hidup,  dan di sana juga ditemukan sepucuk surat yang diduga dari si ibu bayi. Karena sang sopir taksi ingin merawat bayi itu, kita pun menyerahkan bayi itu dengan syarat harus diketahui oleh Dinas Sosial Kota Padang,” tutupnya. [Red]

Topik:

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AGAM

Puluhan Tahun Dibiarkan Rusak, Warga Keluhkan Jalan Lingkar antar Jorong di Nagari Gumarang 1 Palembayan

Puluhan Tahun Dibiarkan Rusak, Warga Keluhkan Jalan Lingkar antar Jorong di Nagari Gumarang 1 Palembayan


Puluhan Tahun Dibiarkan Rusak, Warga Keluhkan Jalan Lingkar antar Jorong di Nagari Gumarang 1 PalembayanReviewed by Iskandar Rahmanon.This Is Article AboutPuluhan Tahun Dibiarkan Rusak, Warga Keluhkan Jalan Lingkar antar Jorong di Nagari Gumarang 1 PalembayanAGAM, Redaksisumbar.com – Masyarakat Kecamatan Palembayan, di jalan Daud Datuak Sinaro Jorong 1 Gumarang, mengeluhkan akses jalan lingkar Nagari yang sudah sejak puluhan tahun dibiarkan rusak parah. Selain kerusakan jalannya yang parah, hampir seluruh jalan tersebut berlobang dengan kedalamaan 10 sampai 15 cm kurang lebih. Kerusakan pada jalan itu bukan hanya menghambat perekonomian masyarakat namun […]

AGAM, Redaksisumbar.com – Masyarakat Kecamatan Palembayan, di jalan Daud Datuak Sinaro Jorong 1 Gumarang, mengeluhkan akses jalan lingkar Nagari yang sudah sejak puluhan tahun dibiarkan rusak parah. Selain kerusakan jalannya yang parah, hampir seluruh jalan tersebut berlobang dengan kedalamaan 10 sampai 15 cm kurang lebih.

Kerusakan pada jalan itu bukan hanya menghambat perekonomian masyarakat namun membahayakan para pengendara yang melintas.

Retna Nerwati, tokoh masyarakat Nagari, membeberkan “Jalan lingkar itu dari Ambacang sampai Alahan Anggang Ujung jorong 2 itu sudah dibetonisasi dari Lambah jorong 1 sampai Timalun atas pun sudah dicor, namun tinggal beberapa kilo lagi sampai saat ini warga masih menanti untuk segera lekas terealisasi, dengan jumlah penduduk yang ada di daerah itu kurang lebih 600 jiwa,” ungkapnya saat memberi informasi di forum diskusi dan sulahturahmi group Whats App Gerakan Pemuda Peduli Kecamatan Palembayan (GPPKP).

Kondisi rusaknya jalan poros antar jorong yang menghubungkan Baluka panjang dan Nagari Silungkang sepanjang Kurang lebih 3,5 km merupakan akses perekonomian masyarakat. Sebab, aktivitas warga yang hendak menggarap sawah dan ladangnya melalui jalur ini.

Jalan lingkar antar Jorong dan Nagari tersebut merupakan satu-satunya yang bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. “Mulai dari masuk arah jalan utama yaitu ruas jalan Provinsi menuju Baluka panjang yang dipadati permukiman warga termasuk menuju kantor Nagari Silungkang mesti ekstra hati-hati karena banyaknya jalan yang berlubang cukup dalam. Apalagi disaat musim penghujan seperti ini tidak sedikit yang terperosok,” kata Retna.

Foto: Jalan Jorong yang tak kunjung diperhatikan oleh pihak terkait

Hal senada diutarakan warga Kecamatan Palembayan lainnya, Anton. Menurutnya, jalan lingkar Jorong antar nagari tersebut yang menghubungkan dua Nagari itu pernah dibangun dengan coran tahun 2018 separohnya dari panjang jalan. Namun sisa kerusakan yang banyak penduduk hingga saat ini belum pernah ada perbaikan, padahal akses jalan ini merupakan akses utama perekonomian masyarakat perdesaan untk mengangkut asil pertanian.

“Itu mungkin karna Nagari Tigo Koto Silungkang (Gumarang) Luwas nagarinya…Pusing nyiak Wali membagi angaran…mana yang akan didahulukan.
Ibarat tutup kain saruang…di tarek keatas tampak kaki di tarek kabawah terbukak kepala, cuma solusinyo ditahun panas ini kita agak bijak menentukan pilihan caleg jangan rugi kita lima tahun lagi atau kedepan….salam GPPKP,” ungkapnya.

Kami dari Organisasi Gerakan Pemuda Peduli Kecamatan Palembayan cukup prihatin dan berharap pihak terkait, Pemda Kabupaten Agam, PU Agam dan Anggota DPRD Agam bisa menangapi keluhan dan keresahan masyarakat dengan kerusakan jalan lingkar di Baluka Panjang Gumarang 1 Kecamatan Palembayan kabupaten Agam ini. Karna saat warga mau ke sawah dan keladang maupun yang bekerja harus ekstra hati-hati melalui jalan ini. Apalagi disaat malam hari atau hujan, saat masyarakat setempat, para petani membawa hasil taninya, mereka harus mengeluarkan biaya tambahan yang lumayan besar untuk transportasi karna kerusakan kendaran, Misalnya,” ujar ketum GPPKP, Rusman Hakim.

Retna Nirwati menambahkan, pihaknya sudah mencoba mengkoordinasikan ini dengan pihak pemerintahan kecamatan dan mengusulkan kepada Mantan Camat, Bu Aryati, yang dulu pernah menjabat di Kecamatan Palembayan, kata beliau udah Saya Acc Retna, tapi nyatanya dana itu di duga dibelokan ke tempat yang lain dan sampai sakarang dan waktu dulu tapi belum ditanggapi serius. “Saya berharap pemerintah bisa membantu keluhan warga terkait jalan ini,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Nagari/Wali Nagari Silungkang, lskad, di colek di Group belum menjawab sampai diturunkan kabar ini, Tapi kami menduga Wali nagari akan membenarkan parahnya kerusakan jalan lingkar jorong yang menghubungkan dua Nagari. Namun mengingat kemampuan anggaran Nagari yang terbatas, pihaknya hanya bisa membangun jalan lingkar separuhnya dulu.

Beberapa minggu ini pada hari Senin, 14 Januari 2019, masyarakat Bergotong royong di jalan Daud Datuak Sinaro manuju baluka panjang (Jalan lingkar) ini, berpartisipasi membersihkan semak dan saluran air pada jalan lingkar di gumarang 1 tersebut yang di hadiri Sekretaris GPPKP Rahmat Hidayat serta Tokoh Masyarakat.

[Red]

Topik:

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Hukum

Awal Tahun 2019, 22 Orang Personil Polres Mentawai Menerima Kenaiakan Pangkat

Awal Tahun 2019, 22 Orang Personil Polres Mentawai Menerima Kenaiakan Pangkat


Awal Tahun 2019, 22 Orang Personil Polres Mentawai Menerima Kenaiakan PangkatReviewed by Koko Rakasiwion.This Is Article AboutAwal Tahun 2019, 22 Orang Personil Polres Mentawai Menerima Kenaiakan PangkatTUA PEJAT, RedaksiSumbar.com– Awal tahun 2019 merupakan masa kebahagiaan bagi 22 orang personil Polri dilingkungan Polres Kabupaten Kepulauan Mentawai. Ke 22 orang tersebut memperoleh kenaikan pangkat yang upacaranya dilaksanakan Kamis (3/1-19). Masing-masing anggota yang menerima kenaikan pangkat tersebut diantaranya,dua orang yang sebelumnya berpangkat Ipda naik menjadi Iptu, 4 orang yang sebelumnya Bripka naik ke Aipda,dan […]

TUA PEJAT, RedaksiSumbar.com– Awal tahun 2019 merupakan masa kebahagiaan bagi 22 orang personil Polri dilingkungan Polres Kabupaten Kepulauan Mentawai. Ke 22 orang tersebut memperoleh kenaikan pangkat yang upacaranya dilaksanakan Kamis (3/1-19).

Masing-masing anggota yang menerima kenaikan pangkat tersebut diantaranya,dua orang yang sebelumnya berpangkat Ipda naik menjadi Iptu, 4 orang yang sebelumnya Bripka naik ke Aipda,dan dari yang sebelumnya Brigadir menjadi Bripka sebanyak 2 orang, sedangkan 3 orang Briptu menjadi Brigadir dan dari Bripka ke Briptu 11 orang.

Upacara kenaikan pangkat ini dipimpin langsung oleh Kapolres Hendri Yahya, SE.Dalam sambutannya Hendri Yahya mengatakan, kenaikan pangkat merupakan salah satu wujud pengajuan dan penghargaan dari pimpinan Polri atas prestasi dan kinerja sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Kepolisian No.2/2012 pasal 25, dimana setiap anggota Polri diberi pangkat yang dinamakan peran, peran, fungsi dan kemampuan.

Untuk kenaikan pangkat bagi anggota Polri sesuai dengan prestasi dan tugasnya tentu ada penilaian tersendiri yqng dilakukan .Selain itu dikatakan Hendri, kenaikan pangkat bukan hanya sebatas kemamouqn bertugas , namun kehormatan penghargaan bagi anggota Polri di Mentawai yang mampu memberikan prestasi dan dedikasi sesuai tugas yang diemban.

Dikatakan Hendri, meski dalam satu angkatan bisa saja kenaikan pangkat anggota Polri tidak selalu bersamaan, ada naiknya cepat,dan ada yang lambat. Ini melihat prestasi dari setiap anggota tersebut.

Pada kesempatan ini kepada ke 22 anggotanya yang memperoleh kenaikan pangkat itu Hendri Yahya berharap untuk terus.meningkatkan kinerjanya .Bukan hanya itu saja, Hendri juga berharap kepada anggotanya untuk lebih meningkatkan prestasi dan dedikasi serta loyal kepada tugas-tugas Kepolisian…

(Daniwarti).

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

AGAM

Masyarakat Resah, Sudah 5 Bulan Tanah Terban di Kecamatan Palembayan Tak Kunjung Diperhatikan

Masyarakat Resah, Sudah 5 Bulan Tanah Terban di Kecamatan Palembayan Tak Kunjung Diperhatikan


Masyarakat Resah, Sudah 5 Bulan Tanah Terban di Kecamatan Palembayan Tak Kunjung DiperhatikanReviewed by Iskandar Rahmanon.This Is Article AboutMasyarakat Resah, Sudah 5 Bulan Tanah Terban di Kecamatan Palembayan Tak Kunjung DiperhatikanAGAM, Redaksisunbar.com – Tebing Jalan longsor menutupi setengah akses badan jalan provinsi yang berada di Jalan kecamatan Palembayan kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat, belum ada terlihat perbaikan dari PU dan BPBD Sumbar Rabu, 02 Januari 2019 ini. Redaksisumbar.com  – Tebing longsor yang berada di Jalan provinsi, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Organisasi Gerakan Pemuda Peduli […]

AGAM, Redaksisunbar.com – Tebing Jalan longsor menutupi setengah akses badan jalan provinsi yang berada di Jalan kecamatan Palembayan kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat, belum ada terlihat perbaikan dari PU dan BPBD Sumbar Rabu, 02 Januari 2019 ini.

Redaksisumbar.com  – Tebing longsor yang berada di Jalan provinsi, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.

Organisasi Gerakan Pemuda Peduli Kecamatan Palembayan (GPPKP), Ketum Rusman Hakim yang melewati jalan dilokasi longsor mengatakan kalau longsor tersebut sudah terjadi sekitar dua kali dan lima bulan yang lalu.

“Longsor pada waktu itu terjadi saat malam hari ketika hujan turun dengan deras,” katanya kepada Redaksisumbar.com, Rabu (02/01/2019).

Ia menambahkan, dari longsor itu, membawa kerusakan akses jalan masyarakat sekitar dan menimbun badan jalan provinsi yang berada di bawah.

“Namun sampai saat ini perbaikan jalan antar Nagari dan Jorong tersebut sudah dilakukan perbaikan atau pengalihan jalan, akan tetapi pembersihan badan jalan provinsi yang tertimbun oleh longsoran tanah dan berbatuan tersebut belum ada realisasi pemulihan atau pembersihan dari pihak pemerintahan PU dan BPBD Sumbar,” jelasnya.

Rusman Hakim : Tanah Terban di Jalan Status Privinsi di Kecamatan Palembayan

Agusmanto, perantau Batam yang berasal dari Palembayan juga pulang kampung pada liburan akhir tahun ini juga menyayangkan atas keterlambatan pihak terkait untuk pembersihan longsoran pada badan jalan, Agus, melontarkan komentarnya di Group Whats App kampuang tacinto GPPKP,
“jalan ini udah di perlebar dan di perbaiki udah bagus,
Dengan dana miliran..
Tetapi kenapa untuk merawatnya tidak ada..??
Kalau tidak ada perawatan sebentar aja udah rusak
Sungguh di sayangkan,” ungkapanya.

Demi kepentingan orang banyak ini GPPKP mengharapakan agar pihak terkait, PU dan BPBD Sumbar supaya segera menanggapi pembersihan badan jalan provinsi yang sudah lama menutupi badan jalan ini. Tidak itu saja beberapa titik jalan provinsi kecamatan palembayan juga di temukan badan jalan yang amblas dan longsor, kurang lebih 7 titik badan jalan longsor yang mengakibatkan dampak yang buruk parahnya lagi jalan tersebut bisa saja putus kalau dibiarkan belama-lama tanpa ada perbaikan.

Jalan provinsi di kecamatan palembayan ini adalah jalan akses terdekat masyarakat Pasaman Barat ke Kota Bukittinggi maupun ke Provinsi Riau, kalau melewati lubuk basung atau kelok 44 akan menempuh jalan lebih jauh lagi bagi masyarakat Pasaman Barat ke Bukittinggi.

Semoga perbaikan jalan provinsi di Kecamatan Palembayan ini tetap berlanjut setiap tahunnya dari pemerintahan Sumbar dan pusat menguncurkan anggaran, akses jalan untuk orang banyak ini kurang lebih 38.272 Jiwa dan 8.492 KK dengan panjang jalan 70 KM, Palembayan – Matur 35 Km, Palembayan – Simpang Patai Palupuh 12 Km dan Palembayan – Padang Koto gadang 23 Km Kurang lebih, Saat ini 2018 sudah di lakukan perbaikan -+ 4 Km dari PU Sumbar.

[Red/Tim]

Topik: , ,

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com