Connect with us

Hukum

Awal Tahun 2019, 22 Orang Personil Polres Mentawai Menerima Kenaiakan Pangkat

Awal Tahun 2019, 22 Orang Personil Polres Mentawai Menerima Kenaiakan Pangkat


Awal Tahun 2019, 22 Orang Personil Polres Mentawai Menerima Kenaiakan PangkatReviewed by Koko Rakasiwion.This Is Article AboutAwal Tahun 2019, 22 Orang Personil Polres Mentawai Menerima Kenaiakan PangkatTUA PEJAT, RedaksiSumbar.com– Awal tahun 2019 merupakan masa kebahagiaan bagi 22 orang personil Polri dilingkungan Polres Kabupaten Kepulauan Mentawai. Ke 22 orang tersebut memperoleh kenaikan pangkat yang upacaranya dilaksanakan Kamis (3/1-19). Masing-masing anggota yang menerima kenaikan pangkat tersebut diantaranya,dua orang yang sebelumnya berpangkat Ipda naik menjadi Iptu, 4 orang yang sebelumnya Bripka naik ke Aipda,dan […]

TUA PEJAT, RedaksiSumbar.com– Awal tahun 2019 merupakan masa kebahagiaan bagi 22 orang personil Polri dilingkungan Polres Kabupaten Kepulauan Mentawai. Ke 22 orang tersebut memperoleh kenaikan pangkat yang upacaranya dilaksanakan Kamis (3/1-19).

Masing-masing anggota yang menerima kenaikan pangkat tersebut diantaranya,dua orang yang sebelumnya berpangkat Ipda naik menjadi Iptu, 4 orang yang sebelumnya Bripka naik ke Aipda,dan dari yang sebelumnya Brigadir menjadi Bripka sebanyak 2 orang, sedangkan 3 orang Briptu menjadi Brigadir dan dari Bripka ke Briptu 11 orang.

Upacara kenaikan pangkat ini dipimpin langsung oleh Kapolres Hendri Yahya, SE.Dalam sambutannya Hendri Yahya mengatakan, kenaikan pangkat merupakan salah satu wujud pengajuan dan penghargaan dari pimpinan Polri atas prestasi dan kinerja sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Kepolisian No.2/2012 pasal 25, dimana setiap anggota Polri diberi pangkat yang dinamakan peran, peran, fungsi dan kemampuan.

Untuk kenaikan pangkat bagi anggota Polri sesuai dengan prestasi dan tugasnya tentu ada penilaian tersendiri yqng dilakukan .Selain itu dikatakan Hendri, kenaikan pangkat bukan hanya sebatas kemamouqn bertugas , namun kehormatan penghargaan bagi anggota Polri di Mentawai yang mampu memberikan prestasi dan dedikasi sesuai tugas yang diemban.

Dikatakan Hendri, meski dalam satu angkatan bisa saja kenaikan pangkat anggota Polri tidak selalu bersamaan, ada naiknya cepat,dan ada yang lambat. Ini melihat prestasi dari setiap anggota tersebut.

Pada kesempatan ini kepada ke 22 anggotanya yang memperoleh kenaikan pangkat itu Hendri Yahya berharap untuk terus.meningkatkan kinerjanya .Bukan hanya itu saja, Hendri juga berharap kepada anggotanya untuk lebih meningkatkan prestasi dan dedikasi serta loyal kepada tugas-tugas Kepolisian…

(Daniwarti).

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AGAM

Masyarakat Resah, Sudah 5 Bulan Tanah Terban di Kecamatan Palembayan Tak Kunjung Diperhatikan

Masyarakat Resah, Sudah 5 Bulan Tanah Terban di Kecamatan Palembayan Tak Kunjung Diperhatikan


Masyarakat Resah, Sudah 5 Bulan Tanah Terban di Kecamatan Palembayan Tak Kunjung DiperhatikanReviewed by Iskandar Rahmanon.This Is Article AboutMasyarakat Resah, Sudah 5 Bulan Tanah Terban di Kecamatan Palembayan Tak Kunjung DiperhatikanAGAM, Redaksisunbar.com – Tebing Jalan longsor menutupi setengah akses badan jalan provinsi yang berada di Jalan kecamatan Palembayan kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat, belum ada terlihat perbaikan dari PU dan BPBD Sumbar Rabu, 02 Januari 2019 ini. Redaksisumbar.com  – Tebing longsor yang berada di Jalan provinsi, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Organisasi Gerakan Pemuda Peduli […]

AGAM, Redaksisunbar.com – Tebing Jalan longsor menutupi setengah akses badan jalan provinsi yang berada di Jalan kecamatan Palembayan kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat, belum ada terlihat perbaikan dari PU dan BPBD Sumbar Rabu, 02 Januari 2019 ini.

Redaksisumbar.com  – Tebing longsor yang berada di Jalan provinsi, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.

Organisasi Gerakan Pemuda Peduli Kecamatan Palembayan (GPPKP), Ketum Rusman Hakim yang melewati jalan dilokasi longsor mengatakan kalau longsor tersebut sudah terjadi sekitar dua kali dan lima bulan yang lalu.

“Longsor pada waktu itu terjadi saat malam hari ketika hujan turun dengan deras,” katanya kepada Redaksisumbar.com, Rabu (02/01/2019).

Ia menambahkan, dari longsor itu, membawa kerusakan akses jalan masyarakat sekitar dan menimbun badan jalan provinsi yang berada di bawah.

“Namun sampai saat ini perbaikan jalan antar Nagari dan Jorong tersebut sudah dilakukan perbaikan atau pengalihan jalan, akan tetapi pembersihan badan jalan provinsi yang tertimbun oleh longsoran tanah dan berbatuan tersebut belum ada realisasi pemulihan atau pembersihan dari pihak pemerintahan PU dan BPBD Sumbar,” jelasnya.

Rusman Hakim : Tanah Terban di Jalan Status Privinsi di Kecamatan Palembayan

Agusmanto, perantau Batam yang berasal dari Palembayan juga pulang kampung pada liburan akhir tahun ini juga menyayangkan atas keterlambatan pihak terkait untuk pembersihan longsoran pada badan jalan, Agus, melontarkan komentarnya di Group Whats App kampuang tacinto GPPKP,
“jalan ini udah di perlebar dan di perbaiki udah bagus,
Dengan dana miliran..
Tetapi kenapa untuk merawatnya tidak ada..??
Kalau tidak ada perawatan sebentar aja udah rusak
Sungguh di sayangkan,” ungkapanya.

Demi kepentingan orang banyak ini GPPKP mengharapakan agar pihak terkait, PU dan BPBD Sumbar supaya segera menanggapi pembersihan badan jalan provinsi yang sudah lama menutupi badan jalan ini. Tidak itu saja beberapa titik jalan provinsi kecamatan palembayan juga di temukan badan jalan yang amblas dan longsor, kurang lebih 7 titik badan jalan longsor yang mengakibatkan dampak yang buruk parahnya lagi jalan tersebut bisa saja putus kalau dibiarkan belama-lama tanpa ada perbaikan.

Jalan provinsi di kecamatan palembayan ini adalah jalan akses terdekat masyarakat Pasaman Barat ke Kota Bukittinggi maupun ke Provinsi Riau, kalau melewati lubuk basung atau kelok 44 akan menempuh jalan lebih jauh lagi bagi masyarakat Pasaman Barat ke Bukittinggi.

Semoga perbaikan jalan provinsi di Kecamatan Palembayan ini tetap berlanjut setiap tahunnya dari pemerintahan Sumbar dan pusat menguncurkan anggaran, akses jalan untuk orang banyak ini kurang lebih 38.272 Jiwa dan 8.492 KK dengan panjang jalan 70 KM, Palembayan – Matur 35 Km, Palembayan – Simpang Patai Palupuh 12 Km dan Palembayan – Padang Koto gadang 23 Km Kurang lebih, Saat ini 2018 sudah di lakukan perbaikan -+ 4 Km dari PU Sumbar.

[Red/Tim]

Topik: , ,

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

BISNIS

Walhi Sumbar : Segera Tindak Otak Pelaku Pembakaran Pulau Taraju

Walhi Sumbar : Segera Tindak Otak Pelaku Pembakaran Pulau Taraju


Walhi Sumbar : Segera Tindak Otak Pelaku Pembakaran Pulau TarajuReviewed by Iskandar Rahmanon.This Is Article AboutWalhi Sumbar : Segera Tindak Otak Pelaku Pembakaran Pulau TarajuPADANG,RedaksiSumbar.com – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia ( WALHI) Sumatera Barat mengungkapkan bahwa Pulau Taraju yang terbakar beberapa hari yang lalu yang sempat menjadi pembicaraan publik, dimana pemberitaan yang beredar, pelaku pembakaran diduga pemilik resort yang akan melakukan pengembangan. “Pembangunan lokasi resort di daerah tersebut informasi dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan yang dikutip dibeberapa media elektronik menyebutkan […]

PADANG,RedaksiSumbar.com – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia ( WALHI) Sumatera Barat mengungkapkan bahwa Pulau Taraju yang terbakar beberapa hari yang lalu yang sempat menjadi pembicaraan publik, dimana pemberitaan yang beredar, pelaku pembakaran diduga pemilik resort yang akan melakukan pengembangan.

“Pembangunan lokasi resort di daerah tersebut informasi dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan yang dikutip dibeberapa media elektronik menyebutkan bahwasanya pihaknya tidak ada memberikan rekomendasi maupun izin pembangunan di kawasan mandeh termasuk pada pulau Taraju Nagari Sungai Nyalo kab. Pesisir Selatan tindakan yang telah dilakukan tersebut jelas melebihi hak dan tidak menjalankan kewajiban karena setiap pengembang wajib memiliki izin lingkungan setempat, keterangan Rencana Umum Tata Ruang (RUTR), Izin Prinsip dan Amdal, yang kesemua izin tersebut kewenanganya berada pada pemerintah daerah,” Terang Uslaini, Direktur Eksekutif Daerah WALHI Sumbar dalam siaran pers WALHI SUMBAR nomor 003/ED-WSB/I/2019, Kamis, 3 Januari 2019.

Ditambahkan Uslaini, jika memang belum ada sepucuk surat pun yang belum dikeluarkan oleh pemerintah daerah sedangkan pihak pengembang telah melakukan aktivitas jika merujuk pada UU 32 tahun 2009 pasal 109 dimana setiap orang yang melakukan usaha dan/atau kegiatan tanpa memiliki izin lingkungan sebagaimana dimaksud dalam pasal 36 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 3 tahun dengan denda 1 milyar dan paling banyak 3 milyar sangsi ini baru terkait dengan tidak adanya izin lingkungan hidup, belum lagi sangsi dari pelangaran yang lain.

“Berdasarkan hasil interprestasi citra yang dilakukan Walhi Sumatera Barat pulau Taraju memiliki luas 2.27 Ha dengan topografi berbukit dan bertebing, pantai umumnya terjal. Vegetasi umum yang ditemui merupakan jenis tumbuhan tingkat tinggi dan cukup lebat seperti kelapa, mangrove, serta semak dan rerumputan hasil pantau Walhi Sumatera Barat hampir semua kawasan pulau tersebut terbakar dari kejadian tersebut menyikapi hal tersebut Walhi mendesak penegak hukum merespon sesegara mungkin tidak saja menunggu ada yang laporan tapi bagaimana penegak hukum dapat bekerja dan menindak secara aktif dan tegas, apalagi kasus ini sudah ada pentunjuk dimana pelaku pembakaran diduga dilakukan pemilik resort yang berada di kawasan pulau tersebut,” Ungkapnya.

Selain itu Walhi Sumbar meminta penegak hukum tidak saja menindak pelaku pembakaran tapi bagaimana penegak hukum harus menindak otak pelaku pembakaran pulau Taraju. Jika kejadian pembakaran pulau Taraju tidak segera ditindak secara hukum besar kemukinan pelagaran hukum dan tindakan sewenang-wenang akan terus terjadi oleh pengembang.

“Penegakan hukum ini bentuk pembuktian bahwasanya penegakan hukum berlaku untuk semua lapisan masyarakat,” Tutupnya

[Red/Rilis]

Topik:

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Hukum

Pemabuk & Keluarga Lion Air JT610, By C. Negroni

Pemabuk & Keluarga Lion Air JT610, By C. Negroni


Pemabuk & Keluarga Lion Air JT610, By C. NegroniReviewed by redaksisumbaron.This Is Article AboutPemabuk & Keluarga Lion Air JT610, By C. NegroniNYC, RedaksiSumbar.com – 17 Desember 2018 Kasus yang terjadi melawan Boeing berlanjut setelah adanya kecelakaan tragis Lion Air JT610 di Indonesia. Ada beberapa keluarga yang telah menyewa pengacara amerika untuk mewakili mereka di persidangan di Amerika Serikat. Kasus ini telah menarik perhatian bukan hanya pengacara yang berkecimpung dalam kasus-kasus penerbangan, tetapi juga para pengacara litigasi. […]

NYC, RedaksiSumbar.com – 17 Desember 2018 Kasus yang terjadi melawan Boeing berlanjut setelah adanya kecelakaan tragis Lion Air JT610 di Indonesia. Ada beberapa keluarga yang telah menyewa pengacara amerika untuk mewakili mereka di persidangan di Amerika Serikat. Kasus ini telah menarik perhatian bukan hanya pengacara yang berkecimpung dalam kasus-kasus penerbangan, tetapi juga para pengacara litigasi. Setiap orang mencoba untuk mendapatkan kasus ini. Dalam pernyataan baru-baru ini oleh seorang pengacara khusus penerbangan yang terkenal di New York City, dalam rekaman tidak resmi, ia menyatakan bahwa “Kasus terhadap Boeing adalah kasus terbaik yang ada dalam beberapa tahun terakhir.” “Jelasnya, terdakwa yang memiliki kemampuan finansial yang baik, semua firma hukum yang mengalami kerugian pribadi, termasuk dalam kasus besar dan gugatan masal, mereka mencoba mengambil keuntungan dalam kasus ini.”

Pengacara Floyd Wisner merupakan seorang pengacara yang sedang berada di Indonesia mencoba untuk mendapatkan keuntungan juga. Pengacara Floyd Wisner memiliki izin praktek hukum di Illinois yang berbasis di Jenewa, Illinois. Kami tidak dapat menemukan alamat kantornya di Chicago ataupun firma hukumnya. Data yang tertera baru-baru ini menunjukkan bahwa kantornya berada di Jenewa, Illinois. “Saya senang mengetahui bahwa Floyd telah meninggalkan Chicago dan pindah ke Jenewa di mana dia dapat mengatasi masalah minumnya. Kami telah bekerja sama dalam banyak kasus dan saya senang bahwa di masa depan setelah ia pulih dari alkoholisme, kami akan dapat bekerja sama lagi, ”kata sumber rekaman itu.

Dalam pencarian data catatan kriminal, menunjukkan banyak catatan kriminal dari Mr. Wisner karena melanggar hukum dan mengemudi di bawah pengaruh alkohol. Meskipun kolega-koleganya berharap dia baik-baik saja, Wisner masih belum berhasil mengatasi masalahnya dengan minum. “Sangat menjengkelkan mengetahui bahwa Floyd telah ditangkap karena mengemudi saat mabuk. Saya tahu bahwa alkoholisme adalah penyakit dan kita tidak boleh menyalahkan Floyd atas sesuatu yang tidak dapat dia kendalikan, ”kata sumber rekaman itu.

Sungguh hal yang menarik bahwa tidak satupun keluarga yang menyewa Wisner mengetahui mengenai kasus penangkapannya akibat mabuk dan mengemudi saat mabuk dimasa lalu. Kita lihat saja apakah Wisner akan absen pada jadwal pengadilan kasus mabuknya. Sumber rekaman itu mengatakan, “ Kami akan selalu siap untuk mengambil kasus baru, walaupun keluarga – keluarga itu menginginkan untuk mengganti pengacaranya.”

Pencarian kami juga menunjukkan bahwa Wisner telah dan sedang diselidiki oleh pengacara di Illinois mengenai keluarga kecelakaan Lion Air JT610.

Dikutip dari laman Aviation World Daily

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com